Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
11 April 2026
A A
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu menu favorit saya untuk sarapan adalah nasi uduk. Di tempat tinggal dan di sekitar tempat kerja, ada banyak warung yang menyajikannya dengan harga yang ramah di dompet. Itulah, menu ini menjadi favorit banyak pekerja.

Nah, lantaran sering menjadikannya menu sarapan, saya jadi menemukan banyak kekecewaan. Bahkan, kekecewaan ini membuat saya nggak nafsu lagi untuk makan.

Misalnya, ada momen ketika membuka bungkusnya, wangi khas kuliner ini nggak muncul. Padahal, kita semua tahu, nasi uduk itu punya wangi khas. Perpaduan santan, daun salam, serai, dan aroma pandan bikin orang jadi berselera makan.

Oleh sebab itu, supaya kamu tidak mengalami kekecewaan serupa, saya merangkum 4 ciri nasi uduk redflag. Bagi saya, 4 poin ini bikin selera makan jadi hilang.

BACA JUGA: Dua “Genre” Nasi Uduk Jakarta yang Perlu Diketahui Lebih Banyak Orang

#1 Tidak ada aroma khas nasi uduk

Seperti yang saya bilang di awal, nasi uduk itu punya wangi yang khas. Kalau wangi itu nggak kamu temukan, padahal udah telanjur membeli, ya jangan kamu ulangi.

Lalu, bagaimana dengan wangi nanggung? Bagi saya, wangi nanggung itu jadi salah satu tanda bahwa kuliner tersebut bermasalah. Tidak ada aroma santan, baunya cuma nasi putih, dan malah berbau tengik.

Uduk seperti ini terjadi karena santannya terlalu sedikit, atau pakai santan instan tapi terlalu encer. Atau memang penjualnya tidak mahir memasak. Sehingga, hasilnya asal-asalan begitu. Yang ada malah sakit perut.

Baca Juga:

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

Dua “Genre” Nasi Uduk Jakarta yang Perlu Diketahui Lebih Banyak Orang

#2 Rasa gurih nggak muncul

Bagi saya, nasi uduk yang baik punya rasa yang gurih, tapi tidak terlalu dominan yang bikin eneg. Sayangnya, nggak jarang saya menemukan yang rasanya flat. Tidak hambar, tapi juga nggak cukup kuat rasa gurihnya. Kayak samar-sama begitu. Pada akhirnya saya terpaksa menikmatinya dengan bergantung pada lauk dan sambalnya.

Nasib baik ketika lauknya seperti orek tempe, kentang balado, bihun, sayur, atau telurnya enak. Tapi kalau nggak enak, ya udah, harus rela merasakan kombinasi yang nggak kacau banget.

#3 Tekstur yang terlalu lembek dan kering

Nasi uduk yang ideal punya tekstur pulen. Butirannya masih terasa tapi tetap lembut. Ada sedikit berminyak halus dari santannya, tapi tidak bikin kita eneg. 

Masalahnya, saya sering menjumpai yang teksturnya ekstrem.. Ada yang terlalu lembek sehingga mirip bubur gagal. Sementara di sisi lain, ada yang terlalu kering dan tidak menyatu sehingga bikin nggak nyaman ketika mengunyah. Yang lebih parah, nasi yang menggumpal karena santannya kebanyakan.

Perkara santan, banyak yang mengira makin banyak santan, rasanya akan makin gurih. Padahal nggak seperti itu. 

Santan yang terlalu kental dan banyak justru bikin nasi uduk terasa nggak nyaman di mulut. Awalnya mungkin nikmat, tapi tiga-empat kali suapan akan mulai terasa eneg. Tenggorokan seperti penuh dengan minyak sehingga bikin nggak nyaman.

BACA JUGA: Bihun Goreng Adalah Komponen Terbaik dalam Hidangan Nasi Uduk

#4 Lauk yang nggak mendukung nasi uduk

Nasi uduk tetap butuh lauk. Persoalannya, banyak penjual yang menghadirkan lauk ala kadarnya. 

Misalnya, tempe orek yang terlalu kering dan keras, ada yang justru terlalu manis tanpa penyeimbang rasa gurihnya. Bihun goreng yang nggak ada rasanya. Dan, sambal yang hanya jadi hiasan tanpa rasa. Yang ada hanya sensasi pedas.

Ada kalanya telur dadar yang lebih kayak campuran tepungnya daripada telur. Trik begini digunakan supaya penjual dapat lebih banyak margin. Kondisi seperti membuat nasi uduk jadi santapan yang penuh ketimpangan. Jadi kombinasi yang kian absurd ketika nasinya pun bermasalah.

Semua kombinasi di atas membuat nasi uduk yang disantap punya aftertaste yang buruk. Rasa berat, berminyak, dan membuat kita jadi cepat haus. Bahkan nggak jarang jadi serak dan batuk-batuk.

Itulah 4 ciri redflag dari nasi uduk yang bikin nggak nafsu makan. Setidaknya, jangan beli lagi. Jangan sampai, setelah makan bukannya senang dan kenyang, ini malah tersedak dan trauma.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Alasan Saya sebagai Orang Jakarta Kecewa dengan Penjual Nasi Uduk di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 April 2026 oleh

Tags: cara membuat nasi uduknasi uduknasi uduk Jakartanasi uduk Jogjanasi uduk nggak enaknasi uduk redflagrekomendasi nasi uduksantan nasi uduk
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Kobe Nasi Uduk, Bumbu Instan yang Canggih. Bikin Nasi Uduk Cuma Perlu Diaduk

Kobe Nasi Uduk, Bumbu Instan yang Canggih. Bikin Nasi Uduk Cuma Perlu Diaduk

21 Agustus 2023
3 Rekomendasi Lesehan Sedap di Sekitar UGM dan UNY Terminal Mojok

3 Rekomendasi Lesehan Sedap di Sekitar UGM dan UNY

25 Oktober 2022
4 Alasan Saya sebagai Orang Jakarta Kecewa dengan Penjual Nasi Uduk di Jogja Mojok.co

4 Alasan Saya sebagai Orang Jakarta Kecewa dengan Penjual Nasi Uduk di Jogja

12 Maret 2025
Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
Dua "Genre" Nasi Uduk Jakarta yang Perlu Diketahui Lebih Banyak Orang Mojok.co

Dua “Genre” Nasi Uduk Jakarta yang Perlu Diketahui Lebih Banyak Orang

24 Maret 2025
Bihun Goreng Adalah Komponen Terbaik dalam Hidangan Nasi Uduk terminal mojok.co

Bihun Goreng Adalah Komponen Terbaik dalam Hidangan Nasi Uduk

3 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
Gempa Jogja Adalah Guru yang Tidak Kita Inginkan, tapi Kita Perlukan

Gempa Jogja Adalah Guru yang Tidak Kita Inginkan, tapi Kita Perlukan

22 Mei 2026
Dosa Tukang Servis Komputer yang Tak Banyak Diketahui Orang, Merasa Aman karena Masih Banyak yang Awam

Dosa Tukang Servis Komputer yang Tak Banyak Diketahui Orang, Merasa Aman karena Masih Banyak yang Awam

24 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.