Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
9 April 2026
A A
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ponorogo, Madura, dan Padang adalah tiga daerah di Indonesia yang masing-masing punya kekayaan sate yang khas, dengan penamaan yang mengikuti daerah asalnya. Ada sebuah perdebatan yang kemudian mempertanyakan, sebenarnya mana yang paling enak antar ketiganya? Orang bisa berdalih kalau soal rasa itu preferensi, tapi nggak ada salahnya kan untuk membedah dari aspek lain yang lebih komprehensif?

Kita bisa bandingkan tidak hanya dari sisi rasa akhir, tapi juga bagaimana rasa itu dibentuk sejak awal. Karena perbedaan dari tiga sate itu terletak di kapan dan di mana bumbu itu bekerja dalam memberikan warna rasa.

Dimulai dari sate ponorogo, sate terenak yang pernah ada

Kita mulai dari sate ponorogo. Jadi sate ini adalah contoh bagaimana sebuah sate rasanya memang dibentuk sejak awal proses dibuat. Daging ayamnya dipotong memanjang seperti difillet, kemudian dimarinasi dengan bumbu yang bisa dibilang lengkap. Bumbu marinasi yang digunakan umumnya bawang putih, ketumbar bubuk, kemiri yang sudah digoreng, kunyit, jahe, lengkuas, garam, dan air. Seluruh bumbu itu dihaluskan lalu digunakan untuk merendam daging sebelum dipanggang.

Proses marinasi ini membuat bumbunya tidak hanya menempel di permukaan tapi meresap ke dalam daging. Setelah itu, dilanjutkan dengan proses pembakaran yang awalnya dicelupkan dulu ke dalam campuran gula kepala, margarin atau minyak, sedikit kaldu dan bawang merah yang dihaluskan kasar.

Ini membuat sate ponorogo unik karena sebelum disajikan dengan bumbu kacang pun, dia sudah punya cita rasa yang bisa dinikmati dari kombinasi gurih, asin, dan sedikit manis. Semua dilengkapi dengan bumbu kacangnya yang tidak terlalu kental sehingga tidak menutupi cita rasa awal dari daging satenya.

BACA JUGA: 3 Daerah Penghasil Sate Ayam Legendaris di Ponorogo

Bumbu kacang pada Madura adalah kuncinya

Tentu berbeda dengan sate madura. Dalam proses pembuatannya, sate madura punya rasa yang terbentuk saat tahap akhir. Dagingnya yang dipotong kotak akan langsung dibakar tanpa melalui proses marinasi dengan bumbu yang kompleks. Saat dibakar, umumnya daging hanya diolesi campuran kecap manis, minyak atau margarin, dan kadang sedikit bawang putih.

Proses itu membuat rasa dasar dari dagingnya sebenarnya netral atau tanpa rasa sehingga sangat mengandalkan proses pembakaran dan bumbu campuran di atas yang diolesi berkala.

Baca Juga:

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

4 Akal-akalan Penjual Sate Ayam demi Meraup Cuan Besar, tapi Merugikan Pembeli

Nggak bisa dimungkiri kalau kekuatan utama sate madura terletak pada bumbu kacang yang digunakan. Di beberapa penjual, kadang dagingnya diberi parutan kepala. Jadi bumbu kacangnya dibuat dari kacang tanah goreng yang dihaluskan bersamaan dengan bawang putih, cabai, kemiri, garam, dan gula merah, lalu diencerkan dengan air. Setelah itu akan ditutup dengan kecap manis saat disajikan.

Kombinasi dari semua bahan itu membuat sausnya jadi kental, manis, dan sedikit gurih. Ini yang sangat menentukan rasa sate madura. Karena itulah, sate madura yang menonjol adalah bumbu kacangnya.

Kalau bumbu kacangnya ini dibuat dengan cara yang salah, maka rasa sate madura secara keseluruhan akan gagal. Tapi terlepas dari itu, kombinasi bumbu dan teknik pembakaran sate madura membuatnya punya rasa yang lebih konsisten sehingga cocok di lidah banyak orang.

Tentang sate padang

Di sisi lain, Sate Padang punya pendekatan yang jauh berbeda dari kedua sate di atas. Sate madura tidak butuh sambel kacang dan tidak ada proses marinasi yang ribet. Rasanya dominan gurih asin yang dibangun dari kuah kental berbasis kaldu dan rempah. Daging yang digunakan umumnya adalah sapi, ada juga ayam yang direbus terlebih dahulu dalam campuran bumbu seperti seperti bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, lengkuas, serai, dan berbagai rempah lain khas Minangkabau.

Sementara kuahnya sendiri dibuat dari air rebusan tersebut kemudian dicampur dengan tepung beras sebagai pengental, ditambah cabai dan bumbu lain untuk menguatkan rasa. Semua itu menghasilkan saus kental dengan rasa rempah yang kuat, pedas, dan dominan. Ini yang jadi pondasi utama rasa dari sate padang.

Secara garis besar, ketiga sate di atas punya dasar dalam membangun rasa yang berbeda. Sate ponorogo punya cita rasa yang dibangun sejak awal proses pembuatan melalui marinasi. Sate madura punya cita rasa dari hasil akhir melalui bumbu kacangnya. Dan Sate padang membangun rasa melalui kuah rempah yang kompleks dan dominan.

Dari situ bisa dilihat bahwa ketiga sate tersebut punya segmentasi penikmat yang berbeda satu sama lain. Kalau saya pribadi, saya memilih sate ponorogo. Alasannya karena sate ini tidak bergantung sama bumbu penutupnya. Dia bisa dinikmati tanpa harus ditaburi bumbu kacang. Ketika bumbu kacang ditambahkan, fungsinya melengkapi, bukan justru menutupi.

Bukankah sesuatu yang nggak seimbang, saling mendominasi, dan menutupi peran satu sama lain justru melahirkan ketidakharmonisan? Maka dari itu, sate ponorogo yang terbaik di antara ketiganya.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sate Ayam Ponorogo Lebih Enak Mengalahkan Sate Ayam Madura

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 April 2026 oleh

Tags: kuliner satesate madurasate padangsate ponorogo
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Sate Ayam Cak Is Perempatan Labang, Kuliner Asli Madura Dekat Suramadu sate madura bebek

Ironi Sate Madura: Primadona di Luar, Merana di Tanah Sendiri, Kalah sama Bebek!

30 Agustus 2023
Kuah Kental Hangat, Rahasia Kenikmatan Sate Padang

Kuah Kental Hangat, Rahasia Kenikmatan Sate Padang

6 Oktober 2023
Sate Ayam Cak Is Perempatan Labang, Kuliner Asli Madura Dekat Suramadu sate madura bebek

Sate Ayam Cak Is Perempatan Labang, Kuliner Asli Madura Dekat Suramadu

17 April 2023
Membedah Komponen-komponen dalam Keanekaragaman Sate Padang terminal mojok

Membedah Komponen-komponen dalam Keanekaragaman Sate Padang

13 Mei 2021
Rupa-rupa Kecewa Penikmat Sate Padang

Rupa-rupa Kecewa Penikmat Sate Padang

5 April 2023
Kasta Sate Nusantara dari yang Paling Enak sampai yang Kurang Sedap, Sate Bumbon Kendal Jelas Juaranya

Kasta Sate Nusantara dari yang Paling Enak sampai yang Kurang Sedap, Sate Bumbon Kendal Jelas Juaranya

19 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.