Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sedap Malam Ciputat: Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
20 November 2023
A A
Sedap Malam Ciputat Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya (Unsplash)

Sedap Malam Ciputat Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya mencintai, sekaligus membenci daerah bernama Sedap Malam Ciputat, khususnya saat kali pertama kuliah di sana. Daerah tersebut terletak di Pisangan, lebih tepatnya di belakang Madrasah Pembangunan dan Asrama Putra dan Putri UIN Syarif Hidayatullah.

Saya pernah ngekos di sana saat masih menjadi mahasiswa. Banyak pengalaman pahit maupun manis di sana. Walaupun hanya sekadar singgah, Sedap Malam Ciputat adalah bagian dari hidup saya. Sebagai seorang yang pernah hidup di sana, izinkan saya menceritakan lebih dan kurangnya tempat tersebut. 

Jalur di daerah Sedap Malam Ciputat itu sempit dan terkesan kumuh

Sedap Malam Ciputat tidak seperti lokasi lainnya di sekitar UIN Jakarta. Tidak seperti Semanggi yang jalurnya masih cukup untuk lewat mobil dan di beberapa wilayah termasuk rindang. Tidak seperti Kertamukti yang strategis, dekat Kampus 1 atau Kampus 2 atau sekitar Situ Gintung yang penuh dengan kosan/kontrakan mewah. 

Yah, Sedap Malam mungkin adalah tempat yang paling menyedihkan. Jalanan kecil, hanya muat motor. Bahkan ada yang hanya yang muat satu orang. Sudah gitu, banjir selalu menghantui. Memilih Sedap Malam adalah bentuk jalan menuju zuhud. 

Bagaimana tidak, saya sudah menyebutkan kekurangannya tadi, dan kalau dilihat dari kulitnya saja, siapa juga yang mau ngekos di tempat kayak begitu? Kalau alasan murah, masih banyak tempat yang lebih murah. Tapi entah, seperti ada magis yang bisa menarik banyak mahasiswa untuk ngekos di sana. 

Kebanyakan pengungsi

Saya kali pertama menemui langsung pengungsi dari negara konflik di Sedap Malam Ciputat. Barulah saat di situ, dengan mata kepala saya sendiri, saya melihat bagaimana wujud orang-orang Somalia dan pengungsi dari negara lainnya. Entah bagaimana awal mula sejarahnya, tapi banyak sekali pengungsi di sana. 

Banyak macam-macam jenis pengungsi di sana. Mulai dari yang patut dikasihani, sampai ada juga yang menyebalkan. Saya merasakan langsung pengalaman menemui pengungsi di sana. Sepengetahuan saya dari orang asli Sedap Malam, mereka adalah pengungsi PBB yang sementara ditempatkan di sana selama puluhan tahun. Entah sampai kapan mereka akan di sana. 

Keamanan yang minim

Sedap Malam Ciputat juga salah satu tempat yang tidak aman bagi kendaraan bermotor. Kenapa saya bisa bilang demikian? Karena saya adalah salah satu korban curanmor di sana. Motor Beat saya, yang baru beli cash, raib oleh pencuri motor. Padahal saat subuh masih ada, lalu saat saya tengok lagi di pagi hari sudah hilang. 

Baca Juga:

Bagi Warga Kabupaten, Orang Jakarta Terlihat Terlalu Buru-buru dan Terlalu Punya Tujuan

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Gimana mau aman? Kosan langsung menghadap jalan, tidak tersedia parkir. Jadilah kendaraan bermotor langsung saja ditaruh di pinggir jalan. Memang nggak semua titik, ada juga jalur yang aman karena 24 jam selalu ramai, karena saking padatnya. Tapi, untuk yang jalurnya sepi, banyak-banyak kebangun aja saat tidur buat melihat motormu masih ada atau tidak. Mau berharap keamanan pada aparat? Yahhh, gitu deh. 

Baca halaman selanjutnya: Banyak sekretariat organisasi 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 November 2023 oleh

Tags: banji ciputatBantenciputatcuranmorJakartaJawa Baratkos ciputatkos di dekat uin jakartatangerangUIN Jakarta
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Dermayu, Bahasa Jawanya Warga Indramayu Jawa Barat yang Berhasil Bikin Bingung Orang Sunda dan Orang Jawa Mojok.co

Dermayu, Bahasa Jawanya Warga Indramayu Jawa Barat yang Berhasil Bikin Bingung Orang Sunda dan Orang Jawa

18 Juli 2024
Lumpia Semarang Bukti Tuhan Maha Mendengar (Pixabay)

Sepotong Lumpia Semarang yang Membuat Saya Tambah Yakin Tuhan Itu Maha Mendengar

25 Desember 2023
Suku Sunda Nggak Kuat Merantau Itu Anggapan Sesat (Unsplash)

Benarkah Orang Suku Sunda Nggak Punya Nyali untuk Merantau seperti Suku Lain?

28 Oktober 2023
4 Hal yang Bikin Kerja di Jakarta Itu Perlu Disyukuri Terminal Mojok.co

4 Hal yang Bikin Kerja di Jakarta Itu Perlu Disyukuri

9 Maret 2022
senjata biologis VOC jakarta mojok mumpung belum

Gara-gara Senjata Biologis VOC, Jakarta Pernah Dijuluki sebagai Kota Tahi

25 Agustus 2020
Tidak Kerja di Jakarta Bikin Saya Bersyukur sekaligus Menaruh Hormat pada Mereka yang Mengadu Nasib di Ibu Kota

Benarkah Jakarta Bukan Lagi Kota Favorit untuk Merantau? Jawabannya Jelas Tidak, Kota Ini Masih Begitu Mengilap untuk Perantau

28 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir Mojok.co

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir

30 Mei 2026
Teman Saya Orang Surabaya Nggak Suka Makan Rawon, dan Alasannya Masuk Akal Mojok.co

Tidak Semua Lidah Orang Surabaya Doyan Makan Rawon, Beberapa Ada yang Trauma dengan Alasan yang Masuk Akal

26 Mei 2026
Mimpi Buruk Tol Solo Jogja Bagi Warga Gamping, Sleman (Unsplash)

Salah satu Dampak Buruk Tol Solo Jogja Dirasakan Warga Gamping: Hilangnya Ruang Hidup ketika Warga Lokal Tidak Sanggup Membeli Tanah Kelahiran Sendiri

30 Mei 2026
Soto, Kuliner Solo Bukan Makanan, tapi Jimat Bertahan Hidup (unsplash)

Soto, Warisan Budaya di Khazanah Kuliner Solo yang Tidak Lagi Dianggap Makanan, tapi Cara Bertahan Hidup

31 Mei 2026
3 Alasan Mengapa Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

3 Alasan Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

26 Mei 2026
Ketika Jogja Menampar Orang Makassar yang Sedang Merantau (Unsplash)

Culture Shock Orang Makassar ketika Merantau ke Jogja: Ketika Sopan Santun Orang Jogja Lebih Misterius ketimbang Rumus Fisika Kuantum

27 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.