Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Sebagai Fans Manchester United, Saya Membela Manchester City

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
14 Juli 2020
A A
Sebagai Fans Manchester United, Saya Membela Manchester City MOJOK.CO

Sebagai Fans Manchester United, Saya Membela Manchester City MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kalian mengikuti perkembangan sepak bola pada hari ini, mesti tahu kalau kemarin “hukuman” yang dialamatkan kepada Manchester City diringankan. City masih boleh bermain di Eropa dan denda dikurangi menjadi 10 juta euro saja.

Cukup mengagetkan. Banyak yang tidak terima keputusan ini dan menghujat Manchester City. Khususnya Chef @arsenalskitchen lewat tulisan Manchester United Ternyata Kalah Kelas dari Manchester City, Si Perusak Anus UEFA, yang isinya membandingkan Manchester City dengan Manchester United.

Isinya kurang lebih dibuka dengan perkiraan sepihak nan subjektif. Katanya ia tidak menyangka kalau Manchester United kalah kelas dari Manchester City. Katanya, “Bagaimana tidak, ketika Manchester United hanya bisa bermain imbang dengan Southampton, Manchester City menang dengan skor besar dari sebuah tim dengan kekuatan sangat besar di sepak bola: UEFA. Jika Manchester United ditahan imbang dengan skor 2-2, kebobolan di menit akhir lagi, City menang dengan skor 4-0.”

Apalagi setelah Khaldoon Al Mubarak, Ferran Soriano, Mohammed Al Nahyan, dan Sheikh Mansour berhasil membuat peradilan yang diselenggarakan oleh CAS hanya sekadar formalitas. Waduh, semakin membuat pusing para klub sepak bola lainnya. Masa iya otoritas tertinggi sepak bola di Eropa bisa begitu di bawah ketek pengusaha Timur Tengah itu.

Sebagai fans Manchester United, kali ini saya sepertinya tidak sepakat dengan ucapan Chef. Tidak ada yang salah dari kelakuan Manchester City, uang merupakan salah satu power meraih kemenangan. Fans zaman sekarang mana mau bersabar dengan keadaan, tengok saja Liverpool. Meskipun mereka nggak kaya amat, tapi setelah mengeluarkan uang untuk membeli pemain bagus, akhirnya toh menang Liga Inggris.

Saat Chef bilang “Ketika United, tim pemuja setan sudah begitu menyebalkan, ternyata City adalah klub yang jauh lebih jahat, lebih tidak “sportif”. Sejarah keculasan Real Madrid, Barcelona, Jenderal Franco, dan diktator sepak bola lainnya, tidak ada seujung upil kekuatan di balik layar yang dimiliki Manchester City,” itu mereka nggak salah alias mereka cuman visioner saja. Ujungnya, Manchester City yang melengkapi dan menyempurnakan. Masa gitu aja nggak paham.

Nggak usah kaget atuh, Chef. Hal-hal macam kejadian Manchester City hari ini kan sering terjadi di Liga Indonesia, harusnya sudah terbiasa. Kita hanya perlu adaptasi dan mengamini. Nggak usah tuh berpikir sampai ribet, lagian Manchester City dan para fansnya ikut senang.

Aturan hitam di atas putih yang menjadi omong kosong, sudah nggak usah dipikirin. Kan menjadi budak kapitalis lebih sukses. Banyak piala, dan bisa pamer dengan bangga. Persetan dengan integritas, persetan loyalitas.

Baca Juga:

Jadi Fans Manchester City Itu Berat, Nonton Bola dengan Tenang tapi Dicap Karbitan Seumur Hidup

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Sekali lagi, ya, Chef saya beritahukan. Kalau klub kecil punya uang banyak, pasti ia akan bangkit dan semangat. Masa nggak tergiur dengan kemenangan instan macam itu?

Lihat itu Newcastle United yang kemarin baru dibeli, mungkin pasti sedikit lagi juga akan mengeluarkan uang sampai berhamburan mengikuti jejak Manchester City. Demi kesejahteraan, demi masa depan, dan tentu saja demi piala yang lebih banyak. Udah nggak asik ngomongin sportif.

Lagian hari gini masih ngomongin idealisme, itu coba lihat Arsenal nyangkut di papan tengah. Kayaknya degradasi aja lebih cocok buat Arsenal. Klub medioker Chef banggakan tidak akan pernah maju seperti City kalau masih berpegang teguh kepada sportivitas.

Loh, serius saya. Mau maju, hari ini ya harus ikut UEFA yang anusnya suka dielus itu. Jangan salah, kadang perbuatan terlarang dan menjijikan seperti itu kalau dijalani bikin ketagihan.

Jadi, sebagai fans MU yang baik. Saya ingin mengucapkan satu kata setelah bacotan saya yang sangat manis di atas, sebuah ucapan yang sangat ingin saya ucapkan. Bahkan, saya sampai terharu saat Manchester City diperbolehkan untuk bermain kembali. Selamat ya, saya cukup bahagia melihatnya. Nggak apa cuman punya uang, nggak apa menjilat anus. Haters gonna hate, santai saja. Semangat ya kalian.

Tapi bohong….

Enak aja, senang ya lu pikir gua bakalan bela? Kepala kau kuhantam dengan akal sehat dulu. Sudah nggak punya legenda, prestasi cuman dari uang. Eh, sekarang uangnya dipakai buat menjilat UEFA.

Asu, nggak tahu diri lu pada ya. Manchester City, kalian nggak cuman sekumpulan sampah di Manchester, dan para fansnya nggak lebih dari pemulung. Sampah kok didukung, cuih.

Nggak, saya bukan mau menyenangkan siapa pun di sini. Untuk Chef @arsenalskitchen, saya juga akan kasih kaca. Itu tolong Arsenal tukang nyakitin diri sendiri, berkaca dulu. Manchester United udah yang paling benar yang saya dukung, di antara ocehan medioker dan sampah berkedok uang kaya City. 

Glory Glory Man United! 

BACA JUGA Percampuran Budaya Sunda dan Betawi di Pernikahan Orang Bekasi dan tulisan Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2020 oleh

Tags: FFPmanchester citymanchester unitedUEFA
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

3 Klub yang Haram Dipakai Saat Mabar eFootball

3 Klub yang Haram Dipakai Saat Mabar eFootball

15 September 2022
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

3 Kemiripan Manchester United dan HMI di Masa Kini

8 November 2020
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Fans Bola yang Berdalih Mengalah demi Rival Adalah Seburuk-buruknya Fans

16 Februari 2021
manchester united Liverpool MOJOK

Manchester United Layak Dibenci Karena Fans Mereka Seperti Anak Kecil

7 Juli 2020
Perubahan Format Champions League: Demi Kualitas atau Keuntungan?

Perubahan Format Champions League: Demi Kualitas atau Keuntungan?

11 Mei 2022
andreas pereira mojok

Andreas Pereira Memang Harus Cari Klub Baru daripada Terus Dicap Wonderkid Gagal

4 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan  Terminal

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

8 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Blora Bukan Tempat Tinggal yang Tepat untuk 4 Orang Ini

Mampukah Blora Bangkit dari Julukan Pelosok dan Daerah Tersepi?

10 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.