Awal musim sesumbar tsunami trofi, sekarang Manchester United terpuruk dan saya menolak mengasihani fansnya

Fans Manchester United sangat berisik dan jemawa, suka senggol fans lain. Maka, ketika kini terpuruk, mereka tidak layak dikasihani. Mampus.
Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Yang lebih mengganggu pikiran saya adalah kemungkinan Liverpool justru finis di bawah MU di akhir musim nanti. Dunia jadi suram!
Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Setiap kali Manchester United kalah, headline selalu sama, yaitu salahin pelatih, pemain, dan strategi. Sebuah lelucon basi yang nggak lucu.
Manchester United dan Final Cap Taek: Sampai Kapan Terpuruk dan Menjadi Pecundang?

“Final cap taek!” Sebuah ungkapan yang telak menggambarkan kualitas Manchester United. Tim papan bawah yang awet jadi pecundang.
Antony: di MU Dianggap Jadi Beban, di Real Betis Jadi Pahlawan, Sebenar-benarnya GOAT!

Sementara MU masih terseok-seok dan merayakan come back vs Everton, Antony berdansa mempecundangi La Liga.
Marcus Rashford Pemain Malas yang Tidak Cocok untuk Arsenal

Inilah alasan Marcus Rashford tidak akan cocok menjadi pemain Arsenal. Pemain 27 tahun pemain malas yang suka bikin pelatih tantrum.
Real Madrid, Klub yang Tidak Punya Zaman

Real Madrid selalu ada di semua lini masa. Seakan-akan Madrid tak punya zaman karena ia adalah zaman itu sendiri. Ia seakan-akan abadi.