Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Setelah Wisuda, Saya Memilih “Mengubur” Label Alumni UGM demi Mengejar Ketenangan Batin

Genta Ramadhan oleh Genta Ramadhan
26 Februari 2025
A A
Faktanya, Kuliah S2 Bukan Berarti Bakal Lancar Dapat Kerjaan, Dunia Kerja Beneran Nggak Peduli Ijazah! lulusan s2 ugm lulusan ugm

Faktanya, Kuliah S2 Bukan Berarti Bakal Lancar Dapat Kerjaan, Dunia Kerja Beneran Nggak Peduli Ijazah! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Rute kucing UGM, spot lari Jogja yang kalcer dan ramah untuk pelari pemula

3 Kali Gagal Tes Sekolah Kedinasan, Akhirnya Malah Lolos Kedokteran UGM yang Terpaksa Direlakan karena Biaya

Hampir empat tahun yang lalu, saya sudah menuntaskan masa studi sarjana di UGM. Ya, kini saya jadi alumni UGM. Masa-masa sulit selama masa studi, saya telah melewatinya. Terus terang, perayaan wisuda saya saat itu (tahun 2021) terlihat hambar karena pandemi Covid-19. Saya yakin para wisudawan saat itu juga merasakan hal yang sama seperti saya.

Seperti pada manusia lainnya, orang yang pernah kuliah di kampus bergengsi pasti bangga dan memamerkan capaiannya ke media sosial. Hal ini bertujuan agar memberi kesan gentar kepada orang yang pernah meremehkan dirinya sebelumnya. Peristiwa ini barangkali terjadi pada sebagian orang ya. Adapun alasan lain ialah sebagai bentuk apresiasi diri sendiri lantaran setelah menjalani masa studi yang sarat drama.

ADVERTISEMENT

Menjalani masa-masa sulit pascakampus

Saya bersyukur dan bangga karena sudah pernah berkuliah di UGM. Praktis, saya juga bergabung menjadi bagian Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama). Sudah menjadi rahasia umum, banyak alumni Kagama menduduki jabatan strategis. Mulai jadi birokrat, dosen, direktur BUMN, kepala daerah, menteri, hingga presiden. Pertanyaanya, bagaimana perasaan saya menjadi alumni UGM?

Jawabannya, saya tetap bangga, tetapi terasa biasa saja setelahnya. Jawaban ini tidak berarti saya menyangkal kualitas kampus dan alumni UGM. Saya menjawab pertanyaan ini memang saya tidak termasuk golongan yang menduduki jabatan strategis. Saya pun pernah bekerja di Jogja selama setahun setelah masa wisuda saya. Mulai jadi barista, pengajar bimbel, dan kurir kurma. Soal gaji? Anda tidak perlu tahu berapa nominalnya. Apalagi situasi saat itu masih PPKM. Sudah jelas betapa sulitnya mencari pekerjaan setelah pandemi melanda.

Tidak berhenti sampai di situ, saya juga melamar pekerjaan dan pernah ikut seleksi pegawai BUMN. Hitung-hitung ada ikhtiar lah agar tidak pasrah begitu saja. Saya tahu betul bekerja di BUMN dapat mendongkrak status sosial yang nyaris tenggelam akibat pengangguran. Namun, takdir berkata lain. Puncaknya pada tahun 2024, saya mengikuti seleksi CASN di tengah keputusasaan dan ketidakpastian yang menimpa. Alhamdulillah saya berhasil melewati masa-masa sulit saat itu.

Baca halaman selanjutnya

Beban moral yang menggunung

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2025 oleh

Tags: alumni ugmbeban hidupekspektasikagamaUGM
Genta Ramadhan

Genta Ramadhan

Seorang ASN Pamong Budaya di Pemerintah Kota Padang. Suka mengamati dan tertarik pada hal-hal baru.

ArtikelTerkait

Komunisme Berubah Jadi Kapitalisme kalau Soal Mengiklankan Partai terminal mojok.co

Wawancara dengan Pagar Bunderan Soshum UGM yang Sering Diketawain karena Dianggap Nggak Guna

25 Maret 2020
Di Sleman, Mahasiswa Bisa Hidup dengan Uang 30 Ribu (Unsplash)

Cara Mahasiswa Bertahan Hidup di Sleman dengan Uang 30 Ribu

23 Juni 2024
5 Rekomendasi Tempat Makan Murah Sekitar UGM dan UNY Jokowi

UGM Justru Goblok kalau Menanggapi Orang Nggak Jelas Lewat Konferensi Pers

11 Oktober 2022
Benarkah Mahasiswa UNY Adalah (Calon) Mahasiswa yang Terbuang dari UGM? Iya, tapi Nggak Juga Jogja kuliah di UGM warung makan sekitar UGM seleksi masuk ugm jurusan s1 UGM

5 Hal yang Membuat Mahasiswa UNY Secara Terus Terang Merasa Iri Sekaligus Mengagumi UGM

15 Agustus 2025
S2 UGM Diperebutkan Lulusan S1 dari Kampus Mana Aja kecuali dari Kampus Sendiri Mojok

S2 UGM Diperebutkan Lulusan S1 dari Kampus Mana Aja kecuali dari UGM Sendiri

26 Oktober 2025
Terlalu Dini untuk Memuji Dedy Mulyadi, sebab Bulan Madu Itu Hanya Sementara

Terlalu Dini untuk Memuji Dedi Mulyadi, sebab Bulan Madu Itu Hanya Sementara

12 Februari 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Keresahan dosen UIN saat melihat mahasiswanya sendiri memvonis kampusnya “tidak Islam-Islam amat”

27 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

26 Agustus 2026
Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang Mojok.co

Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang

24 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.