Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

UGM Justru Goblok kalau Menanggapi Orang Nggak Jelas Lewat Konferensi Pers

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
11 Oktober 2022
A A
5 Rekomendasi Tempat Makan Murah Sekitar UGM dan UNY Jokowi

UGM Justru Goblok kalau Menanggapi Orang Nggak Jelas Lewat Konferensi Pers (Faizal Afnan via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Usaha UGM untuk meluruskan isu ijazah Jokowi palsu ini sungguh menggelikan

Tak ada yang lebih sia-sia dalam hidup selain menjelaskan kebenaran pada orang bebal dan dungu. Kebenaran yang Anda sampaikan, sekalipun itu datang dari Tuhan, bakal numpang lewat. Didengarkan saja sudah bagus. Berharap mereka memahaminya, itu sama saja menunggu kambing bisa terbang, alias mustahil.

Maka ketika saya mendengar UGM akan membuat konferensi pers untuk menanggapi tudingan Jokowi menggunakan ijazah palsu, saya terheran-heran. UGM, semestinya, tahu betul menanggapi buzzer itu tindakan sia-sia. Saya malah kecewa betul dengan tindakan ini.

Baiklah, tindakan ini adalah sebuah usaha untuk membersihkan tuduhan, meluruskan kebohongan yang muncul, dan alasan-alasan bermoral lainnya. Tapi untuk universitas sebesar UGM, institusi pendidikan dengan sejarah yang amat panjang, harus bikin konferensi pers untuk menjelaskan hal ini, malah jadinya aneh.

Maksudnya begini. Katakanlah benar bahwa Jokowi pake ijazah palsu, tentu saja bakal ketahuan dari dulu. Jokowi tentu tak sebodoh itu mengaku-ngaku lulusan UGM saat nyapres. Sungguh, dengan nalar patah bawah saja, seharusnya bisa kita pahami bahwa tindakan ini amat tidak mungkin.

Hanya berangkat dari nalar itu saja, seharusnya UGM tak perlu harus repot-repot bikin konferensi pers, yang kemungkinan besar, hanya akan ditanggapi dengan sinis oleh buzzer dan orang-orang pandir.

Saya tak tahu mana yang harus saya sesalkan, ada orang yang beranggapan ijazah Jokowi palsu, atau orang yang beneran pengin membuktikan kalau ijazah Jokowi nggak palsu.

Kita sudah tahu betul, orang-orang dengan otak berlumur aki ini tidak akan berhenti bikin klaim-klaim bodoh. Kita sudah melalui masa Jokowi orang Tionghoa, kita sudah melalui masa Jokowi anak PKI, harusnya, harusnya, UGM jelas paham bahwa menjelaskan hal-hal ini, hanyalah tindakan sia-sia.

Baca Juga:

3 Kali Gagal Tes Sekolah Kedinasan, Akhirnya Malah Lolos Kedokteran UGM yang Terpaksa Direlakan karena Biaya

Boikot UGM Itu Hak Semua Orang, tapi Jangan Lupa Kalau Keterima UGM itu Nggak (Pernah) Gampang  

Otak-otak berlumur aki ini tidak akan mengerti juga konferensi ini maksudnya apa. Bagi mereka, selama tuduhan itu ditujukan untuk “menembak” Jokowi, akan mereka anggap sebagai kebenaran mutlak. Common sense mereka jelas udah nggak berfungsi.

Bahkan saya ragu betul mereka punya otak. Saya yakin batok kepala mereka isinya bukan otak, tapi gabus knalpot. Makanya, bacot mereka mbleyer.

Saya memaklumi jika tuduhan ini muncul, katakanlah, pada 2005, masa Jokowi masih menjabat di Solo. Akses informasi begitu terbatas, orang percaya orang dikutuk jadi ikan pari itu masih begitu banyak. Tapi ketika tuduhan ini muncul pada 2022, masa di mana Jepang sudah berusaha bikin Gundam betulan, ini menggelikan.

Lebih menggelikannya lagi, UGM betulan berusaha untuk menanggapi tuduhan ini.

Saya nggak tahu apa tujuan UGM, jujur saja. Kalau itu untuk menjelaskan bahwa Jokowi betulan kuliah di UGM, atau mereka tidak mau dikira mengeluarkan ijazah bodong untuk Jokowi, keduanya saya pikir tetaplah menggelikan.

Kalau ternyata ada orang yang meminta UGM bikin konferensi ini, UGM dan orang tersebut sama-sama menggelikan: bagaimana bisa kamu peduli dengan isu tolol seperti ini, dan kenapa juga UGM mau?

Kita tahu, tahun depan adalah tahun politik. Konflik dipantik dari sekarang, agar 2023 nanti, pertempuran sudah panas. Kita melalui ini pada 2014 dan 2019. Kita harusnya sudah belajar. Sudah maklum, sudah paham.

Jadi kalau masih ada orang bilang Jokowi Cina, Jokowi anak PKI, 9 Naga, Islamophobic, dan yang terakhir, ijazah Jokowi palsu, maka jelas: orang tersebut, otaknya hanya sebesar butiran ciki yang bakal lumer kena liur.

Langkah UGM ini, akan tercatat dalam sejarah, bahwa sebuah institusi pendidikan dengan sejarah yang panjang, tempat impian anak muda dengan pikiran brilian, serta pencetak orang-orang penting negara ini melakukan hal yang amat sia-sia: menanggapi isu yang amat, sangat, bodoh.

Siapa pun yang punya ide dan beneran berpikir bahwa menanggapi tuduhan buzzer tak jelas, saya hanya mau bilang satu hal: ambil cuti, pergilah mancing, liburan, makan bakso, atau apalah yang penting Anda senang. Anda sudah lelah, hingga nggak bisa berpikir jernih dan memilih melakukan hal yang jelas sia-sia.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Hal Jadi Mahasiswa UGM Itu Nggak Enak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2022 oleh

Tags: ijazahisuJokowipilihan redaksiUGM
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Skandal Kim Seon Ho dan Kenyataan Cancel Culture dalam Budaya Populer Korea Selatan terminal mojok

Skandal Kim Seon Ho dan Sadisnya Cancel Culture di Korea Selatan

21 Oktober 2021
Bukan Purwodadi, Tempat Tinggal Terbaik di Grobogan Adalah Kecamatan Wirosari

Bukan Purwodadi, Tempat Tinggal Terbaik di Grobogan Adalah Kecamatan Wirosari

13 Februari 2024
10 Pensil Alis Murah di Bawah 20 Ribu yang Nggak Kaleng-kaleng

10 Pensil Alis Murah di Bawah 20 Ribu yang Nggak Kaleng-kaleng

1 Januari 2022
4 Website Lowongan Kerja Berbasis Universitas yang Cocok buat Fresh Graduate

4 Website Lowongan Kerja Berbasis Universitas yang Cocok buat Fresh Graduate

4 Juni 2023
Mau Dibuat Semirip Apa pun, Daerah Lain Nggak Bakal Bisa Meniru Malioboro Jogja

Mau Dibuat Semirip Apa pun, Daerah Lain Nggak Bakal Bisa Meniru Malioboro Jogja

16 April 2024
3 Kali Gagal Tes Sekolah Kedinasan, Akhirnya Malah Lolos Kedokteran UGM yang Terpaksa Direlakan karena Biaya Mojok.co

3 Kali Gagal Tes Sekolah Kedinasan, Akhirnya Malah Lolos Kedokteran UGM yang Terpaksa Direlakan karena Biaya

6 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal

5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal, salah satunya bikin malu saja

11 Juli 2026
Motor matic itu kutukan yang selalu rusak kalau saya punya uang (Unsplash)

Saya curiga, motor matic punya indra penciuman terhadap saldo rekening karena selalu rusak ketika saya punya uang

16 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026
Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026
Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial Mojok.co

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

13 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.