Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Saya Memainkan Game Dinosaurus Google Chrome selama Dua Jam, Inilah yang Terjadi

Riyanto oleh Riyanto
26 Mei 2020
A A
game dinosaurus google chrome poin tertinggi cheat trik mojok.co

game dinosaurus google chrome poin tertinggi cheat trik mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Dikarenakan gabut dan kehabisan kuota, saya iseng mainan game Dinosaurus Google Chrome selama kurang lebih dua jam. Sungguh, dulu saya begitu mahir memainkan game ini dan rekor tertinggi saya adalah menyentuh 50 ribu poin. Bayangkan, 50 ribu poin. Itu kalo dikonversi ke poin menulis artikel di Terminal Mojok sudah foya-foya saya.

Berbekal rasa penasaran apakah saya masih sejago dulu, mulailah sata membuka laptop dan membuka browser yang bukan andalan saya—browser andalan saya adalah Mozila Firefox—karena di sanalah permainan seru ini hadir. Dengan grafik yang sungguh sederhana dan misi yang sederhana pula, larutlah saya ke dalam nostalgia lama bak lirik lagu KLa Project berjudul “Yogyakarta” itu—ya, kota yang sama dengan yang saya tinggali lebih dari lima tahun. Mulailah petualangan saya dengan T-Rex yang saya namai “Lek Jo” ini. Jangan tanya kenapa saya menamainya begitu, pokoknya si T-Rex saya sebut demikian.

Saya mengendalikan Lek Jo sesuka saya. Dan saat saya bilang saya memainkan game ini selama dua jam, bukan berarti selama dua jam itu saya main terus tanpa nabrak kaktus maupun dinosaurus terbang yang saya nggak tahu namanya. Saya main dua jam tapi ya gitu, ngulang-ngulang terus karena ternyata kemampuan saya mengendalikan Lek Jo tidak sejago dulu.

Tetapi dari pengalaman saya menghabiskan waktu dua jam bersama Lek Jo, saya jadi tahu beberapa fakta menarik dari game ini. Beberapa di antaranya seperti… fase bulan di game ini ada enam—atau tiga bolak balik, yaitu bulan sabit awal bulan, kemudian bulan separo menuju purnama, kemudian purnama penuh, kemudian fase bulan separo sehabis purnama, kemudian fase bulan sabit menuju hilangnya bulan. Sungguh, pengembang game ini sangat mementingkan aspek astronomi rupanya.

Selain fakta tentang bulan, ada pula fakta yang saya ketahui: bahwa malam hari pertama menjumpai saya dan Lek Jo ketika saya berhasil membawa Lek Jo ke poin 700. Sebelum itu, Lek Jo harus susah payah lari dan lompat-lompat di siang hari yang sungguh terik tanpa rimbun pepohonan, kadang ketemu burung purba yang baru muncul setelah Lek Jo sampai ke poin 300-an (kadang lebih awal) dan kadang pula nabrak kaktus sialan yang ternyata sungguh mematikan.

Nah, selain beberapa fakta tadi, ada fakta lain yang saya pelajari lebih dalam dan membuat saya rela lebih lama bermain bersama Lek Jo. Berikut adalah fakta lain dari game Lek Jo lompat setelah saya memainkannya selama dua jam.

Fakta game Dinosaurus Google Chrome offline #1 Menit pertama adalah yang paling berat bagi Lek Jo

Yang paling membuat saya dan Lek Jo menderita adalah awal permainan. Aneh memang, padahal awal permainan pergerakan kaktus-kaktus jahat masih sangat pelan, pun Lek Jo seharusnya bisa lompat dengan gesit. Namun, entah saya yang ingin ngerjain Lek Jo atau gimana, di awal-awal permainan saya justru sering nabrak kaktus.

Barangkali saya memang ingin iseng kepada Lek Jo, tetapi pada kenyataannya yang menjadi penyebab adalah karena saya dan Lek Jo lebih senang dengan kaktus yang jalannya cepat. Gini, awal-awal permainan itu adalah masa adaptasi saya bersama Lek Jo dengan tempo yang lambat dan semakin tingi poinnya bakal semakin cepat. Karena masa transisi itulah saya sering kepeleset dan salah hitungan. Biasanya kalo di fase cepat, ada kaktus nongol saya akan memerintahkan Lek Jo lompat dan kaktus-kaktus akan terlewati. Tetapi jika di awal-awal permainan kadang saya lupa bahwa jalannya kaktus itu masih lambat. Jadi ya, saya nyuruh Lek Jo lompat, hasilnya beliau malah nyungsep ke kaktus tadi.

Baca Juga:

Whiteout Survival, Game Iklan yang Bikin Muak, tapi Begitu Dicoba Ternyata Oke Juga

Indonesia Juara FIFAe World Cup 2024: Terwujudnya Mimpi Masa Kecil, dan Bukti Pembinaan dari Grassroot Itu Penting

Perlu kalian ketahui bahwa kaktus dan burung-burung purba itu akan bergerak semakin cepat seiring bertambahnya poin. Ini yang menyebalkan karena membuat saya sering salah perhitungan, tetapi begitu kaktus dan burung semakin cepat, gerakan Lek Jo akan seirama dengan gerakan jari saya dan semakin lincah. Intinya, semakin cepet malah semakin gampang, dan perlu diketahui juga bahwa kecepatan kaktus dan burung-burung itu mentok saat menyentuh poin dua ribuan. Setelah itu kecepatannya akan sama terus sampai poin berapa pun yang mampu digapai. Dan ya, saat kecepatannya nggak nambah lagi—artinya sudah nyentuh level cepet banget—justru semakin gampang memprediksi kapan Lek Jo harus lompat dan kapan Lek Jo harus merunduk.

Perlu diketahui juga bahwa semakin cepat pergerakan kaktus dan burung, lompatan Lek Jo bakal semakin jauh. Di sanalah kelincahan jari saya diuji. Saat Lek Jo sedang di udara, saya bisa menekan tombol panah ke bawah biar Lek Jo langsung mendarat. Dan satu lagi, lompatan Lek Jo ini nggak main-main tingginya. Sebenarnya semua rintangan bisa diselesaikan dengan lompatan karena setinggi-tingginya burung terbang masih kalah tinggi sama lompatan Lek Jo.

Fakta game Dinosaurus Google Chrome offline #2 Hanya ada tiga makhluk di game ini

Hanya ada Lek Jo sang T-rex pengembara, kaktus-kaktus jahat, dan burung-burung pembawa malapetaka. Nggak akan ada yang lain. Mau poin kalian nyentuh seratus ribu, nggak bakal ada gajah raksasa, barisan tentara, tank, pesawat Star Wars, Thanos, Dementor, Voldemort, atau Donald Trump sekalian. Asli, nggak akan ada rintangan-rintangan aneh macam itu. Mentok hanya ada Lek Jo, kaktus, dan burung-burung.

Fakta game Dinosaurus Google Chrome offline #3 Lek Jo adalah T-rex yang ringkih

Saat T-rex di luar sana digambarkan sebagai predator mengerikan dan menduduki rantai makanan paling atas, sungguh berbeda dengan Lek Jo. Beliao adalah T-rex yang kesepian, sendiri, merana, nggak punya pasangan, dan gampang jatuh saat nabrak kaktus. Sungguh, di balik desainnya yang mengerikan, beliau adalah pribadi yang lemah lembut.

Fakta game Dinosaurus Google Chrome offline #4 Musuh terbesar Lek jo adalah jari saya yang kepeleset

Musuh Lek Jo sang T-rex merana ini bukanlah kaktus maupun burung-burung, tetapi jari saya yang kepeleset atau rasanya gatel pingin ngetuk-ngetuk keyboard. Asli, saat kecepatan sudah maksimal dan nggak mungkin nambah lagi, dan poin sudah di atas dua puluh ribu, jari saya pasti gatel pingin nyoba ini itu. Pingin nyoba ganti posisi, pingin ganti ngeklik pake jempol, pingin ganti ngeklik pake jari kaki, macem-macem. Nah, inovasi-inovasi dan kekreatifan saya itulah yang justru berujung petaka untuk Lek Jo.

Fakta game Dinosaurus Google Chrome offline #5 Lek Jo bisa berevolusi menjadi Godzilla

Ketahuilah, jika kalian bisa menembus poin di atas 100 ribu, Lek Jo atau apa pun kalian menamai T-rex kesayangan kalian, bakal bisa berevolusi menjadi Godzilla. Iya, monster laut raksasa yang bisa nyemburin laser lewat mulutnya itu.

Nggak ding, bercanda.

Lek Jo akan tetap menjadi Lek Jo sang T-rex merana sekalipun ratusan ribu poin yang diperoleh. Kadang saya merasa iba dengan beliay. Ingin rasanya di akhir perjalanannya ada dinosaurus lain—T-rex betina, misalnya—yang ditemui Lek Jo, sehingga beliau memiliki pelipur lara.

Ah, malang sekali engkau, Lek Jo.

BACA JUGA Duh, Barista Sekarang kok Banyak yang Arogan ya? dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Mei 2020 oleh

Tags: gamegame dinosaurusgoogle chrome
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

story of seasons friend of mineral town review game harvest moon mojok.co

Story of Seasons: Friends of Mineral Town, Menyenangkan walau Tanpa Nama Besar Harvest Moon

4 Agustus 2020

Pengalaman Mengajari Ibu Main Onet Klasik

28 April 2020
tim mobile legends mpl season 6 musim 6 terbaik saat ini review analisis tim mojok.co

5 Tim Mobile Legends Terbaik di Indonesia Musim Ini

13 September 2020
6 Game Komputer Jadul yang Layak Dikangenin space invaders pacman raptor game jadul terminal mojok.co

6 Game Komputer Jadul yang Layak Dikangenin

10 September 2020
Mengenang Kejayaan Ragnarok Online, Game Online Paling Fenomenal di Indonesia Alasan Saya Ketagihan Nonton Aplikasi Bigo Live Derita Pemain Game Online yang Main Pakai HP

Alasan Lelaki Memilih Ngaku-ngaku Perempuan saat Main Game

10 Juni 2020
Resident evil mojok

3 Alasan untuk Mengikuti Resident Evil meski Bukan Penikmat Game

15 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.