5 Pelajaran Hidup yang Saya Sadari Setelah Main Gim The Sims – Terminal Mojok

5 Pelajaran Hidup yang Saya Sadari Setelah Main Gim The Sims

Artikel

Avatar

Tiba-tiba saja saya teringat sebuah gim yang dahulu menemani hari-hari saya: The Sims. Gim keluaran EA ini saat ini sudah mencapai seri 4 dengan berbagai extension yang dapat dimainkan. Sebagai seorang mantan pemain The Sims, saya ingin membagikan beberapa pelajaran hidup yang menurut saya dapat dipetik dari permainan ini.

#1 Sebisa mungkin, jangan pernah mengorbankan istirahat, makan, dan kebersihan diri

Ini adalah pelajaran pertama yang saya peroleh saat bermain gim The Sims. Kita harus memastikan sims kita tidak kelaparan, kecapekan, atau tidak mandi berhari-hari, sebab semua itu akan menyebabkan moodnya menjadi jelek. Jika sims kita pergi bekerja dengan mood sejelek itu, hasil kerjanya akan buruk dan tidak menutup kemungkinan ia akan diberhentikan dari pekerjaannya.

Oya, satu lagi. Jika terlalu lelah, Sims kita dapat secara otomatis tidur sendiri di mana pun dia sedang berada. Tentu saja tidur semacam ini hanya menghabiskan waktu dan tidak memberikan recharge energi sebaik tidur di kasur.

#2 Pelajari keterampilan baru di waktu luang

Sims memperoleh pekerjaan sesuai dengan kualifikasi yang dimilikinya. Misalnya petugas keamanan di bar memerlukan fisik level 2, kecerdasan level 1, dan karisma level 1, maka Sims kita harus memenuhi syarat-syarat tersebut agar dapat diterima bekerja. Bagaimana cara memperoleh keterampilan tersebut? Tentu dengan meluangkan waktu untuk berolahraga, membaca, dan belajar public speaking selama waktu luang mereka di rumah. Mempelajari keterampilan baru yang sama sekali tidak berhubungan dengan pekerjaan saat ini juga sangat membantu jika suatu saat sims kita ingin berganti pekerjaan.

#3 Mulai aja dulu

Terdengar seperti sebuah iklan, namun hal ini sangat benar untuk diterapkan dalam gim The Sims (dan kehidupan nyata). Di awal permainan, sims kita memiliki modal beberapa ribu simoleons (mata uang dalam gim) yang dapat digunakan untuk membangun atau membeli rumah, mengisi barang-barang, dan membeli makanan. Selebihnya, sims kita harus bekerja untuk memperoleh uangnya sendiri.

Biasanya saya membuat rumah yang sederhana, namun cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar. Perabotan yang dibeli pun tidak neko-neko. Jangan sampai karena kehabisan uang, sims saya malah tidak bisa makan.

Prinsip ini juga berlaku untuk pekerjaan di gim The Sims. Sebaiknya Sims kita tidak pilih-pilih pekerjaan dan memasuki pekerjaan yang ditawarkan padanya meskipun levelnya adalah untuk pemula dan tidak menghasilkan uang dalam jumlah besar. Jika kinerjanya bagus, sims kita akan memperoleh promosi jabatan. Tugas kita hanyalah memastikan mereka memiliki kualifikasi yang diperlukan saat promosi jabatan tersebut datang.

#4 Perhatikan kebersihan, kerapian, dan keindahan rumah

Seperti halnya manusia, sims menyukai rumah yang terang, sirkulasi udara lancar, layout-nya memudahkan pergerakan, bersih, rapi, dan indah. Jika ketiga poin pertama harus dipertimbangkan di awal permainan, saat sedang membangun rumah, tiga poin terakhir harus diupayakan terus-menerus.

Kita tidak boleh lalai mencuci piring, membuang sampah dan koran bekas, membersihkan bekas tumpahan, dan sebagainya agar sims kita tidak bad mood gara-gara rumahnya kotor. Koran yang berserakan pun sangat mengganggu mood. Demikian juga taman, taman yang indah akan memperbaiki mood, sedangkan taman yang dipenuhi daun kering akan menurunkan mood secara drastis.

Bagaimana jika sims kita tidak punya cukup waktu untuk membersihkan rumah dan merawat taman? Kita bisa menggunakan jasa pembantu rumah tangga dan tukang kebun untuk memastikan rumah selalu layak huni.

#5 Tidak perlu menjadi teman bagi semua orang, cukup miliki satu atau dua orang teman baik

Sama seperti manusia di kehidupan nyata, salah satu kebutuhan dasar sims kita adalah sosialisasi. Kebutuhan ini dapat dipenuhi dengan mengobrol bersama sims lain baik secara langsung maupun via telepon. Di sinilah pentingnya sims kita menjalin hubungan dengan Sims lain di kotanya. Jika telah bersahabat, sims lain akan lebih mudah datang ke rumah sims kita saat diundang, pun obrolan yang dilakukan lebih intens sehingga kebutuhan untuk bersosialisasi lebih cepat dipenuhi. Satu atau dua teman dekat akan jauh lebih bermanfaat bagi sims kita ketimbang memiliki kenalan dalam jumlah banyak.

The Sims adalah relief yang membantu kita melihat gambaran kehidupan dari sudut pandang lain. Sifat-sifat sims itu layaknya orang-orang di sekitar kita. Bagaimana kita memainkan sims bisa diibaratkan bagaimana keinginan kita dalam menata kehidupan.

Sebenarnya masih banyak lagi pelajaran hidup yang dapat kita petik dari permainan ini, namun sepertinya pelajaran paling berharga yang saya peroleh selama bermain gim ini justru saya jumpai setelah selesai bermain. Waktu yang saya gunakan untuk bermain mungkin akan lebih berfaedah jika digunakan untuk mencuci piring kotor yang sudah menumpuk atau mengerjakan tugas-tugas kuliah, dan memperbaiki hidup saya sendiri. Bukan memperbaiki hidup karakter The Sims.

BACA JUGA Hal Aneh yang Sering Dilakukan Orang di Lapak Marketplace dan tulisan Maria Kristi Widhi Handayani lainnya.

Baca Juga:  Jadilah Impostor Sukses nan Menyebalkan di Game Among Us

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
7


Komentar

Comments are closed.