Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Saya Jadi Pengin Tinggal di Jepang Gara-gara FYP TikTok dan Tetangga Nyebelin

Juarni Ai Nurhayati oleh Juarni Ai Nurhayati
19 November 2023
A A
Saya Jadi Pengin Tinggal di Jepang Gara-gara FYP TikTok dan Tetangga Nyebelin

Saya Jadi Pengin Tinggal di Jepang Gara-gara FYP TikTok dan Tetangga Nyebelin (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebenernya nggak ada yang salah dengan alam maupun sistem pemerintahan di Garut, tempat tinggal saya sekarang. Terus, kenapa saya pengin tinggal di Jepang? Alasannya nggak lain dan nggak bukan karena sudah nggak nyaman dengan mulut tetangga! Kalau kata FYP TikTok yang lagi rame akhir-akhir ini: “Gue usia 27 tahun belum nikah dikasihani. Padahal gue cuma belum nikah, bukan jadi gelandangan. Ngapain dikasihani?”

#1 Kalau tinggal di Jepang, nggak ada tetangga nyinyir yang nanyain, “Neng, kapan nikah?”

Gara-gara habis liat video di TikTok, saya jadi berasumsi kalau orang-orang Jepang itu individualis. Ya keliatan aja gitu. Saya nggak melihat ada ibu-ibu kompleks yang duduk di bangku sambil ngerumpi. Berarti kalau saya tinggal di sana, tiap keluar rumah, saya nggak perlu takut ditanyain, “Kapan nikah, Neng?”

Dari pengamatan saya, tetangga di Jepang kayaknya nggak suka ngurusin hidup orang lain, nggak kayak tetangga di Garut. Mereka kayaknya nggak bakalan punya waktu untuk kepo, deh. FYP TikTok soal “Gue 27 tahun, gue dikasihani” nggak bakal relate kalau di Jepang. Saya juga nggak perlu curhat ke Mbak Taylor kalau tinggal di Jepang.

#2 Mau remote job, mau nganggur, siapa yang peduli?

Saya sudah 7 tahun freelance nulis artikel blog. Saya nggak punya kantor dan nggak pernah berangkat kerja jam 8 pagi dan pulang jam 5 sore. Otomatis, tetangga saya jadi punya topik buat ngerumpi sambil botram. Kerjaan saya kan remote job, tapi di kampung, saya dikira pengangguran. Saya sering banget ditanyain:

Gawe naon? (Kerja apa?)

Gajina sabaraha? (Gajinya berapa?)

Teu di kota ayena mah? (Nggak di kota sekarang mah?)

Sakola luhur-luhur teu jadi nanaon? (Sekolah tinggi sampe kuliah tapi nggak jadi apa-apa)

Baca Juga:

Pulang dari Jepang Bikin Sadar Betapa Bobrok Daerah Asal Saya

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Kabur dari Magang di Jepang

Gawe atuh karunya si emak bantuan (Kerja dong, bantuin si mamah)

Ari pas  dikota jadi naon? Pelayan restoran atau pegawai pabrik? (Pas dulu di kota kerjanya apa? Jadi pelayan resto atau pegawai pabrik)

Kayaknya kalau tinggal di Jepang, pertanyaan-pertanyaan itu nggak bakal keluar dari mulut orang lain atau tetangga. Ya nggak, sih?

#3 Abis gajian nggak perlu overthinking tetangga minjem duit

Kalau tinggal di Jepang kayaknya nggak akan ada tetangga yang pinjem duit alias ngutang. Balik lagi, ke kelakuan tetangga yang why, why, why, tetangga nanya terus “kapan saya nikah” tapi anaknya yang udah nikah malah sering pinjem duit.

Kalau mau menderita mah nggak usah ngajak-ngajak atau rekomendasiin orang lain untuk ngerasain repotnya nikah muda dengan finansial seadanya. Hmmm.

#4 Nggak akan ketemu tetangga yang suka lempar tai ayam ke halaman rumah

Selain capek ditanya kapan nikah sama kerjanya apa, saya juga capek sama tetangga yang sering melempar kotoran ayam ke halaman rumah. Kalau saya tinggal di Jepang kayaknya nggak perlu repot negur atau berantem, tinggal telepon polisi aja, kelar.

Lha ini tetangga sebelah rumah saya di Garut baik banget, deh. Saking baiknya, punya peliharaan unggas sering berbagi. Tapi, yang dibagi tainya aja, dagingnya mah nggak pernah. Kalau bersihin kandang ayam, bekas tainya dibuang ke halaman rumah saya, padahal lahan rumah dia masih luas, lho!

#5 Kalau tinggal di Jepang, jadi orang introvert nggak akan dikatain sombong atau jutek

Di Jepang, orang introvert nggak akan disebut sombong. Atau, kayaknya nggak bakalan ada kasus ibu-ibu yang ngegedor kos mbak-mbak yang jarang keluar kamar. Di sana, setahu saya, nggak akan ada yang peduli kita introvert atau sombong, selama kita nggak jahat atau berisik, kayaknya aman-aman aja tuh.

Bahkan kata bang Neo Japan, senyum sama ramah aja aneh. Beliau pernah dilaporin sama orang Jepang gara-gara ramah ke anak kecil. Kalau di Indonesia bisa kayak gitu, penjara bukan penuh sama maling atau pembunuh, tapi sama orang yang suka ngurusin hidup orang lain!

#6 Bakal kangen lihat sampah gelas Ale-Ale di jalan sama got kotor

Tiap lihat TikTok TKI Timo Daisuke yang kerja dan tinggal di Jepang, saya selalu takjub. Soalnya desa di sana bersih-bersih, Gaes. Di jalan raya nggak ada tuh yang namanya got kotor atau gelas Ale-Ale berserakan. Kayaknya mau duduk di pinggir jalan juga nggak akan takut kotor. Suasananya yang bersih cocok banget buat bersihin hati yang kotor abis kesel sama tetangga.

#7 Tinggal di Jepang biar nggak ketemu tetangga jemur di pagar tetangga lain

Kalau ini kelakuan tetangga saya emang aneh, sih. Dipikir-pikir, harga jemuran kan nggak sampai sejutaan ya, tapi jemur baju di pagar rumah saya. Wah, kalau tinggal di Jepang kayaknya nggak bakal ketemu tetangga yang seenaknya gini, deh. Soalnya setahu saya orang sana menjunjung tinggi sopan santun kepada orang lain.

Begitulah kekesalan saya menghadapi tetangga nyebelin di Garut dan bikin pengin saya tinggal di Jepang. Bukan berarti saya nggak cinta Garut ya, tapi ada kalanya kehidupan di negeri seberang lebih menyenangkan, apalagi soal tetangga ini.

Penulis: Juarni Ai Nurhayati
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jangan Lakukan 6 Hal Ini kalau Mau Hidup Bertetangga dengan Nyaman di Jepang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 November 2023 oleh

Tags: FYPjepangtetanggatiktok
Juarni Ai Nurhayati

Juarni Ai Nurhayati

Penulis dan freelance nge-ghibah.

ArtikelTerkait

Bunga Tabebuya Magelang: Indah, tapi Merepotkan Penyapu Jalan Mojok.co

Bunga Tabebuya di Magelang Memang Indah, tapi Merepotkan Penyapu Jalan

30 Oktober 2023
Pemerintah Seharusnya Berterima Kasih pada TikTok Sebagai Aplikasi Penghilang Stres

Pemerintah Seharusnya Berterima Kasih pada TikTok Sebagai Aplikasi Penghilang Stres

19 Februari 2020
Kartun Barat Itu Bagus, tapi Kalah Kreatif Dibanding Anime terminal mojok.co

Anime dan Manga Adalah Cara Paling Asyik Belajar Budaya

5 September 2020
Di Jepang, Belanja Baju di Uniqlo dan GU Itu Biasa Aja Terminal Mojok.co

Di Jepang, Belanja Baju di Uniqlo dan GU Itu Biasa Aja

18 April 2022
Akun TikTok Rama Property, Akun Marketing Rumah Terbaik

Akun TikTok Rama Property, Akun Marketing Rumah Terbaik

2 September 2023
Kamagasaki, Kota yang 'Dihapus' dari Peta Jepang

Kamagasaki, Kota yang ‘Dihapus’ dari Peta Jepang

22 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.