Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sisi Gelap Sawangan, Kecamatan yang (Katanya) Lebih Maju dari Cinere di Depok

Jarot Sabarudin oleh Jarot Sabarudin
27 Agustus 2024
A A
Sisi Gelap Sawangan, Kecamatan yang (Katanya) Lebih Maju dari Cinere di Depok

Sisi Gelap Sawangan, Kecamatan yang (Katanya) Lebih Maju dari Cinere di Depok (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kecamatan Sawangan disebut-sebut menjadi kecamatan yang lebih maju dari Cinere di Depok. Saya bahkan pernah menuliskannya di Terminal Mojok. Kemajuan di sini bisa kita lihat dari potret jalan yang lebih mulus ketimbang di Cinere. Selain itu, Sawangan juga memiliki mall megah dan fasilitas yang cukup lengkap.

Akan tetapi seharusnya nggak cuma infrastruktur yang jadi penilian maju atau tidaknya sebuah daerah. Tingkat keamanan pun harusnya masuk dalam indikator penilaian daerah tersebut. Sayangnya, akhir-akhir ini nama Sawangan tercoreng oleh banyaknya tindak kriminal di kecamatan ini. Rasanya percuma kalau satu daerah punya jalan yang mulus tapi warganya nggak merasa tenang tinggal di lingkungan tersebut. Jangankan bisa tidur nyenyak di malam hari, di siang hari pun warga Sawangan dibuat waswas.

Berikut sisi gelap Sawangan Depok, kecamatan yang katanya lebih maju dari Cinere, yang tak disadari semua orang.

Banyaknya kasus pencurian di Sawangan Depok

Perkara kasus pencurian, kayaknya memang terjadi di setiap daerah, termasuk di Sawangan. Di Sawangan, ada saja kejadian pencurian. Paling banyak kasus pencurian motor. Entah motor yang sedang diparkir, ataupun dibegal di pinggir jalan. Parahnya, kasus kriminal pencurian motor ini sekarang banyak dilakukan di siang bolong. Kayaknya maling motor di sini sudah nggak punya rasa takut.

Beberapa hari kemarin, saya mendengar kabar kasus pencurian sebuah motor Yamaha RX King yang baru selesai direstorasi. Motornya masih kinyis-kinyis. Sang pemilik memarkir kendaraannya di halaman rumahnya. Tipikal rumah perkotaan, pasti punya pagar.

Tapi hari apes memang nggak ada di kalender. Nggak lama ditinggal masuk rumah, eh, motor RX King itu sudah raib. Siang hari, lho, kejadiannya. Sangar juga tuh maling.

Nggak hanya motor, lebih parah lagi, mobil pickup buat angkut galon pun pernah raib digondol maling di Sawangan Depok. Segalon-galonnya dibawa kabur. Selain kendaraan, aksi maling juga banyak yang menyasar ke hewan ternak. Kabarnya, anak kambing di sebuah panti asuhan di sekitar Sawangan juga raib diambil maling.

Tawuran pelajar merajalela

Ini nih penyakitnya anak muda dan anak sekolah di banyak daerah. Tawuran. Sepertinya tawuran antarpelajar ini penyakit yang diwariskan turun-temurun. Hampir nggak bisa hilang dari kebiasaan anak sekolah di perkotaan. Malah mungkin di kota kecil juga ada.

Baca Juga:

Stasiun Cawang adalah kunci untuk tetap waras bagi warga yang sehari-hari naik KRL Depok-Jakarta

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

Di Sawangan Depok, aksi tawuran antarpelajar masih sering dijumpai. Beberapa di antaranya terjadi di sekitar Perumahan Sawangan Permai. Motifnya pun masih sama dari dulu. Biasanya karena musuh bebuyutan antarsekolah, saling senggol di jalan, dll.

Beberapa waktu lalu aksi tawuran antarpelajar ini malah terjadi di malam hari. Saat orang-orang sudah mulai terlelap tidur, eh, mereka malah adu mekanik. Alhasil beberapa warga yang geram akhirnya menghentikan aksi mereka.

Untuk adik-adik, kalau mau adu mekanik, mending ke gedung DPR saja sana. Rasanya penghuni gedung itu lawan sepadan kalian.

Kemacetan yang menjadi-jadi

Ada salah satu jalan di Sawangan Depok yang kondisinya halus mulus, yakni Jalan Raya Muchtar. Jalan yang menghubungkan daerah Bojongsari dengan Parung Bingung itu bisa dibilang enak dilalui. Tentu kalau kondisinya sepi. Tapi masalahnya, jalan raya yang mulus itu jadi pilihan banyak warga Sawangan dan sekitarnya untuk mobilitas sehari-hari. Akhirnya jalan itu langganan macet. Malah sekarang tambah macet.

Simpang Tugu Sawangan adalah titik paling kacau di sepanjang Jalan Raya Muchtar. Di persimpangan ini percabangan jalannya nggak jelas. Ada akses yang masuk ke perumahan, ada juga jalan yang mengarah ke daerah Bedahan. Dan nggak jauh dari Simpang Tugu Sawangan ada tanjakan yang lumayan terjal, tepatnya di depan SMA-SMK Yapan. Kalau ada truk mogok di tanjakan itu sudahlah, mending kalian cari jalan lain.

Itulah sisi gelap Sawangan Depok yang nggak disadari banyak orang. Rasanya pihak-pihak terkait di kecamatan ini perlu menggalakkan siskamling lagi di lingkungan sekitar. Percuma kan kalau infrastrukturnya maju tapi keamanan lingkungan diabaikan.

Penulis: Jarot Sabarudin
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sawangan Depok Bikin Iri Warga Cinere. Diam-diam Lebih Maju!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2024 oleh

Tags: depokJawa Baratsawangan depok
Jarot Sabarudin

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

ArtikelTerkait

Depok Semarang Ruwet, tapi Masih Bisa Dimaafkan, Tidak Seperti Depok di Daerah Lain Mojok.co

Depok Semarang Ruwet, tapi Masih Bisa Dimaafkan, Tidak Seperti Depok di Daerah Lain

17 Oktober 2025
20 Kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang Penulisan dan Bunyinya Sama, tapi Maknanya Jauh Berbeda Mojok.co

20 Kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang Penulisan dan Bunyinya Sama, tapi Maknanya Jauh Berbeda

22 Januari 2026
4 Hal yang Menghancurkan Kenyamanan Pengunjung yang Datang ke Babakan Siliwangi (Baksil) Bandung

4 Hal yang Menghancurkan Kenyamanan Pengunjung yang Datang ke Babakan Siliwangi (Baksil) Bandung

11 Mei 2024
Ini Dia Alasan Orang Jakarta Timur Malas Diajak Main ke Jakarta Selatan

Jakarta Timur Layak Dimekarkan jadi Jaktim Utara dan Jaktim Selatan, Terlalu Banyak Perbedaan!

8 Juli 2026
SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

12 Februari 2024
Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

15 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

31 Juli 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.