Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Salahkah Melakukan Dokumentasi Saat Kegiatan Amal?

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
26 Januari 2021
A A
Salahkah Melakukan Dokumentasi Saat Kegiatan Amal? terminal mojok.co

Salahkah Melakukan Dokumentasi Saat Kegiatan Amal? terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Belum lama ini ramai sebuah video yang memperlihatkan seorang bapak-bapak dengan profesi sebagai pemulung diberi sembako dengan dalih sumbangan. Namun, blio tiba-tiba merasa tersinggung saat penyumbang tersebut melakukan dokumentasi berupa foto sesaat setelah sembako diberikan. Sontak bapak tersebut menepis HP penyumbang karena bapak tersebut merasa sumbangan yang diberikan bukan atas dasar ketulusan hati dan hanya diniatkan untuk konten saja. Kegiatan amal ini pun berujung tidak baik.

Di sini saya nggak akan membahas siapa yang salah, tetapi lebih membahas dokumentasi yang dilakukan oleh penyumbang. Apakah salah apabila kita melakukan dokumentasi setelah melakukan kegiatan amal? Menurut saya jawabannya tidak, tetapi tentu saja harus tetap memperhatikan situasi dan kondisi yang tepat.

Mungkin dari video tersebut penyumbang lebih disudutkan dan disalahkan oleh netizen, tetapi kita tetap tidak boleh menghakimi suatu hal tanpa informasi yang lengkap. Hingga tulisan ini dibuat pada 25 Januari 2021, saya masih belum menemukan keterangan dari penyumbang tentang maksud dan tujuan dari sumbangan tersebut. Dalam video sendiri tidak ada pembicaraan terkait dari mana sumbangan tersebut berasal.

Kita tidak tahu apakah blio adalah sebagai penyalur saja atau memang sumbangan tersebut dari dirinya sendiri. Tentu saja apabila dirinya adalah seorang penyalur, dokumentasi memang dibutuhkan dan menurut saya hal tersebut cukup lumrah karena memang foto tersebut berguna sebagai bukti bahwa sumbangan sudah disalurkan kepada orang yang tepat dan kegiatan amal sudah berhasil dilaksanakan.

Akan tetapi, apabila blio sebagai penyumbang sekaligus sebagai penyalur, menurut saya sebenarnya melakukan dokumentasi tetap nggak ada salahnya. Hanya saja kalau orang tua di Jawa bilangnya “ora ilok”. Melakukan sumbangan sepantasnya memang disimpan sebagai kebaikan pribadi dan nggak perlu diumbar-umbar ke orang lain.

Sekalipun ada yang berdalih bahwa melakukan dokumentasi dan dibagikan ke media sosial adalah bentuk mengajak kebaikan kepada orang banyak, saya tetap kurang sreg dan tetap condong bahwa tindakan kebaikan lebih baik disimpan sendiri. Bukannya apa-apa, saya pribadi takutnya niat awal yang sudah baik malah sedikit ternodai dengan niat agar dipuji oleh orang lain. Untuk itu, daripada niatnya berubah, menurut saya lebih baik menghindarinya sekalian.

Mungkin saya disangka memberikan opini tanpa solusi “Wah, ngomong doang mah gampang, emang ada aja niat orang baik sudah baik, tetapi malah disalah-salahin.” Sek-sek sabar dulu, tenangno pikirmu, Bro! Saya sendiri juga paham bahwa memberikan sumbangan adalah tindakan yang terpuji, tetapi niat yang baik juga harus diikuti cara yang baik pula.

Mengajak orang lain agar ikut melakukan kebaikan tentunya bisa dengan cara yang lain. Ajak teman-temanmu, kemudian buatlah kegiatan kecil-kecilan. Nggak masalah kalau semisal hasil yang didapatkan nggak banyak toh berbagi ke orang lain nggak harus bernilai besar. Buat poster untuk menarik perhatian orang-orang di sekitar kalian agar bisa ikut meramaikan kegiatan yang baik tersebut. Bukankah cara tersebut lebih mengundang banyak orang untuk bergabung?

Baca Juga:

Program Donasi Rp1.000 Sehari Dedi Mulyadi Adalah Bentuk Nyata Pungli Berkedok Solidaritas Sosial

Menormalisasi Resepsi Pernikahan Tanpa Sumbangan. Bukannya Sultan, Hanya Nggak Ingin Punya Beban

“Mau berbuat baik aja masih dipersulit segala buat poster segala!” Waduh, kalau jawabannya kayak gitu kayaknya memang wajar-wajar saja banyak orang yang menanyakan niatmu, Bro! Anak SMP aja sekarang udah pada jago bikin kegiatan kayak gitu, bahkan mereka rela turun ke jalan langsung sebagai bentuk dedikasi dan ketulusan mereka. Tentunya, bukan hal yang sulit kegiatan semacam itu diinisiasi oleh kita.

Intinya, jangan menjadikan sumbangan yang notabene kegiatan terpuji sebagai tameng agar nggak disalahkan. Menurut saya, kemarahan seperti yang diluapkan bapak tersebut merupakan hal yang wajar karena tentunya di hati kecil blio tetap nggak pengin diekspos sebagai orang yang menerima bantuan apalagi hanya dijadikan objek konten belaka.

Melakukan dokumentasi saat kegiatan sumbangan adalah hal yang wajar apabila memang ada lembaga atau seseorang yang menaungi kegiatan tersebut. Foto tersebut bukan diniatkan untuk memperlihatkan kebaikan, melainkan hanya digunakan sebagai bukti bahwa amanah berupa bantuan sumbangan telah diberikan kepada orang yang tepat.

Jangan lupakan juga komunikasi seperti menanyakan kesediaan penerima sumbangan untuk difoto beserta penjelasan darimana sumbangan tersebut berasal dan maksud dari dokumentasi yang dilakukan. Hal tersebut tentunya dilakukan agar nggak terjadi salah paham seperti video kegiatan amal yang sedang ramai tersebut. Kalau dari awal sudah dikomunikasikan, tentunya kejadian seperti di video bakal terhindarkan.

Akan tetapi, kalau memang sumbangan yang diberikan benar-benar dari kita pribadi. Ada baiknya untuk menghindari melakukan foto saat kegiatan amal berlangsung, apalagi tanpa komunikasi terlebih dahulu. Kalau memang niat awal berbagi kepada sesama tentunya hal tersebut bukanlah hal yang sulit. Nggak pengin kan kebaikan kita dicap pamer belaka? Kecuali, kalau niat awalnya memang… ah sudahlah~

BACA JUGA Donasi Bencana Alam Bukan Ajang Pembuangan Sampah Pakaian, Camkan! atau tulisan Muhammad Iqbal Habiburrohim lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2021 oleh

Tags: donasiSumbangan
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

transparansi dana sumbangan

Transparansi Dana Sumbangan Crowdfunding

28 Mei 2019
Menormalisasi Resepsi Pernikahan Tanpa Sumbangan. Bukannya Sultan, Hanya Nggak Ingin Punya Beban Mojok.co

Menormalisasi Resepsi Pernikahan Tanpa Sumbangan. Bukannya Sultan, Hanya Nggak Ingin Punya Beban

13 Desember 2023
amplop kosong

Menebak Motivasi Orang yang Hadir Kondangan dengan Amplop Kosong

4 November 2021
Kirim Salam Lewat Program Radio Adalah Cara Mbribik Paling Romantis pada Masanya terminal mojok.co

Apa Harus Menjadi Penyiar Radio Dulu Baru Bisa Sukses

3 Agustus 2019
Sumber Gambar Pixabay

Saat Tangan Kanan Memberi, Tangan Kiri Jangan Lupa Minta Transparansi

10 September 2021
Disumbang Duit Gede Pas Hajatan Itu Nggak Selamanya Menyenangkan terminal mojok.co

Disumbang Duit Gede Pas Hajatan Itu Nggak Selamanya Menyenangkan

2 November 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026
Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya Mojok.co

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya

19 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.