Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Reward Bagi Karyawan Fast Response Itu Penting

Shinta Nuraisya Arizky oleh Shinta Nuraisya Arizky
26 Januari 2021
A A
Reward Bagi Karyawan Fast Response Itu Penting Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

“Mosok cuma fast response aja dikasih reward? Nggak salah, nih”

Ya, kalian tidak salah baca judul, kok. Tulisan ini terinspirasi ketika saya bersilaturahmi dengan kawan saya di Malang beberapa waktu lalu. Di tengah obrolan seru kami, salah seorang kawan saya, sebut saja Setiawan, mengeklaim dirinya adalah orang yang paling cepat membalas pesan. Saking cepatnya, dia dianggap seperti bot karena membalas pesan tak sampai 2 menit. Saya tertawa mendengarnya. Memang tidak diragukan, mungkin dia satu-satunya kawan saya yang terbukti (hampir) selalu membalas pesan dengan cepat.

ADVERTISEMENT

Terkadang, masalah balas membalas pesan ini cukup bikin saya gregetan juga, apalagi jika deadline sudah di depan mata dan kita membutuhkan koordinasi dengan rekan kerja untuk penyelesaian. Misalnya, ketika ada rekan kerja yang menanyakan ke kita, “Gimana si X bisa bantu ngerjain ini nggak?” Yang kemudian berujung pada jawaban, “Sebentar, Pak. Masih belum dibalas. Saya mention di grup juga belum ada tanggapan.”

Saya memahami bahwa ketika kita merasa tidak mampu melakukan suatu pekerjaan, ada rasa sungkan untuk menjawab “tidak”. Padahal, dengan menanggapi atau menjawab pesan orang tersebut, sejatinya kita sudah membantu menyelesaikan masalahnya. Walaupun terkadang jawaban kita belum memenuhi ekspektasi si penanya, paling tidak si penanya bisa mencari alternatif lain untuk menyelesaikan masalahnya sesegera mungkin.

Karena itulah, jika saya termasuk jajaran direksi di perusahaan, saya berpikir bahwa ide bagus jika di setiap perusahaan bisa memberikan penghargaan atau reward kepada karyawan yang memiliki respons cepat dalam menanggapi pesan. Kenapa?

Bukan tanpa alasan, pandemi ini memaksa karyawan untuk melakukan pekerjaan dari rumah atau yang kita kenal sebagai Work From Home (WFH). Ketika WFH, komunikasi merupakan salah satu faktor koentji dalam koordinasi maupun penyelesaian masalah. Karena yang namanya bekerja, kita tidak sendirian, namun bersama-sama dalam tim untuk mencapai suatu tujuan.

Karyawan yang memiliki kemampuan membalas dengan cepat, tentunya dapat membantu menyelesaikan masalah. Ini merupakan kunci dalam kesuksesan sebuah tim. Ketika WFH, satu-satunya media untuk berkomunikasi dengan rekan kerja adalah melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp atau Zoom.

Coba bayangkan, ketika atasan kita menanyakan suatu masalah yang berkaitan dengan scope pekerjaan kita, namun kita tidak segera menjawab pesan dan membiarkan atasan kita menunggu terlalu lama. Akibatnya, permasalahan tak kunjung selesai dan ada kemungkinan muncul permasalahan baru, apalagi jika pertanyaan itu bersumber langsung dari klien kita. Apa nggak malu, tuh?

Baca Juga:

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar

Selain itu, karyawan yang sigap dalam menanggapi pesan menunjukkan dedikasi tinggi dan komitmen yang kuat terhadap pekerjaan. Orang yang berdedikasi ini biasanya tidak merasa terganggu dalam membalas atau merespons pesan lantaran dia paham bagaimana caranya untuk fokus dalam menjalankan bekerja, walaupun itu hanya sekadar balasan “Baik, Pak” atau “Siap, Pak”. Tidak mau kan bos kalian tiba-tiba nyemprot dengan kalimat, “Mbok ya kalau di grup itu ditanggapi, mosok diem aja kayak batu!”

Saya akui, memang tidak mudah menjawab pesan dengan cepat, apabila jika kita sedang memiliki prioritas yang harus dikerjakan dan membutuhkan fokus tinggi. Terutama bagi kaum pria, yang memang agak sulit melakukan multitasking. Seperti dikutip dari buku Men are From Mars, Women are from Venus karya John Gray, Ph.D., jika perhatian pria sudah terpusat pada satu permasalahan, maka ia tidak peduli dengan hal-hal lain. Maka dari itu, saya salut kepada rekan saya yang sanggup fast response dan patut diberi reward karena mampu menjawab dengan cepat.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Dengan adanya reward, harapannya bisa memicu karyawan untuk merespons pesan dengan lebih cepat. Tidak, saya tidak memaksa kalian untuk menjawab pesan secepat kilat seperti bot. Namun, cobalah untuk merespons pesan ketika kita sedang dimention atau dibutuhkan dalam tim.

Kita semua memang sibuk dan mempunyai prioritas masing-masing, namun percayalah, dengan kita menanggapi, baik itu menyelesaikan masalah atau tidak, setidaknya dapat membantu rekan kerja kita untuk menyelesaikan tugasnya dengan baik. Bukan tidak mungkin nantinya perusahaan melihat kita sebagai aset berharga, karena kita dapat menunjukkan etos kerja yang tinggi. Perusahaan pun diuntungkan karena pekerjaan bisa lebih cepat selesai tanpa adanya hambatan dalam komunikasi dalam tim.

Oh iya, bagi teman-teman yang sudah bisa WFO namun lebih memilih untuk kerja remote atau WFH, tolong kooperatif sedikit lah. Sudah diizinkan kerja remote atau WFH, mosok balas chat saja lama?

BACA JUGA Sebenarnya, Seberapa Penting Rewarding dalam Parenting Itu?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2021 oleh

Tags: Karyawanrewarding
Shinta Nuraisya Arizky

Shinta Nuraisya Arizky

Long life learner. Mencoba peruntungan di dunia kepenulisan

ArtikelTerkait

5 Benefit Karyawan yang Nggak Kalah Berharga dari Gaji Bulanan yang Disodorkan Perusahaan

5 Benefit Karyawan yang Nggak Kalah Berharga dari Gaji Bulanan yang Disodorkan Perusahaan

30 Januari 2024
Jadi Karyawan Lebih Enak Ketimbang Jadi Pengusaha, Ini Alasannya Terminal Mojok

Jadi Karyawan Lebih Enak Ketimbang Jadi Pengusaha, Ini Alasannya

18 Juli 2022
Kerja Sambil Kuliah S2 demi Menutupi Hidup yang Terlanjur Medioker Mojok.co

Kerja Sambil Kuliah S2 demi Menutupi Hidup yang Terlanjur Medioker

8 Oktober 2025
pengetahuan mobile legends lebih berguna daripada gelar sarjana mojok.co

Pengetahuan Mobile Legends Lebih Berguna Ketimbang Gelar Sarjana

5 November 2020
Gen Z di Dunia Kerja: Punya Potensi, tapi Kurang Disukai Rekan Kerja Sendiri

Gen Z di Dunia Kerja: Punya Potensi, tapi Kurang Disukai Rekan Kerja Sendiri

29 Desember 2023
Pesan Yeo Hwa Jeong Hometown Cha-Cha-Cha tentang Reward dan Punishment dalam Parenting terminal mojok

Pesan Yeo Hwa Jeong Hometown Cha-cha-cha tentang Reward dan Punishment dalam Parenting

6 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat Mojok.co

Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat

10 Juli 2026
5 jajanan yang menyadarkan saya kalau Tegal lebih dari sekadar sate kambing Mojok.co

5 jajanan yang menyadarkan saya kalau Tegal lebih dari sekadar sate kambing

8 Juli 2026
8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen Mojok.co

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen 

11 Juli 2026
Pantai Semilir Tuban, Tetap Menawan di Tengah Kepungan Industri

Pantai Semilir Tuban, Tetap Menawan di Tengah Kepungan Industri

9 Juli 2026
Cara Lulus Kuliah Cepat Nggak Sampai 4 Tahun untuk Mahasiswa Jogja, Dijamin Cum Laude!

Jogja Memang dan Akan Selalu Jadi Kota Tujuan Kuliah, Kota Pendidikan yang Sebenarnya

6 Juli 2026
Orang-orang yang menjalani double job itu nggak serakah, mereka cuma mencoba bertahan ketika negara gagal menyejahterakan rakyatnya Mojok.co

Orang-orang yang menjalani double job itu nggak serakah, mereka cuma mencoba bertahan ketika negara gagal menyejahterakan rakyatnya

10 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.