Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Rumah Angker, Solusi Rumah Murah untuk Milenial

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
21 Desember 2022
A A
Rumah Angker, Solusi Rumah Murah untuk Milenial

Rumah Angker, Solusi Rumah Murah untuk Milenial (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada pepatah dari Iwagakure yang berbunyi, “Memimpikan dunia adil jauh lebih masuk akal ketimbang milenial bisa beli rumah.” Rasa-rasanya, hal tersebut ada benarnya. Harga properti selama beberapa tahun belakangan naik ugal-ugalan, bahkan lebih parah ketimbang Sri Mulyani menaikkan cukai rokok.

Menuding pihak mana yang bertanggung jawab rasanya sia-sia. Nyatanya, sampai sekarang tak ada yang merasa dan malah saling melempar kesalahan. Sebagai manusia Indonesia, yang bisa kita lakukan adalah satset mencari alternatif. Dan salah satu alternatif memiliki rumah dengan harga masuk akal adalah dengan membeli rumah angker.

ADVERTISEMENT

Bentar, bentar, kok itu jadi solusi?

Lho, mau gimana lagi. Beli rumah yang nggak angker, mahal. Beli rumah murah macam perumahan subsidi, kok bahan bangunannya kayak pagupon. Satu-satunya cara ya beli rumah angker. Biasanya, rumah angker punya bahan bangunan yang lebih bagus, setidaknya ketimbang subsidi. Dan harganya, bisa di bawah perumahan murah yang sempit itu.

Rumah angker, dengan sentuhan yang ciamik, bisa jadi rumah estetik yang kalian inginkan. Nah, dalam artikel ini, saya akan memberi cara bagaimana menyulap rumah angker jadi idaman sekaligus solusi rumah murah yang selama ini kita impikan.

Kita bicara dulu harga rumah angker. Biasanya, harga rumah angker jauh di bawah harga pasaran. Misal, rumah tipe 90 biasanya dihargai 1.5 miliar, kalau angker bisa turun sampe 500 juta. pemilik rumah mikirnya yang penting rumah itu laku, udah. Harga turunnya bisa ugal-ugalan. Kalian anggap ini nggak mungkin? Mending goleko dewe.

Tapi, sejauh yang saya temui sih, harganya biasanya nggak sampe 300 juta. Rata-rata di angka 100-250 lah, dan bangunannya biasanya besar. Menang banyak tuh. Sekarang, tinggal cari cara “mengatasi” keangkerannya.

Telusuri titik masalah

Apa yang menyebabkan suatu rumah angker? Rumor? Apakah rumah tersebut jadi tempat bunuh diri? Apakah dibangun di atas kuburan? Atau memang dibangun di tempat yang sudah angker duluan? Banyak faktornya, dan ini yang harus kita cari.

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

Kalau cuman rumor karena rumah tersebut lama tak ditempati, sebaiknya tak perlu diambil pusing. Siapkan budget renovasi yang agak lumayan saja. Nanti nggak angker lagi kok.

Nah, kalau penyebab angkernya adalah ada arwah yang belum selesai urusannya, minta tolong orang yang paham betul tentang masalah ini. Cari jalan keluar bareng-bareng. Kalau saya sih, mau aja repot-repot perkara ini soalnya ya kapan lagi dapet rumah gede harga murah?

Menentukan hari baik

Mencari hari baik adalah kebiasaan orang Indonesia, terutama masyarakat Jawa, ketika mau nikah atau merintis usaha. Nggak cuma itu saja sih, mau nempati rumah baru juga perlu itung-itungan mencari hari yang pas lho. Terlebih saat mau menghuni rumah yang punya kesan angker, tentu “wajib” menentukan hari baik.

Saran saya, sebelum nempati rumah baru, datangi sesepuh kampung yang dituakan, lalu tanya baik-baik kapan sebaiknya pindah rumah. Sebenarnya kalian bisa menghitung sendiri dengan cara mencari neptu weton. Tapi serius, ini bakal rumit dan cukup sakral. Jadi, silakan tanya sama pihak yang lebih kompeten dan bertanggung jawab.

Misal nggak mau repot, ada cara yang lebih sederhana menentukan kapan mau nempati rumah baru menurut masyarakat Jawa, yaitu menghindari bulan Sura. Bulan ini dianggap nggak baik untuk pesta hajatan dan pindah rumah karena bisa mendatangkan petaka. Bahkan, sekadar bongkar kandang sapi pun, bapak saya selalu menjauhi bulan ini. Jadi, jangan coba-coba pindah rumah atau nempati rumah baru di bulan Sura. Risikone ngeri, Ri..

Rombak tata letak ruang

Merombak tata ruang rumah jelas wajib. Artinya, kalian bakal renovasi lumayan besar perkara ini. Nggak apa-apa, biar rumah kalian ini vibesnya jadi kalian banget, nggak lagi ada rasa angker yang tertinggal.

Bisa kalian cat rumah kalian dengan warna yang terang. Kalau mau nekat, kasih tema cat kesukaan kalian. Misal, putih biru kayak jersey Argentina. Atau putih-putih dikasih tulisan “Fly Emirates” biar kayak Real Madrid. Mau dicat hitam terus dikasih emblem Suzuran juga nggak apa-apa. Jadinya nggak terang sih, tapi kalian nggak bakal dihantui. Paling setannya jadi tawuran sendiri-sendiri di belakang rumah sambil teriak “IKUZO TEMERAAAA!”.

Pasang benda-benda yang nggak disukai hantu

Menempati rumah angker memang butuh sedikit effort dan perlakuan khusus. Menurut Primbon Jawa, ada beberapa benda yang dipercaya mampu mengusir setan. Benda yang ampuh mendeportasi setan dari rumah, yakni mulai dari cermin, garam dapur grosok, bumbu kuning, daun kelor, air tujuh sumber, PS5, PC Gaming, dan lapangan futsal.

Misalnya, rumah kalian didominasi oleh kuntilanak karena dulu pernah dijadikan tempat bunuh diri, maka benda yang cocok kalian letakkan di ruangan adalah silet atau gunting. Konon katanya, kedua benda tajam ini tokcer buat ngusir kuntilanak dan aneka jenis hantu lainnya.

Sementara itu, rumah yang dipenuhi beragam jenis hantu, kalian bisa coba menaburkan garam dapur di pekarangan rumah. Lakukan cara ini setidaknya 40 hari setelah kalian nempatin rumah berhantu. Kaidah sederhana ini dianggap cespleng untuk menampik berbagai jenis hantu, seperti tuyul, kuntilanak, pocong, gendruwo, dan beroncet-roncet mahkluk astral lainnya.

Selamatan

Selamatan atau syukuran nempati rumah baru itu penting. Terlebih mau tinggal di rumah yang punya kesan angker, wajib mengundang kerabat dan tetangga sekitar untuk mengikuti acara syukuran. Selain bisa mengakrabkan diri dengan lingkungan dan nggak terkesan pokil, selamatan juga cukup efektif untuk menguatkan mental selama menghuni rumah baru.

Buat kalian yang beragama Islam, bisa tuh ngundang ustaz atau sesepuh yang dituakan untuk merapalkan doa-doa. Saya pribadi percaya hal semacam ini bisa bikin hati jadi lebih tenang dan tentram. Pokoknya sesuai kepercayaan kalian deh. Asal itu bikin kalian ayem, lakukan apa pun bentuk ritualnya.

Misal semua cara sudah dicoba tapi para hantu masih berkeliaran, ya sudah anggap itu jadi bagian risiko. Coba tanya para supir mobil jenazah dan juru kunci makam, bagaimana mereka mengatasi ketakutan. Kalau kalian terapkan, hidup kalian bisa biasa aja meski tinggal di rumah angker. Saya yakin, supir mobil jenazah dan juru kunci menghadapi jenis gangguan setan yang nggak akan kalian bayangkan. Mereka bisa banget jadi role model kalian.

Rumah angker bisa banget jadi solusi perumahan murah dan lumayan mewah. Sebagai manusia, kita memang akan selalu dihadapkan pada situasi yang tak menyenangkan, lalu mengubahnya jadi keuntungan kita. Manusia bisa selamat melewati Ice Age, mosok sama rumah angker kalah? Yo isin to ya.

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Delapan Tahun Tinggal di Rumah Hantu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2022 oleh

Tags: hantumurahpilihan redaksirenovasirumah angkerselamatan
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

7 Band Indonesia yang Semakin Tenar setelah Ganti Vokalis Terminal Mojok

7 Band Indonesia yang Semakin Tenar setelah Ganti Vokalis

6 Desember 2022
Mengenal Jenis Irama Azan Ari Lesmana di Acara Sahur Vindes: Apa Betul Berirama Indie? Terminal Mojok.co

Mengenal Jenis Irama Azan Ari Lesmana di Acara Sahur Vindes: Apa Betul Berirama Indie?

4 April 2022
Tiara Uci Mengungkap 5 Penderitaan Tinggal di Surabaya

Tiara Uci Mengungkap 5 Penderitaan yang Dirasakan Selama Tinggal di Surabaya

8 April 2023
Awas Hipertensi! 5 Jajanan Indomaret Ini Memiliki Kandungan Garam Tinggi, Jangan Terlalu Sering Dikonsumsi

Awas Hipertensi! 5 Jajanan Indomaret Ini Memiliki Kandungan Garam Tinggi, Jangan Terlalu Sering Dikonsumsi

3 Desember 2023
3 Kenakalan Pedagang Soto Ayam yang Nggak Diketahui Pembeli. Salah Satunya Bisa Bikin Ayam Awet sampai 2 Minggu!

3 Kenakalan Pedagang Soto Ayam yang Nggak Diketahui Pembeli. Salah Satunya Bisa Bikin Ayam Awet sampai 2 Minggu

20 Juli 2024
5 Tempat di Jakarta yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co

5 Tempat di Jakarta yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

3 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak  Mojok.co

8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak 

28 Juni 2026
Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi itu hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi Itu Hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

24 Juni 2026
Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan Mojok.co

Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan

26 Juni 2026
Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya Mojok.co

Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya

30 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.