Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Roti’O, Sahabat Setia Pelancong Low Budget

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
3 Juli 2021
A A
Roti'O Sahabat Setia Pelancong Low Budget seperti Saya terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa tahun yang lalu, saya sempat bekerja di salah satu perusahaan konsultan lingkungan hidup. Pekerjaan tersebut menuntut saya untuk bolak-balik ke Sangatta, Kalimantan Timur, satu dua bulan sekali. Tentu saja saya menggunakan pesawat untuk pergi ke sana. Perjalanan tersebut saya lakukan via Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Sering kali penerbangan yang saya lakukan adalah penerbangan pertama pada pukul 6 atau 7 pagi yang mengharuskan saya sudah berada di bandara sejak subuh. Sebagai orang yang selalu sarapan sejak kecil, saya selalu merasa kelaparan jika tidak sarapan. Makanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tentu saja jauh lebih mahal jika dibandingkan makanan lainnya yang ada di mal besar sekalipun lantaran biaya sewa tenant di bandara yang lebih mahal.

Satu-satunya makanan pengganjal perut yang mampu saya beli adalah roti produksi Roti’O. Roti’O ini ukurannya kecil, tapi teksturnya cukup padat. Dan menurut saya, rasanya enak. Harganya pun bersahabat. Hanya Rp10.000, maksimal Rp15.000 sudah termasuk pajak. Rotinya yang lezat mampu mengganjal perut saya yang keroncongan. Bau yang dimiliki roti ini juga sungguh menggugah selera lantaran aromanya yang khas. Tak lupa, saya pun membeli satu gelas teh hangat panas untuk menemani sarapan saya yang buru-buru karena takut ketinggalan pesawat.

Tidak hanya di bandara, ketika saya melakukan perjalanan kereta, dan keberangkatan kereta tersebut pagi buta dan saya belum sempat sarapan, saya selalu membeli Roti’O. Lagi-lagi karena harganya yang terjangkau. Baik di Stasiun Kota Bandung, Stasiun Gambir Jakarta, maupun stasiun KRL yang tersebar di Jabodetabek, hampir selalu ada gerai roti satu ini yang menemani pelancong low budget seperti saya. Mau di Bandung, Jakarta, dan Balikpapan, harga roti yang diproduksi Roti’O ini sama.

Gerai Roti’O selalu hadir ketika saya baru turun dari pesawat atau kereta api seolah-olah berkata, “Selamat datang di Kota XX, ayo makan Roti’O dulu biar gak kena maag”, dengan aromanya yang khas. Dan di antara pilihan lain seperti restoran fast food atau restoran premium yang ada di bandara atau stasiun kereta, tentu saja saya lebih memilih Roti’O karena lebih relate dengan budget yang saya miliki.

Roti’O pernah menjadi makanan saya satu-satunya ketika melakukan perjalanan darat menggunakan kereta api dari Yogyakarta menuju Bandung. Saat itu, uang yang saya miliki tinggal Rp50.000, dan akhirnya saya memutuskan untuk membeli beberapa potong Roti’O untuk mengganjal perut saya selama kurang lebih 8 jam ke depan. Saya juga membeli dua air mineral ukuran 1,5 liter supaya tidak dehidrasi selama 8 jam perjalanan kereta. Roti’O dan air mineral menjadi sahabat saya satu-satunya ketika melakukan perjalanan. Maklum, saat itu saya masih kuliah dan tidak punya uang lebih untuk sekadar makan.

Roti’O tidak hanya menemani saya ketika traveling. Waktu SMA, saya sering nonton bioskop bareng teman-teman di mal Kota Bandung. Saat itu, roti ini pula yang jadi makanan satu-satunya yang bisa saya beli di mal lantaran budget yang saya miliki pas-pasan. Lumayanlah untuk ganjal perut meskipun sebetulnya saya masih lapar. Aroma khasnya yang tercium begitu saya keluar studio bioskop seolah-olah mengatakan, “Ayo makan dulu”.

Sekarang pun saya jadi lebih familier dengan roti satu ini karena Dude Harlino menjadi brand ambassador-nya. Setiap kali lihat Roti’O entah kenapa saya malah terngiang-ngiang wajah Dude Harlino yang dulu sering saya lihat main sinetron. Ah, sudahlah, yang pasti, Roti’O ini juara banget sih buat pelancong low budget seperti saya.

Baca Juga:

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

Resign karena Nggak Kuat Menghadapi Stasiun Manggarai Adalah Alasan yang Masuk Akal, Bukan Lemah 

Bismillah, komisaris Roti’O.

Sumber Gambar: YouTube Aidin Purdiansyah

BACA JUGA Mengenal Jenis Kertas Berdasarkan Kegunaannya dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: bandaraKuliner TerminalMalroti Ostasiun
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Rekomendasi Warung Sego Megono Pekalongan yang Low Budget untuk Menu Sarapan terminal mojok

Rekomendasi Warung Sego Megono Pekalongan yang Low Budget untuk Menu Sarapan

8 Juli 2021
Menyebut Tempe Goreng Tepung sebagai Tempe Mendoan, Seburuk-buruknya Penghinaan! terminal mojok.co

Mendoan Itu Harus Lemes, Bukan Garing!

15 Agustus 2021
4 Barang dan Jasa yang Seharusnya Dijual MR DIY, Bisa Bikin Pelanggan Makin Loyal dan Pesaing Ketar-Ketir Mojok.co

4 Barang dan Jasa yang Seharusnya Dijual MR DIY, Bisa Bikin Pelanggan Makin Loyal dan Pesaing Ketar-Ketir

19 November 2025
Seandainya Ada Stasiun Kereta di Magelang, Ini yang Akan Terjadi

Seandainya Ada Stasiun Kereta di Magelang, Ini yang Akan Terjadi

11 Februari 2025
Menerka Alasan Bantul Tidak Kunjung Memiliki Mal Mojok.co

Menerka Alasan Bantul Tidak Kunjung Memiliki Mal

19 Januari 2024
Mal yang Masih Ramai saat Pandemi Itu Salah Manajemen atau Pengunjungnya? Grebe: 'Mall Kecil' Bikinan Arief Muhammad dengan Konsep Out of The Box

Mal yang Masih Ramai saat Pandemi Itu Salah Manajemen atau Pengunjungnya?

21 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.