Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Rekomendasi Gunung di Jawa Tengah dan Jogja untuk Pendaki Pemula

Adien Tsaqif Wardhana oleh Adien Tsaqif Wardhana
6 September 2020
A A
Naik Gunung untuk Mengobati Patah Hati Itu Niat yang Konyol terminal mojok.co

Naik Gunung untuk Mengobati Patah Hati Itu Niat yang Konyol terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Mendaki gunung bukan perkara yang gampang, dibutuhkan kondisi fisik dan mental yang kuat untuk memulainya. Masalahnya banyak pendaki pemula yang nekat untuk mendaki gunung tinggi, padahal belum latihan apa-apa. Inilah salah satu penyebab terjadinya kecelakaan saat pendakian.

Kenapa nggak boleh langsung mendaki yang tinggi? Alasanya, apabila kamu seorang pendaki pemula dan nekat saja, maka yang terjadi badan akan kaget, mungkin bisa otot yang kena, hipotermia, sakit, dan hal-hal yang tidak diinginkan lainya.

Oleh karena itu cobalah terlebih dahulu mendaki gunung-gunung yang tidak terlalu tinggi guna membiasakan badan sebelum mendaki gunung yang tinggi. Berikut ini gunung di seputaran Jawa Tengah & Jogja rekomendasi saya untuk pendaki pemula.

Gunung Api Purba Nglanggeran

Bagi kalian yang tinggal di Jogja mungkin tidak asing lagi dengan gunung yang satu ini. Gunung Api Purba Nglanggeran terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut penelitian geologi Gunung Api Purba ini sudah ada sejak 60-70 Juta tahun silam. Jika biasanya gunung di kawasan Gunungkidul merupakan batuan cadas, berbeda dengan di kawasan Gunung Api Purba, kawasan Gunung Api Purba didominasi oleh aglomerat dan breksi gunung api.

Gunung Api Purba memiliki ketinggian 700 MDPL dan bisa didaki oleh pengunjung. Trek pendakian gunung ini cocok untuk pendaki pemula, karena tidak terlalu terjal dan banyak landainya. Tetapi juga jangan remehkan gunung ini, karena sepanjang pendakian akan melewati hutan yang masih asri dan suasananya singup. Kira-kira butuh waktu sekitar satu jam perjalanan untuk sampai ke puncak Gunung Api Purba.

Gunung Andong Magelang

Gunung Andong memiliki ketinggian 1.726 MDPL. Gunung yang terletak di perbatasan antara Magelang dan Salatiga ini memiliki tipe gunung berbentuk perisai. Karena gunung ini memiliki ketinggian yang cenderung rendah, maka gunung ini menjadi rekomendasi untuk pendaki yang masih pemula.

Trek pendakiannya cenderung menanjak, karena gunung ini berbentuk perisai. Tetapi tenang saja, tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke puncak, pengalaman saya mendaki Gunung Andong hanya memerlukan waktu sekitar dua jam, itu pun jalan dengan santai sambil sebats.

Baca Juga:

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang

Booking Lahan Camp di Gunung oleh Biro Open Trip Itu Nggak Masuk Akal, Sejak Kapan Gunung Jadi Lahan Milik Pribadi?

Gunung Andong memiliki enam jalur pendakian yang bisa dilalui, antaranya yaitu jalur pendakian Sawit, Pendem, Gugik, Temu, Kadusan, dan Sekararum Kembangan. Untuk kamu yang masih pemula, saya rekomendasikan lewat jalur Sawit, karena jalur pendakian ini menurut saya tidak terlalu terjal, dibandingkan dengan jalur lainya. Selain itu jalur pendakian Sawit juga terdapat warung-warung di setiap pos, jadi seumpama kamu lelah atau lapar di tengah pendakian, kamu bisa istirahat sambil makan dulu. Eh, ini niatnya mendaki apa kulineran?

Gunung Prau Wonosobo

Kalau gunung yang satu ini mungkin sudah familier di kalangan pendaki. Gunung yang terletak di kawasan dataran tinggi Dieng, Wonosobo ini selalu dibanjiri oleh pendaki–kebanyakan pendaki pemula. Mengingat trek gunung yang tidak terjal dan memiliki pesona pemandangan yang luar biasa.

Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 MDPL. Gunung yang satu ini berbentuk seperti perahu terbalik, ini menjadi alasan mengapa gunung ini dinamakan Prau/Prahu. Gunung Prau memiliki enam jalur pendakian, antara lain jalur pendakian Patak Banteng, Kali Lembu, Dieng Wetan, Dieng Kulon, Campurejo, dan Wates.

Saya sarankan bagi kamu yang masih pemula untuk mendaki lewat jalur Kali Lembu, mengingat jalur pendakian ini cenderung landai dan banyak bonusnya. Sementara jika kamu mencari jalur yang ramai, maka saya sarankan untuk mendaki lewat jalur Patak Banteng. Tetapi apabila kamu ingin mendaki lewat jalur Patak Banteng pada akhir pekan, sebaiknya urungkan niat karena jalur ini muacet poll. Bukan jalan rayanya tetapi jalur pendakiannya, kalau nggak percaya buktikan saja.

Tidak perlu waktu yang lama untuk sampai ke puncak. Sama seperti gunung Andong, pengalaman saya mendaki gunung Prau hanya membutuhkan waktu dua jam.

Itulah rekomendasi tiga gunung di seputaran Jawa Tengah dan Jogja versi saya untuk kamu yang masih pemula. Selamat mencoba dan jangan lupa jaga keselamatan.

BACA JUGA Prameks, Kereta Api Andalan Warga Jogja-Solo yang Berulang Kali Revolusi dan tulisan Adien Tsaqif Wardhana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 September 2020 oleh

Tags: Mendaki Gunungolahraga
Adien Tsaqif Wardhana

Adien Tsaqif Wardhana

Mburuh di sejarahkita.com

ArtikelTerkait

Joki Strava, Bukti Olahraga Lari Kini Semakin “Kejam” Mojok.co

Joki Strava, Bukti Olahraga Lari Kini Semakin “Kejam”

8 Juli 2024
8 Mitos Ngawur Seputar Olahraga, Cek Faktanya Terminal Mojok

8 Mitos Ngawur Seputar Olahraga, Cek Faktanya!

4 September 2022
Alasan Kenapa Kamu Harus Mendaki Gunung Gede Pangrango Minimal Sekali Seumur Hidup

Alasan Kenapa Kamu Harus Mendaki Gunung Gede Pangrango Minimal Sekali Seumur Hidup

11 Mei 2023
Bela Negara Itu Nggak Melulu Angkat Senjata dan Teriak NKRI Death Price, Rajin Olahraga dan Tidak Sakit Saja Itu Sudah Cukup!

Bela Negara Itu Nggak Melulu Angkat Senjata dan Teriak NKRI Death Price, Rajin Olahraga dan Tidak Sakit Saja Itu Sudah Cukup!

4 Juli 2023
5 Kasta Air Minum Kemasan Paling Cocok untuk Kalian yang Sedang FOMO Lari

Kasta Air Minum Kemasan Paling Cocok untuk Kalian yang Sedang FOMO Lari

2 September 2024
Perbedaan Mendasar Longboard dan Skateboard yang Serupa tapi Tak Sama mojok.co

Perbedaan Mendasar Longboard dan Skateboard yang Serupa tapi Tak Sama

4 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.