Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Rekomendasi 7 Film Horor dari Korea Selatan yang Sesuai dengan Ekspektasi Penonton Indonesia

Muhammad Sabilurrosyad oleh Muhammad Sabilurrosyad
15 Oktober 2021
A A
Rekomendasi 7 Film Horor Hantu-hantuan dari Korea Selatan terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sejujurnya, saya merasa Korea Selatan bukan negara yang memiliki obsesi pada film horor hantu-hantuan jika melihat kuantitasnya. Korea Selatan memang memiliki ciri khasnya tersendiri dalam memandang apa itu horor, khususnya konsep hantu dalam film horor.

Film-film horor Korea Selatan memang tidak selalu hantu-hantuan. Kadang, film horor di sana bersanding dengan berbagai genre seperti gore thriller, sci-fi, dan banyak mix genre lainnya. Hal itu bisa terlihat lewat film-film yang diklasifikasikan sebagai horor seperti I Saw The Devil, The Host, hingga Forgotten.

Menyoal hantu-hantuan, film Korea Selatan kadang tidak selalu bermaksud menakuti dengan sosok hantu. Kadang hantu-hantu tersebut adalah manifestasi akan sesuatu atau juga kendaraan dalam menyenggol isu tertentu. Seperti perwujudan dari rasa bersalah, soal dendam, mengenai ketidakberdayaan, hingga tekanan sosial.

Hal ini jelas agak berbeda dengan budaya tontonan horor di Indonesia yang memaknai cerita horor sebagai seru-seruan atau kadang sudah melebur dalam kepercayaan akan hal-hal mistis. Namun, bukan berarti penonton Indonesia tidak bisa menikmati sajian horor dari Negeri Ginseng. Mereka juga memiliki film horor hantu-hantuan yang sesuai dengan ekspektasi penonton Indonesia. Berikut 7 rekomendasi film horor dari Korea Selatan:

#1 The Wailing

The Wailing sampai saat ini masih saya anggap sebagai film horor Korea Selatan terbaik. Bercerita soal suatu desa yang sedang mengalami berbagai kejadian aneh, mulai dari wabah, masalah kerasukan, kutukan, kematian, dan berbagai macam hal aneh lainnya. Film ini juga menyoroti perdukunan Korea Selatan.

Film ini begitu sabar dan rapi baik dalam membangun cerita maupun keseraman. The Wailing berhasil menciptakan situasi yang depresif nan frustasi, seolah-olah penonton pun merasa ikut tidak berdaya. 

Film ini juga bermain dengan misteri dan twist, suatu aspek yang menjadi daya keunggulan film-film Korea Selatan pada umumnya. Sehingga, selain mendapatkan keseraman yang unik dan cerita yang rapi, kita juga akan menikmati alur misteri yang cukup seru mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

#2 A Tale of Two Sisters

Film ini termasuk dalam film horor yang slow burn, di mana alur berjalan lambat agar lebih menekankan pada suasana dan kedalaman karakter. Film ini sukses sebagai psychological horror drama dengan menonjolkan kesan atmosfer menakutkan.

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

Bercerita mengenai dua bersaudari, Su Mi dan Su Yeon, yang baru kembali dari rumah sakit jiwa. Sayangnya, mereka disambut kurang menyenangkan oleh ibu tirinya, karena memang mereka memiliki masalah. Di tengah situasi tersebut, kedua saudara itu menyadari ada sesuatu di rumah mereka.

#3 Whispering Corridor

Whispering Corridors adalah salah satu film yang penting untuk Korea Selatan. Selain dianggap sebagai pionir film horor sekolahan, film yang rilis pada gelombang awal kebangkitan film Korea Selatan ini memiliki isu-isu penting mengenai dunia pendidikan di sana, khususnya soal isu bullying, perilaku abusive para pendidik, dan soal kerasnya persaingan di sana.

Selanjutnya, film ini berkembang jadi seri film populer di Korea yang kini sudah mencapai 6 film. Namun, keenamnya tidak memiliki kesinambungan cerita, alias sebuah seri dengan cerita antologi dengan latar sekolah dan pendidikan sebagai benang merahnya.

Whispering Corridors menceritakan teror di sekolahan yang membuat karyawannya mati satu per satu. Hal ini berkaitan dengan pembalasan dendam akan peristiwa kelam di masa lalu.

Meski film ini masih punya kekurangan teknis di sana sini, bagi saya film ini tetap memiliki sisi lebih lainnya. Yaitu soal bagaimana film ini jadi dianggap penting akan konteksnya sebagai pionir film horor modern korea dengan berbagai isu penting didalamnya mengenai dunia pendidikan.

#4 Gonjiam: Haunted Asylum

Sebuah film horor dengan kemasan found footage biasanya akan ampuh menciptakan kehebohan bagi penontonnya. Oleh karena itulah Gonjiam: Haunted Asylum cocok ditonton bareng-bareng buat seru-seruan.

Bercerita mengenai sekelompok YouTuber yang ingin membuat konten horor dengan cara mengeksplor Rumah Sakit Jiwa Gonjiam. Rumah sakit terbengkalai ini memiliki kisah masa lalu yang kelam, sehingga ada desas desus menyeramkan yang menyelimuti rumah sakit jiwa ini.

Pada awalnya, penonton harus bersabar menghadapi tingkah para pemeran film yang menyebalkan dan berisik. Namun, menjelang akhir, penonton akan mendapatkan keseruan yang menyenangkan.

#5 #Alive

Saya tidak akan merekomendasikan Train to Busan karena rasanya semua orang sudah tahu film ini. Namun, saya punya film zombie lain untuk direkomendasikan. 

#Alive bercerita mengenai Oh Joon Woo yang menghadapi perubahan dunia yang cepat, yaitu berubahnya orang-orang menjadi zombie. Uniknya, dia harus menghadapi bencana ini dengan berdiam diri dan melindungi diri di apartemennya.

Dengan sensasi ruangan terbatas, film zombie ini memiliki sensasi yang cukup menghibur dengan keterbatasan ruangnya. Sayang, bagi saya film ini tidak memanfaatkan semua potensi unik dan terbaiknya. Meski begitu film horor ini tetap asyik untuk ditonton beramai-ramai,

#6 Whispering Corridors 3: Wishing Stairs

Film ini termasuk dalam bagian seri Whispering Corridors. Tapi, ceritanya tidak nyambung karena ini adalah seri film antologi mengenai kehidupan sekolah Korea Selatan.

Kali ini, cerita menyoroti soal mitos tangga keramat yang ada di sekolah tersebut. Katanya, jika kamu menaiki tangga dan berhasil menginjak tangga ke-29 di ujung, maka kamu punya kesempatan untuk mewujudkan keinginan. Sayangnya, terkabulnya keinginan bukanlah jalan keluar masalah, malah menimbulkan masalah lain. 

Bagi saya, ini adalah film terbaik ketimbang seri Whispering Corridors lainnya. Alasannya, Whispering Corridors 3: Wishing Stairs memiliki cerita dan elemen horor yang solid jika dibandingkan seri lainnya.

#7 Warning: Do Not Play

Warning: Do Not Play bercerita tentang sutradara yang ingin membuat film horor. Dalam proses mencari inspirasi, dia mendengar rumor soal film horor yang dilarang 8 tahun lalu. Hal itu membuat sutradara tersebut terjebak dalam obsesinya, dan mengarahkannya pada kasus-kasus yang janggal nan mengerikan.

Sebenarnya ini film horor yang standar dan normal, bahkan klise. Meski begitu, bagi saya film ini tetap memiliki cerita yang cukup menarik dan punya beberapa momen yang berhasil bikin saya takut.

Itulah 7 film horor yang bisa kalian nikmati dari Negeri Ginseng. Semoga saja 7 rekomendasi film di atas dapat memenuhi ekspektasi penonton Indonesia. Kalau kalian punya rekomendasi film horor Korea Selatan lainnya, silakan beri tahu di kolom komentar, ya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2021 oleh

Tags: Film Korea SelatanhantuHororpilihan redaksirekomendasi film
Muhammad Sabilurrosyad

Muhammad Sabilurrosyad

Tukang nonton.

ArtikelTerkait

Ketemu Monyet hingga Kuliner Pinggir Jurang, Hal-hal yang Wajar di UNNES, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain Mojok.co alasan masuk unnes

Ketemu Monyet hingga Kuliner Pinggir Jurang, Hal-hal yang Wajar di UNNES Semarang, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain

5 September 2025
Lika-liku Sopir Jenazah: Sengaja "Mengantar" Hantu karena Gabut dan Sering Ditolak Jadi Talent Uji Nyali

Lika-liku Sopir Jenazah: Sengaja “Mengantar” Hantu karena Gabut dan Sering Ditolak Jadi Talent Uji Nyali

17 Februari 2024
Rekomendasi Tempat Wisata Jogja yang Romantis dan Penuh Ketimpangan terminal mojok.co

Rekomendasi Tempat Wisata Jogja yang Romantis dan Penuh Ketimpangan

4 November 2021
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh 

9 Mei 2025
Saya Nggak Menyesal Membeli Honda Vario 125 2013

Honda Vario 125 2013, Motor yang Nggak Saya Sesali Pembeliannya

24 Juli 2023
Di Mie Gacoan, Kita Nggak Antre Nungguin Pesanan Datang, Kita Antre Nungguin Orang Selesai Makan

Mie Gacoan Bikin Saya Antre Nungguin Orang Lain Selesai Makan, Bukan Antre Nungguin Pesanan Datang

27 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

1 Agustus 2026
7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya Mojok.co

7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya

30 Juli 2026
3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal Mojok.co

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

26 Juli 2026
Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu Mojok.co

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

26 Juli 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.