Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Refraksionis Optisien Dikira Perawat padahal Job Desc-nya Beda

Jarot Sabarudin oleh Jarot Sabarudin
19 Juni 2024
A A
Refraksionis Optisien Dikira Perawat padahal Job Desc-nya Beda

Refraksionis Optisien Dikira Perawat padahal Job Desc-nya Beda (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

“Maaf, Bu, saya bukan perawat. Saya refraksionis,” kata-kata itulah yang terucap dari mulut teman saya ketika seorang pasien bertanya apakah teman saya ini perawat atau bukan. Oh ya, mungkin di antara kita belum banyak yang tahu apa itu refraksionis. Jadi, refraksionis optisien atau sering disebut refraksionis adalah setiap orang yang telah lulus dari pendidikan formal refraksi optisi/optometri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Peraturan ini mengatur bahwa refraksionis optisien harus mengantongi ijazah refraksionis optisien/optometris serta telah mendapatkan pengakuan kompetensi yang dibuktikan dengan Surat Tanda Registrasi Refraksionis Optisien/Optometris.

Lulusan refraksi optisi ini masih jarang di Indonesia, makanya belum banyak orang yang tahu. Padahal lapangan pekerjaannya masih terbuka luas. Profesi ini bisa dijumpai di rumah sakit umum, rumah sakit khusus mata, klinik khusus mata, optik, dan sejenisnya. Mengutip laman lldikti5.kemdikbud.go.id, secara nasional program studi Optometri D3 baru ada 6 di seluruh Indonesia. Jumlah yang sangat sedikit dibanding jurusan vokasi lainnya, kan.

Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang pekerjaan refraksionis optisien. Mereka adalah orang-orang yang berwenang melakukan pemeriksaan mata dasar, pemeriksaan refraksi, menetapkan hasil pemeriksaan, menyiapkan juga membuat lensa kacamata atau lensa kontak.

Mengenal apa itu refraksi optisi

Sebelum membahas lebih jauh soal profesi refraksionis, sebaiknya kita cari tahu dulu mengenai refraksi optisi. Jadi, refraksi optisi adalah sebuah cabang keilmuan yang mempelajari ilmu yang berkaitan tentang kesehatan mata. Nah, profesi ini nantinya akan berkolaborasi dengan dokter spesialis mata.

Dalam proses pelayanannya, seorang refraksionis optisien akan memberikan layanan mulai dari pemeriksaan hingga dokumentasi yang dituangkan dalam rekam medis.

Jumlah lulusannya masih sedikit padahal peluang kerjanya terbuka lebar

Seperti yang saya bilang sebelumnya, di Indonesia jumlah akademi atau universitas yang membuka program studi Refraksi Optisi masih sangat jarang, hanya ada 6 secara nasional. Jumlah yang sedikit itu tentunya berpengaruh terhadap jumlah lulusannya, dong.

Di tempat saya bekerja saja, refraksionis optisien hanya ada 2 orang dan mendampingi 6 dokter spesialis mata. Beda dengan perawat yang jumlah lulusannya ribuan. Padahal peluang kerja refraksionis masih terbuka lebar, lho.

Misalnya saja di kota besar seperti Jakarta. Bayangkan ada berapa jumlah rumah sakit mata, klinik khusus mata, dan optik di sana. Kalaupun tinggal di kota kecil, seorang refraksionis optisien masih berpeluang kerja di optik-optik yang ada di sana. Banyak kan peluangnya.

Baca Juga:

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

7 Dosa Besar Optik yang Bikin Pelanggan Minggat

Refraksionis optisien sering dianggap perawat

Seperti yang saya ceritakan di atas, seorang refraksionis optisien kerap dianggap perawat oleh para pasien. Mungkin karena tugas mereka juga mendampingi dokter seperti perawat pada umumnya ya, jadi pasien banyak yang salah kaprah.

Padahal kalau mau lebih jelas, dokter yang didampingi adalah dokter spesialis mata. Hanya dokter mata, ya, bukan dokter spesialis lainnya. Terlepas dari seragam yang dipakai seorang refraksionis yang sama seperti perawat, di beberapa rumah sakit pun masih ada yang menggolongkan profesi ini ke dalam komite keperawatan. Padahal mereka punya organisasi profesi sendiri, tidak menyatu dengan perawat. Refraksionis harusnya masuk ke dalam komite nakes lain yang isinya seperti fisioterapi, perekam medis, radiografer, dll.

Itulah sedikit cerita mengenai refraksionis optisien. Profesi yang sering dianggap sama seperti perawat padahal tugasnya jauh berbeda. Oh ya, peluang kerja lulusan Refraksi Optisi ini juga masih bagus, lho, bisa jadi pertimbangan adik-adik yang bingung mau kuliah jurusan apa. Coba pikir-pikir lagi, nggak ada salahnya masuk jurusan ini, kok.

Penulis: Jarot Sabarudin
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Hal-hal yang Akan Terjadi Jika Seluruh Perawat Beneran Mogok Kerja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juni 2024 oleh

Tags: dokter matakacamataklinik matamataoptikrefraksi optisirefraksionis optisienrumah sakit mata
Jarot Sabarudin

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

ArtikelTerkait

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

8 Januari 2026
3 Keapesan yang Cuma Dirasakan Orang Berkacamata. Yang Sabar, Bos! terminal mojok.co

3 Keapesan yang Cuma Dirasakan Orang Berkacamata. Yang Sabar, Bos!

5 November 2020
Harga Kacamata Jutaan Memang Sebanding dengan Kualitasnya, Nggak Usah Heran

Harga Kacamata Jutaan Memang Sebanding dengan Kualitas, Nggak Usah Heran

3 Desember 2023
Hantu Itu Bernama Ablasio Retina, Mengerikannya Saat Tak Terlihat

Hantu Itu Bernama Ablasio Retina

31 Juli 2023
Beberapa Momen yang Bikin Saya Sadar bahwa Menjadi Orang Berkacamata Itu Nggak Enak Terminal Mojok

Beberapa Momen yang Bikin Saya Sadar Pakai Kacamata Itu Nggak Enak

21 Desember 2020
Bingung Memilih Frame Kacamata yang Cocok? Pakai FaceApp!

Bingung Memilih Frame Kacamata yang Cocok? Pakai FaceApp!

29 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Sisi Gelap Solo: Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti, Katanya Serba Murah tapi Kini Cuma Dongeng

11 Januari 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

12 Januari 2026
4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.