Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Pengalaman Rawat Inap BPJS Kelas 3, Kenalan dengan Pasien Sekamar Berakhir Jadi Kawan

Erfransdo oleh Erfransdo
28 Mei 2025
A A
Rawat Inap BPJS Kelas 3 Nggak Seburuk Bayangan Saya. Awalnya Terganggu Kelamaan Malah Jadi Akrab dengan Pasien Lain Mojok.co

Rawat Inap BPJS Kelas 3 Nggak Seburuk Bayangan Saya. Awalnya Terganggu Kelamaan Malah Jadi Akrab dengan Pasien Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak pernah terbayang sebelumnya, saya harus rawat inap di rumah sakit selama seminggu. Saya menggunakan layanan BPJS Kelas 3, itu mengapa saya dirawat di ruangan bersama dengan pasien yang lain. Awalnya saya merasa terganggu karena lalu-lalang orang yang membesuk pasien lain. Namun, lama kelamaan saya merasa nyaman karena ada teman. Setidaknya hari-hari di rumah sakit, terutama di malam hari, jadi tidak begitu menakutkan. 

Perasaan nyaman itu ternyata tidak saya rasakan sendiri. Ibu saya yang menemani selama rawat inap juga merasakan hal yang sama. Kami jadi tidak begitu kesepian. 

#1 Jadi kenal pasien dan keluarga pasien sebelah

Menjadi peserta BPJS kelas 3 membuat saya dan ibu (yang menemani saya di rawat inap) menjadi kenal dengan pasien di sebelah kasur saya. Meskipun awalnya canggung tidak ada obrolan, tapi waktu (dan mungkin kesamaan nasib) membuat keluarga saya dan keluarga pasien lain membangun sebuah percakapan. Mulai dari menanyakan alamat tempat tinggal sampai keluhan dari pasien yang dirawat. Dari situ mulailah terbangun keakraban antara sesama keluarga pasien termasuk pasien meskipun terbilang singkat.

Awalnya saya berpikir jika dirawat di ruangan rawat inap sendirian pasti akan tenang dan leluasa. Namun, saya kembali berpikir meskipun lebih tenang dan leluasa pasti akan kesepian juga. Nyatanya dirawat inap BPJS kelas 3 tidak semenyedihkan itu jika kita bisa membangun kekeluargaan dengan pasien lain meskipun ada risiko tertular penyakit dari pasien yang berbeda.

#2 Bisa meminjam barang atau titip makanan secara bergantian

Salah satu keuntungan menginap di ruangan BPJS kelas 3 bisa meminjam barang seperti sajadah apabila lupa membawa seperti yang ibu saya lakukan. Begitu pula sebaliknya, keluarga pasien lain atau pasien juga bisa meminjam barang yang urgen atau sekadar meminta air untuk minum.

Selain meminjam barang, kami juga bisa bergantian untuk menitip membeli makanan yang biasanya selalu ada di depan rumah sakit. Entah itu menitip membeli bubur, makanan ringan, atau membeli keperluan lain. Kami pun sering makan bersama jika makanan sudah datang, layaknya seperti keluarga di rumah.

#3 Merasa kehilangan jika pasien di sebelah diperbolehkan pulang duluan

Hal yang bikin saya was-was ketika pasien di sebelah saya sudah diperbolehkan pulang oleh dokter, sementara saya masih harus tinggal di kasur rumah sakit. Ingin rasanya pulang bersama karena saya akan kehilangan satu “keluarga” yang hampir tiap hari selalu berbincang.

Jika ada pasien lain di sebelah rasanya cukup tenang terlebih saat waktu sudah memasuki malam hari. Adanya pasien lain membuat suasana menjadi tidak sepi mengingat banyak “cerita aneh” di rumah sakit. Jika di ruangan rawat inap hanya sendirian, tentu saat malam hari suasananya pasti sepi dan bikin takut dengan hal-hal yang tidak bisa dijelaskan.

Baca Juga:

Pengalaman Saya Melihat Langsung Pasien yang Malah Curiga dan Trauma ketika Berobat ke Puskesmas

Jalan Sompok, Jalan yang Bikin Warga Semarang Tetap Sehat karena Banyak Dokter Praktik di Sini

Itulah beberapa hal yang saya rasakan ketika dirawat di rumah sakit BPJS kelas 3. Meskipun dirawat sungguh tidak enak karena harus diinfus dan makan makanan rumah sakit, namun di baliknya ada sebuah kekeluargaan yang terjalin meskipun hanya beberapa hari.

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Punya Rumah Dekat Kos Putri Itu Menderita, tapi Banyak Orang Nggak Menyadarinya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2025 oleh

Tags: bpjsBPJS Kelas 3pasienrumah sakit
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Daripada Main Hajar Begitu Aja, Mending Komplain dengan Cara Santuy Berikut Ini

Daripada Main Hakim Sendiri, Mending Komplain dengan Cara Santuy Berikut Ini

17 April 2021
BPJS MOJOK.CO

BPJS Naik, Cara Pemerintah Menguji Kesabaran Masyarakat Indonesia

5 Juli 2020
FAQ yang Sering Diajukan Keluarga Pasien kepada Perawat Terminal Mojok

FAQ yang Sering Diajukan Keluarga Pasien kepada Perawat yang Sedang Tugas

15 Januari 2021
Hal yang Perlu Saya Kritisi terhadap Setting Rumah Sakit di Sinetron atau FTV terminal mojok.co

Hal yang Perlu Saya Kritisi terhadap Setting Rumah Sakit di Sinetron atau FTV

2 Februari 2021
6 Manfaat Aplikasi Mobile JKN yang Jarang Diketahui

6 Manfaat Aplikasi Mobile JKN yang Jarang Diketahui

28 Februari 2022
BPJS Adalah Masa Depan, Abaikan Nakes TikTok yang Menghina BPJS

Antara Jengkel dan Salut Menghadapi Penjenguk Orang Sakit yang Datang Beramai-ramai

31 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
Alas Purwo Banyuwangi Itu Nggak Semenyeramkan Itu kok, Kalian Aja yang Lebay alas roban

Alas Roban Terkenal Angker, tapi Alas Purwo Lebih Misterius dan Mencekam

19 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.