Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Menangani Keseleo Tanpa Harus ke Rumah Sakit

Kamarul Arifin oleh Kamarul Arifin
16 April 2023
A A
Menangani Keseleo Tanpa Harus ke Rumah Sakit

Menangani Keseleo Tanpa Harus ke Rumah Sakit (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tiba-tiba keseleo padahal rumahmu jauh dari rumah sakit? Coba tangani dengan beberapa cara berikut ini.

Keseleo adalah cedera yang terjadi pada ligamen, berupa terulurnya ligamen secara berlebih (over strech) yang dalam bahasa medisnya dikenal dengan istilah sprain. Ligamen merupakan jaringan ikat yang bentuknya seperti pita dan bersifat elastis, yang berfungsi sebagai pengikat/penghubung antar tulang sehingga terjadi stabilitas sendi.

Anggota tubuh yang paling sering mengalami keseleo adalah pergelangan kaki, makanya disebut dengan sprain ankle. Penyebab sprain ankle paling sering akibat salah menumpu saat berjalan atau berlari.

Keseleo sering kali dianggap sebagai cedera yang sepele. Padahal jika penanganannya kurang tepat akan membuat pergelangan kaki kita mengalami keseleo berulang atau gampang kambuh. Selain itu, penanganan yang salah juga bisa berakibat berkurangnya lingkup gerak sendi, penurunan keseimbangan, dan kemampuan fungsional dari pergelangan kaki.

Sebenarnya penanganan keseleo cukup sederhana dan tidak memerlukan bantuan tenaga kesehatan atau pergi ke rumah sakit. Asalkan, prinsipnya benar dan sesuai dengan ilmu kedokteran/kesehatan modern.

Menangani keselo yang bisa diterapkan sendiri di rumah

Prinsip penanganan keseleo berdasarkan keilmuwan fisioterapi yang dapat diterapkan sendiri di rumah tanpa harus ke rumah sakit adalah “Do POLICE No HARM”. “Do POLICE No HARM” adalah beberapa langkah yang perlu dilakukan dan tidak boleh dilakukan saat mengalami keseleo. POLICE artinya Protection, Optimal Loading, Ice, Compression, dan Elevation. Agar lebih mudah dimengerti, berikut penjelasannya:

Pertama, Protection. Artinya, kita diminta untuk memastikan cedera aman (tidak terprovokasi), memastikan tidak ada luka, jika terdapat luka dibersihkan terlebih dahulu, dsb.

Kedua, Optimal loading, yakni memberikan latihan dan beban pada cedera sesuai kemapuan pasien. Semisal keseleo pada pergelangan kaki, maka lakukan gerakan-gerakan pada pergelangan kaki (menekuk-mendorong, dll.) dengan diberikan sedikit tahanan.

Baca Juga:

Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya “Menolak” dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

Jalan Sompok, Jalan yang Bikin Warga Semarang Tetap Sehat karena Banyak Dokter Praktik di Sini

Nah, tahapan penting berikutnya adalah Ice. Di sini kita bisa memberikan kompres es (es batu dihancurkan lalu dibungkus plastik) kemudian tempelkan pada area yang cedera atau bisa juga lakukan ice massage (usapkan es batu pada area cedera). Kompres es atau ice massage dilakukan selama 10-15 menit. Kompres es dan ice massage ini berfungsi untuk mengurangi nyeri dan bengkak, meskipun ketika diaplikasika diawal justru meningkatkan rasa nyeri.

Keempat, Compression, yaitu memberikan sedikit penekanan. Kompresi dapat membantu meingkatkan proses vaskularisasi sehingga dapat mengurangi bengkak. Penekanan dapat dilakukan bersamaan dengan pemberia kompres es atau ice massage. Kompresi dapat dilakukan bersamaan dengan kompres es, yaitu dengan cara setelah ice pack/gel pack ditempelkan pada area cedera dibalut dengan bandage atau plastic wrap. Sedangkan ketika ice massage otomatis sudah terdapat kompresi.

Terakhir, elevation, yaitu memposisikan area yang cedera lebih tinggi dari jantung. Hal ini dapat membantu mempercepat mengurangi bengkak.

Hal yang tidak boleh dilakukan saat keseleo

Nah, selain Do POLICE tadi, jangan lupa dengan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan atau yang dikenal dengan istilah No HARM, yaitu Hot/heat, Alcohol, Re-injury, dan Massage.

Pertama, Hot/heat berarti jangan memberikan sesuatu yang panas atau menimbulkan rasa panas pada area cedera. Misalnya dilarang memberikan balsem, koyo, dan semacamnya apalagi minyak panas atau air panas. Intinya jangan memberikan sesuatu yang menimbulkan rasa panas karena bisa meningkatkan pembengkakan.

Kedua, No Alcohol. Mengonsumsi alkohol akan meningkatkan pendarahan dan pembengkakan, serta dapat menghambat proses pemulihan. Karena alkohol juga dapat mengurangi kepekaan akan rasa sakit dari cedera, sehingga memperparah cedera yang dialami.

Ketiga, No Re-injury, artinya hindari aktivitas atau kegiatan yang dapat membuat cedera lebih parah.

Nah ini yang paling penting, No Massage alias no pijat-pijat. Pemijatan pada area cedera dapat meningkatkan pendarahan dan pembengkakan. Pemijatan pada area cedera tentunya meningkatkan kerusakan pada jaringan lunak. Sebab, bengkak merupakan tanda adanya peradangan (luka).

Bayangkan anggota tubuh luka kemudian dipijat, ditekan-tekan, apa yang akan terjadi? Jadi, pemijatan pada keseleo sama saja dengan menambah luka di atas luka.

Selain itu, pemijatan pada ligamen yang mengalami sprain alias keseleo akan mengakibatkan ligamen semakin molor dan kendor, sehingga sendi menjadi tidak stabil dan rawan mengalami cedera berulang alias gampang keseleo. Itulah mengapa orang yang mengalami keseleo kemudian dipijat sering kali gampang mengalami keseleo berulang kali.

Harus tuntas agar penyembuhan maksimal

Penanganan keseleo juga harus benar-benar tuntas agar penyembuhan benar-benar maksimal dan pasien bisa beraktivitas sebagaimana semula. Hilangnya rasa nyeri bukan berarti penanganan keseleo sudah selesai.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama latihan peningkatan kekuatan otot untuk kompensasi dari ligamen yang kehilangan daya elastisitasnya. Selain itu, perlu juga dilakukan latihan untuk meningkatkan lingkup gerak sendi dan latihan keseimbangan.

Penulis: Kamarul Arifin
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Keseleo, Musibah “Sepele” yang Amat Menyebalkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 April 2023 oleh

Tags: cederakeseleorumah sakit
Kamarul Arifin

Kamarul Arifin

Home Brewer yang pernah menempuh pendidikan fisioterapi dan psikologi.

ArtikelTerkait

Hal yang Perlu Saya Kritisi terhadap Setting Rumah Sakit di Sinetron atau FTV terminal mojok.co

Hal yang Perlu Saya Kritisi terhadap Setting Rumah Sakit di Sinetron atau FTV

2 Februari 2021
5 Hal Tak Terduga Saat Patah Tulang Terminal Mojok

5 Hal Tak Terduga yang Terjadi Saat Patah Tulang

16 Oktober 2022
virgil van dijk cedera liverpool mojok

Alasan Terselubung Pemberitaan Virgil van Dijk yang Cedera Terkesan Berlebihan

22 Oktober 2020
Berlomba Mengutuk BPJS, Padahal yang Buruk Pelayanan Rumah Sakitnya

Berlomba Mengutuk BPJS, padahal yang Buruk Pelayanan Rumah Sakitnya

25 Oktober 2022
bangku bakso bangku plastik lion star mojok.co

Mengamati Perilaku Orang yang Pasti Menggeser ‘Bangku Bakso’ setiap Mau Duduk

6 Juni 2020
BPJS Adalah Masa Depan, Abaikan Nakes TikTok yang Menghina BPJS

Antara Jengkel dan Salut Menghadapi Penjenguk Orang Sakit yang Datang Beramai-ramai

31 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Punya Usaha Warung di Desa Harus Siap dengan Risiko Banyak Orang Ngutang yang Entah Kapan Dibayarnya

9 Juni 2026
Blora Bukan Tempat Tinggal yang Tepat untuk 4 Orang Ini

Mampukah Blora Bangkit dari Julukan Pelosok dan Daerah Tersepi?

10 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Stasiun Delanggu Klaten, Stasiun Mungil Andalan Warlok Pelaju Solo-Jogja Mojok.co

Stasiun Delanggu Klaten, Stasiun Kecil yang Besar Jasanya bagi Warlok Pelaju Solo-Jogja

13 Juni 2026
Kenangan Main Bola di Lapangan Grass Block Sisi Timur Alun-Alun Kota Batu yang Kini Sudah Tiada Mojok.co

Kangen Main Bola di Lapangan Grass Block Sisi Timur Alun-Alun Kota Batu yang Kini Sudah Lenyap

15 Juni 2026
Drama Tumbler di XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

Drama Tumbler di Bioskop XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

12 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.