Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Rahasia Menuang Saus Botol Kaca Tanpa Bikin Emosi Jiwa

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
10 Mei 2023
A A
Rahasia Menuang Saus Botol Kaca Tanpa Bikin Emosi Jiwa

Rahasia Menuang Saus Botol Kaca Tanpa Bikin Emosi Jiwa (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang membuat kalian merasa ilfil saat berada di warung bakso atau mi ayam? Tempatnya? Pelayanannya? Atau sesederhana seperti menemukan saus botol kaca di atas meja? Ups, ralat. Keberadaan saus botolan di warung bakso atau mi ayam sejatinya bukanlah hal yang sederhana. Nyatanya, si saus botol ini memang kerap membawa bencana. Semua berawal dari si saus yang susah dikeluarkan dari wadahnya. Ehhh, begitu bisa dituang, muncrat nggak kira-kira.

Pernah mengalaminya? Beberapa waktu lalu teman saya sendiri pernah mengalaminya. Tepat di depan mata saya, saus yang dia tuang meledak, tumpah memenuhi mangkok, sesaat setelah dia menabok bagian bawah saus botolan. Mengsedih.

Saus botol sudah ada sejak dulu

Meskipun menyebalkan, ternyata, botol kaca sudah jadi leluhur dalam hal pengemasan saus. Bisa jadi hal tersebut berkaitan dengan sejarah panjang nenek moyang kita yang gemar mengarungi samudera. Kaitannya dengan pengemasan bahan makanan adalah butuh wadah yang tertutup rapat supaya dapat memperpanjang usia bahan makanan yang dibawa. Maklum, kala itu ilmu pengemasan dan teknik pengawetan bahan makanan belum secanggih sekarang. Maka, jadilah botol kaca dipilih sebagai solusi mengemas saus.

Barulah sering berjalannya waktu, manusia dengan kepintaran yang dimiliki mulai melakukan inovasi. Hasilnya, bisa kita lihat di etalase toko atau supermarket. Tampak beberapa varian kemasan saus di sana. Mulai dari kemasan jeriken buat abang-abang bakulan hingga kemasan sachet buat si paling ekonomis. Tapi, ya tetep saja meski saus sudah tersedia dalam banyak varian kemasan, saus botol kaca masih saja berkeliaran di warung bakso dan mi ayam. Bikin resah aja.

Nah, daripada senewen tiap kali melihat ada saus botol kaca di warung bakso, mari kita belajar untuk berdampingan dengan kenyataan. Berikut, rahasia menuang saus dari botol kaca tanpa bikin emosi jiwa.

Kocok adalah kunci utama

Rahasia pertama menuang saus dari dalam wadah botol kaca tanpa emosi jiwa adalah dengan mengocok botolnya. Penjelasan ilmiahnya kurang lebih begini:

Pada saus, ada partikel solid yang menempel satu sama lain. Partikel tersebut membentuk jaringan yang sifatnya kuat. Nah, mengocok botol dengan baik dapat berfungsi untuk menyebar partikel yang solid tadi. Dengan partikel yang sudah tersebar, urusan menuangkan saus dapat berjalan dengan mudah. Persis seperti pepatah bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.

Eits, tapi kocok bukan sembarang kocok, ygy. Saat mengocok botol saus, pastikan tutup botolnya masih terpasang. Mengocok botol tanpa tutup adalah kesia-siaan yang nyata. Hayo, yang ngakunya anak IPA. Masih ingat hukum fluida nggak?

Baca Juga:

5 Dosa Warung Bakso yang Bikin Hilang Nafsu Makan, Bahkan Sebelum Sendok Pertama

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

Tepuk leher botol

Setelah dikocok dengan baik, langkah selanjutnya adalah buka tutup botol lalu balik dan miringkan botol perlahan dalam posisi 45 derajat. Yang terjadi pada saat botol dibalik adalah polimer pada saus akan terjerat. Akibatnya, partikel saus jadi lebih tebal sehingga susah untuk mengalir. Maka, yang harus kita lakukan adalah memberinya sedikit dorongan, yaitu dengan cara menepuk pada bagian leher botol. Ingat, yang dipuk-puk bagian leher botol, Gaes, bukan bagian pantat botol.

Penjelasannya begini. Ketika yang digedor adalah pantat botol, pengurai polimer pada saus akan terlepas. Hasilnya, saus akan mencair. Kemudian terciptalah aliran yang sangat cepat dan tidak terkendali. Dengan kata lain, muncrat, Gaes. Lain cerita jika yang diketuk adalah bagian lehernya. Kita jadi punya kendali yang lebih baik terhadap aliran saus sehingga bisa meminimalisir terjadinya pertumpahan darah, eh, saus.

Rahasia lainnya: air panas dan sumpit

Jika setelah dikocok dan ditepuk leher botolnya saus tidak kunjung mau turun, maka hanya ada dua kemungkinan. Pertama, sausnya habis. Kedua, sausnya sudah terlalu padat. Untuk kemungkinan yang pertama, solusinya sudah jelas. Sedangkan untuk kemungkinan yang kedua, kita bisa menggunakan air panas untuk mengurai kepadatan si saus.

Caranya cukup tuangkan sedikit saja air panas ke dalam botol saus. Lalu tutup rapat kembali botol untuk dikocok. Atau kalau males mau ngocok, bisa pakai sumpit yang ada di meja untuk mengaduk bagian dalam botol. Baru kemudian botol dibalik dan dimiringkan 45 derajat.

Gimana? Ternyata mudah, bukan?

Cuma butuh sedikit trik kok untuk bisa menaklukkan saus botol. Kuncinya satu, jangan grasak-grusuk. Atau, jika trik di atas masih terlalu sulit untuk kalian pahami, ada satu cara lagi yang praktis, yaitu lambaikan tangan. Dahlah, minta bantuan aja ke abang penjual baksonya. Dijamin, abang tukang bakso sudah khatam untuk urusan menuangkan saus dengan mulus. Nggak apa-apa ngrepotin sedikit. Lagian salah abangnya juga, sih. Hari gini kok masih saja pakai saus botol kaca? Kaya nggak pernah lihat ada botol saus refill-an aja.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Rekomendasi Saus Sesuai Selera dengan Variasi Rasa yang Bikin Ketagihan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2023 oleh

Tags: Baksomi ayamsaussaus botol
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Ini Ciri-ciri Warung Mi Ayam Enak di Jogja terminal mojok.co

Ciri-ciri Warung Mi Ayam yang Enak di Jogja

4 Oktober 2021
5 Warung Bakso di Kota Batu yang Wajib Dicoba

5 Warung Bakso di Kota Batu yang Wajib Dicoba

28 Juli 2022
Cilok, Makanan "Sepele" yang Menguasai Banyuwangi dan Penjuru Indonesia Lainnya franchise cilok

Cilok, Makanan “Sepele” yang Menguasai Banyuwangi dan Penjuru Indonesia Lainnya

20 Oktober 2023
Bakso Cak Bogang: Kuliner Andalan Mahasiswa Surabaya Selatan yang Nggak Cari Cuan, tapi Cari Amal Mojok.co

Bakso Cak Bogang: Kuliner Andalan Mahasiswa Surabaya Selatan yang Nggak Cari Cuan, tapi Cari Amal

10 Desember 2023
Cilok Bakso, Inovasi Paling Aneh dan Cenderung Menyalahi Kodrat

Cilok Bakso, Inovasi Paling Aneh dan Cenderung Menyalahi Kodrat

9 Oktober 2024
4 Mi Ayam Kota Depok yang Enak Banget terminal mojok.co

4 Mi Ayam Kota Depok yang Enak Banget

16 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot Mojok.co

4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot

1 Mei 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Cerita Lulusan Termuda S2 UGM, Berhasil Kantongi Gelar Sarjana Kedokteran dan Kesmas sebelum Usia 25 Tahun
  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nasib Gen Z: Sudah Susah, Malah Serbasalah hingga Dicap “Gila” padahal Hadapi Krisis dan Hanya Mencoba Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.