Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Rahasia Dominasi Batak di Indonesian Idol

Aditya Mahyudi oleh Aditya Mahyudi
21 Desember 2020
A A
musik haram backST 12 indonesian idol menyanyi konser mojok

indonesian idol menyanyi konser mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesian Idol adalah ajang kompetisi bernyanyi tingkat dunia yang berfokus pada dunia tarik suara. Berbagai kontestan dari seluruh penjuru tanah air rela bersaing untuk memperebutkan gelar juara Indonesian Idol dengan cara menunjukkan bakat vokal terbaiknya di hadapan dewan juri dan penonton. Walaupun sudah tampil percaya diri semaksimal mungkin, mereka sangat khawatir saat mendengar kata sakral khas Indonesian Idol yaitu “Indonesia Memilih” dari mulut host Indonesian Idol. Mereka takut berada di ambang babak eliminasi sehingga kesempatan melaju ke babak selanjutnya jauh lebih sulit. Di tengah perjuangan kerasnya, Indonesian Idol kini sukses menciptakan para talenta baru yang siap meramaikan industri hiburan tanah air.

Selama musim Indonesian Idol berlangsung, kontestan berdarah Batak seakan menuai sorotan publik. Setiap kali menyanyikan semua lagu dari berbagai genre, mereka justru menampilkan suara melodi terindah sepanjang masa dengan volume melengking tinggi bak musik orkestra. Saking merdunya, para juri serta penonton merasa terpukau sama penampilan brilian kontestan berdarah Batak sampai-sampai mereka tak sanggup meneteskan air mata sambil berteriak histeris.

Berkat dianugerahi bakatnya yang luar biasa ini, sebagian kontestan berdarah Batak selalu difavoritkan tampil di babak grand final bahkan salah satu dari mereka diharapkan membawa pulang juara Indonesian Idol tanpa memedulikan judul lagunya. Fakta menariknya, setiap kontestan berdarah Batak mencetak rekor sebagai pemenang terbanyak sepanjang sejarah Indonesian Idol dengan menempatkan tujuh wakilnya mulai dari Joy Tobing hingga Lyodra Ginting. Maka dari itu, kontestan berdarah Batak memang dikenal sebagai gudangnya para penyanyi bersuara emas yang jarang absen mewarnai kompetisi bakat tanah air.

Rahasia nyanyian para kontestan Indonesian Idol berdarah Batak yang selalu merdu di telinga kita sesungguhnya terletak pada kondisi alam di daerah pegunungan Sumatera Utara. Seperti diketahui, mereka terbiasa berlatih otodidak tentang pengucapan olah vokal sebagai bentuk pemanasan dalam mengatur sejauh mana tingkat akulturasi suara apakah nadanya jelek atau lumayan bagus. Di samping itu, mereka juga terkadang berteriak sekencang-kencangnya supaya suaranya terdengar hingga ke ujung dunia. Uniknya, mereka tidak mengalami gejala batuk ataupun gangguan pada pita suara. Kebiasaan rutin mereka tersebut konon sudah terlanjur menjadi unsur bawaannya sejak lahir.

Biar lebih mantap jiwa, sebagian kontestan Indonesian Idol berdarah Batak terbiasa mengonsumsi tuak sejenis minuman beralkohol khas Batak yang bertujuan untuk menghangatkan badan dan mencegah radang tenggorokan. Dengan adanya tuak, mereka semakin bersemangat dalam menyanyikan lagu apapun tanpa rasa kantuk. Jadi kalian jangan heran jika mereka suka mengeluarkan jurus oktaf tinggi pada saat menyanyikan sebuah lagu terutama pada bagian reff-nya. Sungguh luar biasa sekali bukan manfaat tuak bagi penyanyi profesional!

Latihan bernyanyi di Gereja HKBP adalah faktor utama kontestan Indonesian Idol berdarah Batak bisa menampilkan perasaan emosional saat berada di atas panggung. Pada dasarnya, mereka belajar tentang jenis nada balok untuk menentukan irama lagu sampai berakhir sempurna. Apabila cukup mahir, mereka tinggal melantunkan lagu bernuansa pop dengan menggunakan berbagai bahasa Batak di hadapan para jemaat gereja HKBP. Tidak lupa juga mereka ikut menari riang gembira sebagai tanda menyambut keagungan Tuhan. Selain itu, gereja HKBP sukses melahirkan talenta muda seperti Lyodra yang berhasil meraih prestasi sebagai juara Indonesian Idol 2020 berkat penampilan ciamiknya saat membawakan lagu “And I Am Telling You I’m Not Going” dari Jennifer Holliday. Tidak hanya itu, ada juga Judika yang sempat meniti kariernya bernyanyi di gereja lalu berevolusi menjadi penyanyi papan atas yang menaklukkan industri musik tanah air setelah single andalannya berjudul “Bukan Rayuan Gombal” pernah meledak di pasaran selama dekade 2000-an. Prestasi gemilang mereka berdua justru membuktikan bahwa gereja HKBP terkenal sebagai tempat latihan calon penyanyi dari Batak dalam menunjukkan bakat terpendamnya yaitu bernyanyi lagu.

Setelah melihat kedua alasan mengapa kontestan Indonesian Idol berdarah Batak jago bernyanyi, kalian seharusnya membuang anggapan mentah-mentah bahwa orang Batak itu selalu memasang wajah galak apalagi cenderung gampang emosi. Pasalnya, orang Batak lebih mengedepankan etos kerja tinggi untuk mewujudkan cita-citanya setinggi langit. Melalui bernyanyi, mereka merasa tampil percaya diri lewat suaranya yang menggelegar dan serak-serak basah agar mampu menghipnotis semua orang. Daripada iri hati sama kelebihan mereka, alangkah baiknya kalian wajib doakan kontestan Indonesian Idol berdarah Batak agar mereka terus berkarya di industri musik tanah air apapun resikonya. Sesuai dengan kata pepatah “Don’t judge a book by its cover” .

BACA JUGA 5 Pelajaran Hidup yang Saya Sadari Setelah Main Gim The Sims dan artikel Aditya Mahyudi lainnya.

Baca Juga:

Olahan Kecombrang Tidak Cocok untuk Semua Orang, di Lidah Saya Rasanya Aneh

Persaudaraan Orang Batak Itu Kental? Tunggu Dulu, Margamu Apa?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2020 oleh

Tags: batakindonesian idol
Aditya Mahyudi

Aditya Mahyudi

Seorang freelancer asal Kota Bandung yang gemar jogging, menonton film spesialis action serta membuat desain grafis di waktu senggang. Memiliki ketertarikan mendalam pada dinamika sosial-budaya serta penerjemahan bahasa internasional, yang sering menjadi inspirasi dalam berbagai karya dan proyek manapun.

ArtikelTerkait

lapo tuak MOJOK.CO

Lapo Tuak, Pusat Sosialisasi dan Sasana Kecil Orang Batak Melatih Lidah untuk Berdebat

13 Juli 2020
lapo tuak medan batak sumatera utara fungsi sosial ngobrol debat diskusi waerung kopi gelas minum mabuk nyanyi nongkrong sama teman mojok

Lapo Tuak, Tempat Orang Batak Menghibur Diri dan Mengasah Skill Debat

2 Mei 2020
Alumni Indonesian Idol X, Generasi Terbaik Indonesian Idol Sejauh Ini

Alumni Indonesian Idol X, Generasi Terbaik Indonesian Idol Sejauh Ini

13 September 2023
Indie-nesian Idol: Bukti Lagu Indie Mulai Diterima Masyarakat terminal mojok.co

Indie-nesian Idol: Bukti Lagu Indie Mulai Diterima Masyarakat

11 Februari 2021
stereotip orang batak tari tortor pesta batak toba mojok.co

3 Stereotip Orang Batak yang Kuterima selama Sekolah di Jawa

19 Juni 2020
Prosus Inten: Belajar ala Orang Batak

Prosus Inten: Belajar ala Orang Batak

13 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

10 Januari 2026
Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

13 Januari 2026
4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.