Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Aditya Ikhsan Pradipta oleh Aditya Ikhsan Pradipta
16 Juli 2026
A A
Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Pucang, salah satu kawasan di kecamatan Gubeng, Surabaya timur ini layak untuk dibicarakan lebih luas. Sebuah kawasan bersebelahan langsung dengan daerah Kertajaya dan Ngagel ini memang menyimpan banyak hal yang membuat diriku selalu sumringah ketika melewatinya tiap pagi hingga sore hari.

Bukan karena berjejernya gedung-gedung besar pusat bisnis seperti di kawasan Basuki Rahmat (Basra) ataupun pusat wisata layaknya jalan Tunjungan, tapi karena suasana apa adanya yang membuat setiap orang rela lebih lama di sini. Seperti diriku yang sudah lima tahun bekerja di salah satu toko di kawasan Pucang Surabaya.

ADVERTISEMENT

Bukan sekadar kawasan, tetapi sebuah ekosistem yang hidup sendiri

Pucang Surabaya sudah hidup ketika matahari baru bergulir mengeluarkan semburat cahayanya. Kita bisa melihat aktivitas yang padat di Pasar Pucang, yang merupakan sentra buah terlengkap di Surabaya. Yah, meskipu tukang parkirnya kadang menyebalkan, tapi tak mengurangi kepadatan yang ada di sana.

Selain itu kita juga bisa berpapasan dengan banyak orang tua yang mengantar anaknya ke sekolah dan para mahasiswa berangkat kuliah. Karena di daerah ini terdapat institusi pendidikan yang saling berdekatan, seperti SDN Kertajaya, komplek sekolah menengah Muhammadiyah, Poltekkes Kemenkes Surabaya, hingga Universitas Airlangga, meski harus agak ke utara dikit.

Menjelang siang, kepadatan tidak mengendur. Pucang makin padat jika sudah memasuki hari kerja efektif, seperti Senin-Kamis. Karena di Pucang terdapat berbagai perkantoran, pertokoan hingga usaha jasa. Yah, wajar jika kesannya seperti saling beradu keringat di sini.

Suasana malam di Pucang, boleh diadu

Bagi mereka yang suka kulineran, Pucang akan selalu jadi tujuan utama untuk dikunjungi. Pada saat malam hari, ketika banyak pertokoan sudah tutup, halaman depannya berubah menjadi area pedagang makanan untuk menghidangkan menu-menu andalannya.

Salah satu yang terkenal adalah Rawon Pecel Moroseneng. Kuah hitam pekat dengan bumbu pecel itu mampu membuat banyak orang rela mengantre, walaupun dari segi harga agak mahal dikit tapi masih worth it untuk dicoba. Begitupun di seberangnya terdapat berbagai makanan berat yang layak dicoba juga. Seperti sate jamur ataupun penyetan yang siap menggoyang lidah dengan rasa khasnya.

Selain itu, saat malam hari terdapat berbagai tempat cangkruk yang sangat ramah terhadap para gen-Z wabil khusus golongan kalcer. Beberapa coffee shop dan kedai kekinian tersebar di pinggir jalan besar hingga ada yang nyelonong di gang kecil. Semuanya menghidupkan suasana malam di Pucang, yang seakan menolak jam biologis.

Baca Juga:

Pelajaran mahal buat kamu yang ingin buka usaha rumahan berupa warung makan di Surabaya supaya cepat balik modal

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Ruang lengkap yang benar-benar nyata

Barangkali itulah yang membuat Pucang terasa istimewa bagi saya. Kawasan ini terbentuk bukan sengaja didatangi untuk berwisata atau berburu spot estetik. Melainkan ruang orang menjalani kehidupan sehari-hari dengan nyata.

Mau belanja, bersekolah, bekerja, mengurus administrasi, servis kendaraan, berobat, jual beli barang bekas, mengantar anak latihan SSB, hingga sekadar mengenyangkan perut dengan berbagai kuliner, semuanya ada. Saya rasa ribuan orang datang ke Pucang Surabaya bukan karena ingin mengingatnya dengan ciamik bak mengunjungi Malioboro, tapi karena memang takdir membuatnya merasa hidup di kawasan ini.

Penulis: Aditya Ikhsan Pradipta
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 Fakta Surabaya yang Bikin Kota Lain Cuma Bisa Gigit Jari

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2026 oleh

Tags: pasar pucangpucang surabayarawon morosonengSurabaya
Aditya Ikhsan Pradipta

Aditya Ikhsan Pradipta

Seorang dari Kota Pahlawan dan pekerja swasta. Menghabiskan waktu senggang menjadi volunteer sosial, menyukai isu lingkungan, perkotaan dan bonusnya senang guyon.

ArtikelTerkait

Surabaya dapat Penghargaan Kota Layak Anak, tapi Eksploitasi Anak di Surabaya yang Jauh dari Kata Selesai

Surabaya dapat Penghargaan Kota Layak Anak, tapi Eksploitasi Anak di Surabaya yang Jauh dari Kata Selesai

3 Februari 2024
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Kos di Surabaya Begitu Mahal, untuk Dapat Kamar Mandi Dalam Minimal Harus Keluar 1 Juta Rupiah

Kos di Surabaya Begitu Mahal, untuk Dapat Kamar Mandi Dalam Minimal Harus Keluar 1 Juta Rupiah

19 Maret 2025
Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

11 Juli 2026
4 Tempat Wisata Malam di Surabaya yang Ramah Kantong

4 Tempat Wisata Malam di Surabaya yang Ramah Kantong

13 Juni 2022
Jalan Mastrip Jombang, Jalur Utama Jombang-Mojokerto-Surabaya yang Bikin Anda Selangkah Lebih Dekat dengan Maut

Jalan Mastrip Jombang, Jalur Utama Jombang-Mojokerto-Surabaya yang Bikin Anda Selangkah Lebih Dekat dengan Maut

24 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026
Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia Mojok.co

Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia

12 Juli 2026
Tahlilan di Sumatera beda dengan Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan Mojok.co

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

13 Juli 2026
Ketika arah mata angin jadi masalah buat orang Jogja di Jakarta (Unsplash)

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

11 Juli 2026
Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

12 Juli 2026
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.