Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Perubahan yang Tak Sepenuhnya Enak di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal

Sandy Racmawan oleh Sandy Racmawan
17 April 2023
A A
Perubahan yang Tak Sepenuhnya Enak di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal (Unsplash)

Perubahan yang Tak Sepenuhnya Enak di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah perkembangan positif, sekarang kita masuk ke perkembangan yang bikin nggak enak di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Salah satunya adalah soal harga sewa kos, di mana teman-teman saya mengeluhkannya. 

Lagi-lagi, hal ini terjadi karena geliat orang-orang yang merantau dengan alasan bekerja atau berkuliah di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Untuk Kaliwungu sendiri, sebaran kos paling banyak berada di daerah Sekopek dan Sarirejo. 

Harga satu kamar kos berkisar antara Rp500 ribu sampai Rp1 juta. Sebentar, mungkin kalian pikir ini harga yang murah. Namun, untuk sebuah kecamatan kecil, tarif tersebut terbilang mahal. Sudah begitu masih dapat “bonus” banjir dan kemacetan. Saya, sebagai warga lokal, hanya bisa ikut prihatin melihat penderitaan mereka.

Banjir yang semakin akrab dengan masyarakat Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal

Saya sudah sempat menyinggung perkara banjir ini sebelumnya. Pada 2022, Kaliwungu sudah dilanda banjir beberapa kali dengan ketinggian hampir 1,5 meter. Hal ini cukup aneh karena sebelumnya jarang sekali terjadi banjir. 

Banjir ini disebabkan, salah satunya, karena meluapnya aliran sungai. Namun, sebenarnya bukan itu alasan utamanya. Saat ini, banyak daerah hijau yang beralih fungsi menjadi daerah permukiman. Hampir di setiap desa terdapat perumahan yang mengorbankan daerah resapan air. Bahkan ada daerah yang awalnya tambak berubah menjadi perumahan dan sekarang menjadi daerah langganan banjir.

Revitalisasi Alun-Alun Kaliwungu

Satu ini merupakan isu yang sampai saat ini sering dibicarakan oleh masyarakat Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, apalagi di grup Facebook. Banyak yang pro dan kontra terkait revitalisasi alun-alun. Pasalnya, Alun-Alun Kaliwungu menjadi tempat berjualan, seperti pakaian, makanan, dan barang-barang lainnya dan biasa disebut sebagai Pasar Sore Kaliwungu. 

Sampai saat ini sudah dibangun toko/kios pengganti yang berada di belakang alun-alun. Namun, hal itu belum menyelesaikan ketidakpuasan masyarakat akan rencana tersebut. Masyarakat yang kontra juga menyayangkan revitalisasi karena nantinya tidak bisa digunakan untuk kegiatan pasar malam yang rutin dilaksanakan pada bulan Syawal yang berbarengan dengan tradisi Syawalan. 

Pasar malam yang menghadirkan hiburan berupa wahana bermain, kuliner, dan sensasi kecopetan tidak akan bertempat lagi di alun-alun. Sementara itu, masyarakat yang pro berpendapat jika revitalisasi alun-alun bisa membuat tata Kota Kaliwungu menjadi lebih indah. Bukan hanya hamparan tanah lapang dengan pondasi yang sudah retak.

Baca Juga:

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Pajak Naik dan UMR Mini Bikin Warga Jawa Tengah Bersyukur karena Diberi Kesempatan untuk Menderita Luar Biasa

Seperti itulah beberapa perubahan yang terjadi di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Perubahan memang diperlukan untuk masa depan yang lebih baik, tapi tetap perlu diperhatikan dampak yang akan dihasilkan.

Penulis: Sandy Racmawan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Alasan Orang Kendal Terpaksa Mengaku Asli Semarang di Perantauan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 April 2023 oleh

Tags: jawa tengahKabupaten KendalKecamatan Kaliwungukendal
Sandy Racmawan

Sandy Racmawan

Pemuda ndlosar-ndlosor.

ArtikelTerkait

Membayangkan Stasiun Weleri Lenyap, Kendal Bakal Semakin Terasingkan Mojok.co

Membayangkan Stasiun Weleri Lenyap, Kendal Bakal Semakin Terasingkan

12 Maret 2025
Alun-alun Temanggung Makin Memprihatinkan, Bikin Pusing! (Unsplash) citywalk temanggung

Semrawutnya Alun-alun Temanggung: Niatnya Healing, Malah jadi Pusing

29 Mei 2024
Semarang, Surganya Rumah Ibadah dengan Arsitektur Unik

Semarang, Surganya Rumah Ibadah dengan Arsitektur Unik

28 Februari 2024
8 Alasan Kebumen Pantas Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Tengah (Unsplash)

8 Alasan Kebumen Pantas Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Tengah

3 Desember 2025
Dawung, Dusun Terpencil di Kabupaten Semarang yang Dicari para Pencinta Olahraga Ekstrem

Dawung, Dusun Terpencil di Kabupaten Semarang yang Dicari para Pencinta Olahraga Ekstrem

2 September 2023
3 Palang Kereta yang Sebaiknya Dihindari di Solo Terminal Mojok

3 Palang Kereta yang Sebaiknya Dihindari di Solo

2 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026
Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Malang Kota Wisata Parkir, Tiap Sudut Kota Kini Dikuasai Tukang Parkir Semakin Nggak Nyaman

Bayar Parkir Liar di Malang: Nggak Dijagain, tapi Sungkan kalau Nggak Dibayar

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.