Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Pertigaan UIN Jogja, Lampu Merah Paling Berbahaya Ketika Malam Tiba

Darsih Juwariah oleh Darsih Juwariah
30 September 2024
A A
Pertigaan UIN, Lampu Merah Paling Berbahaya di Jogja (Unspash)

Pertigaan UIN, Lampu Merah Paling Berbahaya di Jogja (Unspash)

Share on FacebookShare on Twitter

Jika kamu sering melewati jalan di sekitar Universitas Islam Negeri (UIN) Jogja, mungkin sudah tidak asing lagi dengan lampu merah di pertigaan UIN. Pada siang hari, pertigaan ini terlihat cukup sibuk dengan banyak kendaraan berlalu-lalang, tetapi situasinya masih terkendali. 

Namun, ketika malam tiba, kondisi di pertigaan ini berubah drastis menjadi jauh lebih berbahaya. Lampu merah ini bisa dibilang salah satu yang paling menantang bagi para pengendara. Khususnya karena beberapa faktor yang membuatnya rawan kecelakaan.

Salah satu alasan utama mengapa lampu merah di pertigaan UIN Jogja berbahaya pada malam hari adalah laju kendaraan yang cenderung lebih cepat. Ketika malam tiba, jalanan di sekitar kampus UIN dan sekitarnya biasanya lebih sepi dibandingkan siang hari. 

Hal ini membuat banyak pengendara, terutama mereka yang tidak familiar dengan jalan tersebut, cenderung melaju lebih cepat. Mereka merasa aman karena melihat sedikit kendaraan lain di jalan. 

Jadi semakin berbahaya karena mereka tidak menyadari bahwa pertigaan tersebut memiliki lampu merah yang sering tidak terlihat dengan jelas pada malam hari. Banyak pengendara yang berasumsi bahwa jalan sepi berarti mereka bisa melaju tanpa berhenti, padahal ini bisa memicu kecelakaan fatal.

Sisi paling bahaya di pertigaan UIN Jogja

Salah satu arah yang sering memicu bahaya adalah jalan dari arah Timoho. Bagi pengendara yang datang dari arah ini, lampu merah di pertigaan UIN Jogja sering tidak terlihat jelas. Terutama jika tidak ada kendaraan lain yang berhenti di depan mereka. 

Kurangnya penerangan, serta minimnya tanda-tanda yang mencolok membuat pengendara bisa dengan mudah menerobos. Apalagi jika mereka melaju dengan kecepatan tinggi. Waktu reaksi untuk berhenti menjadi semakin pendek. Pengendara yang tiba-tiba muncul dari arah Timoho dan langsung menyeberang bisa menimbulkan tabrakan dengan kendaraan lain yang sedang melaju dari arah berlawanan.

Selain itu, bus pariwisata juga menambah tingkat kesulitan dan bahaya di persimpangan ini. Lokasi UIN Jogja yang dekat dengan beberapa tempat ramai membuat jalan di sekitar kampus sering dilalui oleh bus pariwisata, terutama pada malam hari. 

Baca Juga:

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

Ketika malam tiba, banyak bus pariwisata yang melintas dengan tujuan menuju penginapan atau tempat wisata yang buka hingga larut malam. Ukuran bus yang besar dan laju yang cepat sering membuat pengendara lain kesulitan untuk mengantisipasi pergerakan bus di sekitar persimpangan. 

Bahkan, beberapa bus yang melaju dari arah barat sering tidak berhenti dengan sempurna di lampu merah pertigaan UIN Jogja. Pengemudi bus mengira tidak ada kendaraan lain yang lewat pada jam-jam larut malam.

Kurangnya penerangan dan disiplin pengendara

Selain faktor laju kendaraan, penerangan di sekitar pertigaan UIN Jogja pada malam hari juga menjadi masalah tersendiri. Walaupun terdapat beberapa lampu jalan, pencahayaan di area persimpangan ini tidak cukup terang untuk membuat lampu merah terlihat jelas dari jarak jauh. 

Ini menjadi masalah serius bagi pengendara yang belum familiar dengan pertigaan UIN Jogja. Mereka mungkin tidak menyadari keberadaan lampu merah hingga sudah terlalu dekat. Jika mereka melaju dengan kecepatan tinggi, menghentikan kendaraan menjadi sangat sulit.

Faktor lain yang menjadikan pertigaan UIN Jogja jadi bahaya adalah kurangnya disiplin pengendara. Saat jalanan sepi, banyak pengendara yang merasa tergoda untuk menerobos lampu merah. Mereka berasumsi bahwa tidak ada kendaraan lain yang melintas. 

Hal ini sering kali menjadi pemicu utama kecelakaan. Keberanian untuk melanggar aturan lalu lintas ini diperparah oleh minimnya penegakan hukum di malam hari. Tidak jarang kita melihat pengendara motor atau mobil menerobos lampu merah tanpa rasa bersalah.

Solusi untuk pertigaan UIN Jogja

Solusi untuk mengatasi bahaya di lampu merah pertigaan UIN Jogja tentu tidak bisa dilakukan dalam satu malam. Namun, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengurangi potensi kecelakaan. 

Pertama, penambahan penerangan sehingga pengendara lebih mudah melihat lampu merah dari jarak jauh. Kedua, penegakan disiplin pengendara. Misalnya dengan penempatan petugas di malam hari atau pemasangan kamera pengawas yang aktif memantau lalu lintas. 

Ketiga, edukasi tentang pentingnya mematuhi lampu merah. meskipun jalanan sepi, juga bisa membantu mengurangi kebiasaan menerobos lampu merah. Dengan begitu, diharapkan lampu merah di pertigaan UIN Jogja tidak lagi menjadi ancaman berbahaya bagi para pengendara. 

Setiap pengendara yang melintasi pertigaan ini harus sadar. Meskipun malam hari, risiko kecelakaan tetap tinggi jika tidak berhati-hati.

Penulis: Darsih Juwariah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA UIN Jogja Tidak Pantas Menyandang Status Kampus Rakyat ketika UKT Anak Petani Tembus 7 Juta Rupiah!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2024 oleh

Tags: Jogjakampus uin jogjapertigaan UINpertigaan UIN JogjaTimoho JogjaUIN Jogja
Darsih Juwariah

Darsih Juwariah

ArtikelTerkait

3 Kafe di Demangan Baru Jogja yang Nyaman buat Nugas

3 Kafe di Demangan Baru Jogja yang Nyaman buat Nugas

8 Juni 2023
Tips Membelah Kemacetan di Depan Plaza Ambarrukmo, Salah Satu Jalur Paling Macet di Jogja

Tips Membelah Kemacetan di Depan Plaza Ambarrukmo, Salah Satu Jalur Paling Macet di Jogja

9 November 2022
Trans Jogja Perlu Banyak Belajar dari Batik Solo Trans agar Semakin Baik Mojok.co

Trans Jogja Perlu Banyak Belajar dari Batik Solo Trans Supaya Semakin Nyaman

4 Januari 2025

Jogja Rasa Ubud Sampai Korea Adalah Marketing Wisata Paling Goblok

20 September 2021
Surabaya dan Malang Superior, Malang Remahan Peyek (Unsplash)

Surabaya dan Semarang Memang Superior, Apalagi di Depan Malang yang Kayak Remahan Peyek

18 Juli 2023
Sungai Gajahwong Jogja, Penghubung Antarkampung di Jogja yang Jadi Tempat Berdoa para Pencari Jodoh

Sungai Gajahwong Jogja, Penghubung Antarkampung di Jogja yang Jadi Tempat Berdoa para Pencari Jodoh

16 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

14 Maret 2026
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.