Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Menerobos Lampu Merah Itu Berbahaya, apalagi Jika Merahnya Baru Beberapa Detik, Semoga para Pelakunya Kena Bisul Sebesar Vietnam

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
4 September 2023
A A
Menerobos Lampu Merah Itu Berbahaya, apalagi Jika Merahnya Baru Beberapa Detik, Semoga para Pelakunya Kena Bisul Sebesar Vietnam

Menerobos Lampu Merah Itu Berbahaya, apalagi Jika Merahnya Baru Beberapa Detik, Semoga para Pelakunya Kena Bisul Sebesar Vietnam (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah nggak Anda nemuin pengendara yang menerobos lampu merah ketika si merahnya baru muncul?

Terus terang aja, bagi saya, penerobos lampu merah semacam itu lebih bengis daripada pelanggar lampu merah biasanya. Kalau penerobos lampu merah biasanya kan, mereka menerobos ketika si merahnya udah kepalang lama muncul. Dan cara menerobos seperti itu, potensi dan kadar merepotkan pengendara lain di arah yang berlawanan itu lebih kecil dibanding penerobos yang satu ini.

Si penerobos lampu merah yang satunya ini, mereka seolah-olah yakin dengan instingnya bahwa, si merah yang baru muncul itu nggak akan membuat kehidupannya terancam. Sialnya lagi, karena keyakinan akan instingnya betul-betul kuat, akhirnya mereka seolah-olah nggak peduli kalau yang dilakukannya amat sangat merepotkan pengendara lain di arah yang berlawanan.

Menerobos lampu merah bikin pengendara dari arah berlawanan jadi panik 

Kalau si penerobos biasanya kan, mereka tahu bahwa di arah yang berlawanan lagi sepi. Makanya mereka yakin buat lanjut terus. Lha penerobos yang satu ini tuh benar-benar nggak ada otak. Udah tahu di arah berlawanan ada pengendara yang lagi melaju, malah mereka dengan PD-nya menerobos tanpa menghiraukan kesulitan pengendara lain buat menempatkan posisi berkendaranya.

Bagi yang belum nemuin, percayalah, penerobos yang satu ini benar-benar nggateli. Selain merepotkan, mereka juga membuat panik. Bayangkan aja, saya yang di arah berlawanan ini udah percaya diri melaju karena lampu hijau udah menyala, eh malah penerobos nggateli ini muncul membuat panik campur bingung; ini lampunya yang rusak, atau emang lampu di arah berlawanan sana juga sama-sama hijau?

Tentu saja bukan lampunya yang rusak. Yang rusak adalah pikiran si penerobos itu. Kalau Anda nemuin penerobos yang satu ini, saya sarankan jangan segan-segan untuk misuhi mereka. Saya yakin nggak akan berdosa karena Anda udah mengingatkan orang yang pikirannya sedang rusak.

Menerobos lampu merah itu justru bikin kemacetan yang baru

Karena pengendara di arah berlawanan panik dan sulit menempatkan posisi berkendaranya, yang terjadi akhirnya macet. Inilah yang membuat saya menganggap penerobos satu ini lebih menjengkelkan daripada penerobos biasanya. Kalau penerobos biasanya kan nggak kira menuai kemacetan. Paling-paling macetnya ya gara-gara kecelakaan.

Macetnya sih memang macet seperti biasa. Tapi entah kenapa, kalau kemacetan itu terjadi gara-gara penerobos satu ini, rasanya lebih menjengkelkan daripada kemacetan biasanya.

Baca Juga:

4 Dosa Pengendara Motor yang Hobi Ngobrol saat Berkendara, kalau Kalian Ketemu, Tabok!

Jasa Joki Skripsi Adalah Contoh Terbaik Adab Lebih Tinggi ketimbang Ilmu. Orang Pintar kok Degradasi Moral, Nggak Maen!

Ya bayangkan aja, saya di arah berlawanan yang awalnya bisa melaju lebih cepat, akhirnya melambat hanya gara-gara satu orang yang pikirannya rusak. Dan itu nggak jarang membuat saya dan pengendara lain di arah yang berlawanan menunggu lampu merah lagi. Kalau durasi lampu merahnya sebentar nggak begitu masalah. Lha kalau sampai satu menit lebih? Kalau kebetulan saya sedang di lampu merah yang durasinya kayak lampu merah Pingit, gimana? Pingit, Bos, durasi lampu merahnya satu siklus kehidupan.

Alah, mbuh. Wong kok pikirane dideleh nek dengkul.

Risiko kecelakaan yang lebih besar

Jangan kira, menerobos lampu merah meski si merahnya baru muncul itu nggak berisiko kecelakaan. Justru risikonya lebih besar daripada menerobos lampu merah seperti biasanya.

Baru-baru ini, di salah satu perempatan kota Kediri dekat kampus saya kuliah, itu ada dua insiden kecelakaan gara-gara menerobos lampu merah. Kebetulan salah satunya yang menjadi korban adalah kawan saya. Dan kronologinya pun persis dengan apa yang sedang saya bahas, yaitu menerobos karena si lampu merahnya masih baru muncul.

Setelah saya pikir-pikir, walaupun remeh, sepertinya memang tukang menerobos lampu merah meski si merahnya baru muncul itu amat sangat berisiko. Sebab ketika misalnya kita mau menerobos seperti biasanya, kita pasti mikir dulu, kira-kira di arah yang berlawanan itu lagi ramai atau sepi. Lha kalau penerobos yang satu ini, mau ramai atau sepi, mereka menerobos begitu saja tanpa mikir.

Jadi bisa disimpulkan, risiko yang didapat para penerobos satu ini sebenarnya lebih ngeri daripada penerobos biasanya.

Menghipnotis pengendara lain buat nggak taat lalu lintas

Menerobos lampu merah memang semenyenangkan itu. Nggak usah nunggu lama-lama dan merepotkan orang lain tanpa tanggung jawab. Dan karena menyenangkan, nggak jarang kelakuan penerobos satu ini bisa menghipnotis pengendara lain buat nggak taat lalu lintas.

Jujur aja, banyak sekali pengendara nggak taat lalu lintas gara-gara penerobos tersebut. Dan salah satu dari pengendara itu adalah saya. Padahal, saya ini tipikal pengendara yang betul-betul taat lalu lintas, apalagi sejak ada kamera elektronik di setiap lampu merah. Entah kenapa, iman saya ini tiba-tiba goyah; kayak-kayak mereka ini membawa setan untuk membisiki saya agar mengikuti jalan yang tersesat.

Oleh karena itu, biar Anda sekalian nggak sampai ke jalan yang tersesat, khususnya yang berisiko besar tadi, saya sarankan sebaiknya nggak usah nerobos lampu merah meski si merahnya baru muncul. Sabar aja udah. Sebab, insting manusia itu sekalipun tajam, nggak akan pernah mengubah takdir Tuhan.

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Lampu APILL di Surabaya yang Durasinya Ora Umum

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 September 2023 oleh

Tags: menerobos lampu merahpelanggaranrisiko kecelakaan
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Kepribadian Orang bisa Ditebak Melalui Cara Mereka Melewati Polisi Tidur mojok.co/terminal

Kenapa Sih Harus Ada Polisi Tidur?

6 Agustus 2019
panduan mengunjungi art gallery mojok

Panduan Menjadi Pengunjung Art Gallery yang Baik dan Tidak Norak

16 Juni 2021
surat peringatan hrd teguran karyawan mojok

Panduan Sederhana dalam Memahami Surat Peringatan bagi para Karyawan

11 April 2021
5 Penyebab Laptop Rusak pada Masa Skripsi jasa joki skripsi

Jasa Joki Skripsi Adalah Contoh Terbaik Adab Lebih Tinggi ketimbang Ilmu. Orang Pintar kok Degradasi Moral, Nggak Maen!

11 September 2023
Pengendara Mobil Menerobos Lampu Hijau Itu Jelas Salah, Hidup Pesepeda Kaya!

Pengendara Mobil Menerobos Lampu Hijau Itu Jelas Salah, Hidup Pesepeda Kaya!

11 November 2022
4 Dosa Pengendara Motor yang Hobi Ngobrol saat Berkendara, kalau Kalian Ketemu, Tabok!

4 Dosa Pengendara Motor yang Hobi Ngobrol saat Berkendara, kalau Kalian Ketemu, Tabok!

25 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.