Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Perempuan, Makhluk yang Punya Banyak Alasan untuk Malas Servis Motor

Alpha Sapa Matahari oleh Alpha Sapa Matahari
3 Maret 2020
A A
penyebab motor mogok, Perempuan, Makhluk yang Punya Banyak Alasan untuk Malas Servis Motor
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak teman perempuan saya mengeluh mengenai motor mereka yang sering ‘sakit-sakitan’. Setelah diselidiki, ternyata memang mereka (kaum perempuan) adalah makhluk pemalas!

Izinkan saya sedikit bercerita mengenai asal muasal saya tertarik menulis topik ini. Walaupun nggak penting-penting amat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kalian, tapi tolonglah anggap saja ini penting. Hihihi~

Pada malam Minggu lalu, tepatnya tanggal 29 Februari 2020, saya sebagai pemuda yang sedang bermadu kasih berencana nonton ke bioskop bersama pacar. Lantaran motor saya sedang dipakai (untuk pacaran juga) kakak saya, maka pacar saya yang datang menjemput ke rumah. Di tengah perjalanan, karena merasa janggal dengan kendaraan yang kami berdua tumpangi, saya pun membuka obrolan dengan basa-basi demikian.

“Ini tarikan motornya udah nggak enak. Kamu terakhir servis motor kapan?”

“Nggg, lupa sih, Beb, kapan. Udah lama banget kayaknya.”

“Wah pantes nggak enak, udah lama nggak diservis, sih. Yaudah kita ke bengkel aja, Beb, servis motor kamu dulu.”

“JADI LEBIH MENTINGIN SERVIS MOTOR DARIPADA NONTON BIOSKOP??!!”

“…”

Baca Juga:

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

7 Ciri Bengkel Motor yang Jujur, Pahami biar Motor dan Dompet Nggak Makin Ancur

Sehabis percakapan di atas motor itulah dasar inspirasi atas tulisan ini dan juga sebagai awal mula pertengkaran dalam hubungan kami.

Kembali ke topik, selain maraknya kejadian perempuan yang enggan untuk meng-servis motor mereka (kayaknya sih banyak). Banyak mindset orang-orang di luar sana yang beranggapan bahwa perempuan dan otomotif layaknya air dan api, nggak bisa disatukan. Mungkin pemikiran itulah yang membuat banyak kaum hawa kurang memperdulikan kesehatan motornya.

Padahal penting bagi perempuan untuk rajin servis motor. Pasalnya itu adalah pertanda bahwa mereka peduli tentang kesehatan motor yang menemani kegiatan mereka sehari-hari. Selayaknya pria belajar masak, pria belajar model busana, pria belajar merawat anak, pria belajar memahami hati perempuan, dan bukan hal aneh pula tuk perempuan belajar merawat kendaraan roda duanya.

Terlepas dari perbandingan mengenai pria dan perempuan di atas, menurut pengalaman sehari-hari saya, masih banyak alasan lain yang membuat kaum hawa malas untuk servis motor pribadinya.

Sifat Perempuan yang Egois

Menurut survei di Inggris, perempuan cenderung memiliki sifat egois. Beberapa fakta terungkap melalui survei tersebut, misal perempuan cenderung kurang bersimpati terhadap orang lain, mereka lebih terkesan mengurungkan niatnya membukakan pintu untuk orang lain, dan kurang tergerak dalam menolong orang yang butuh bantuan.

Nah, jadi bisa diperkirakan alasan perempuan malas untuk servis motor pribadinya. Ia cenderung kurang bersimpati terhadap perasaan motornya dan kurang tergerak dalam menolong motor yang butuh bantuan akibat jarang mendapatkan servis. Bayangkan, kalau motor bisa ngomong, ia pasti akan meronta dan sambat karena terlalu lelah mengantarkan majikannya keliling kota.

Hanya Sambat, tapi No Action

Sambat memang menjadi opsi paling menyenangkan dalam mengahadapi masalah di lingkar kehidupan ini. Yang penting sambat dulu, perkara masalah rampung apa nggak itu urusan belakangan.

Sama halnya, alih-alih insiatif untuk membawa motor ke bengkel terdekat, mereka kebanyakan hanya sambat melulu mengenai motornya yang sudah mulai nggak enak dipakai. Pol mentok ujung-ujungnya meminta bantuan sang kekasih atau sang ayah untuk nyervisin motornya. Ini kalau motor bisa ngomong lagi, “Dasar kalian tidak bertanggung jawab, masa habis ‘dipakai’ aku malah dilempar ke orang lain.”

Yah saya mencoba berpikir positif aja, mungkin akibat dari minimnya pengetahuan mengenai otomotif itulah yang membuat banyak perempuan takut atau bingung sewaktu datang ke bengkel. Takut bakal kebingungan kalau diajak ngobrol abang bengkelnya, “Mbak ini mah businya yang bermasalah.” Lalu dijawab, “Hah apa, Mas? Kok malah bahas-bahas gusi? Kan saya minta tolong soal motor saya.”

Menganggap Servis Motor Adalah Hal yang Remeh Temeh

Servis motor sebenarnya merupakan upaya untuk membuat umur motor kita semakin panjang, meliputi ganti oli, membersihkan karburator, check-up aki, dan lain-lain. Jika dilakukan secara rutin, maka motor kita akan selalu dalam kegiatan prima yang aman untuk berkendara.

Berbicara soal keamanan dalam berkendara, Global Status Report on Road Safety (WHO, 2015) menyebutkan bahwa setiap tahun, di seluruh dunia, lebih dari 1,25 juta korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas dan 50 juta orang luka berat. Selain itu, menurut Kominfo, di Indonesia setiap jam rata-rata 3 orang meninggal akibat kecelakaan, dan salah satu faktornya adalah dari kondisi kendaraan.

Nah, itulah mengapa pentingnya perempuan untuk tidak menganggap remeh soal servis motor dan sedikit-sedikit harus paham soal dunia otomotif. Selain penting untuk dipahami dan mencegah risiko berkendara di jalan raya, dari servis motor kita diajarkan menjadi orang yang peduli dengan sekitar. Dan ini dimulai dari kesehatan motor kita sendiri.

Ibarat otak pada manusia, mesin dalam motor juga butuh refreshing dan istirahat yang rutin. Jadi, jangan malas untuk pergi ke bengkel!

BACA JUGA Pentingnya Perempuan Tahu Soal Otomotif Biar Nggak Ditipu Saat Servis di Bengkel atau tulisan Alpha Sapa Matahari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Oktober 2021 oleh

Tags: bengkel motorPerempuanservis motor
Alpha Sapa Matahari

Alpha Sapa Matahari

Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang hobi menulis dan mengendarai motor matic.

ArtikelTerkait

Perempuan Harusnya Nggak Benci Laki-Laki Karena Kesetaraan Adalah Saling Melengkapi

Perempuan Harusnya Nggak Benci Laki-Laki Karena Kesetaraan Itu Saling Melengkapi

9 Maret 2020
jubah batman

Jubah Batman dan Meme yang Tidak Ada Gunanya

6 Mei 2019
Rekomendasi 4 Motor yang Cocok buat Pengendara Pemula

3 Alasan Sesungguhnya Perempuan Jarang Ganti Oli Motor

25 November 2022
Dear, Pemilik Bengkel, Jangan Sembarangan Menempel Stiker di Kendaraan Kami. Nyebelin!

Dear, Pemilik Bengkel, Jangan Sembarangan Menempel Stiker di Kendaraan Kami. Nyebelin!

20 Oktober 2025
Yang Terjadi Ketika Perempuan Stop Bilang 'Terserah' terminal mojok.co

Embel-embel Kewajiban Perempuan Membuat Saya Malas Beres-beres Rumah

21 November 2020
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

29 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

31 Maret 2026
Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

29 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

7 Indikator Absolut yang Membuat Purwokerto dan Salatiga Adalah Tempat Terbaik Untuk Slow Living di Jawa Tengah

1 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS/ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal
  • Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya
  • Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin
  • Saya Kapok Naik Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak
  • Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Menghabiskan Makanannya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.