Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Percayalah, KKN Dekat Rumah Itu Nggak Enak

Rakhmat Darmawan oleh Rakhmat Darmawan
24 Desember 2020
A A
Kerugian yang Bakal Diderita Mahasiswa kalau Program KKN Ditiadakan terminal mojok.co presma ketua BEM UGM organisasi mahasiswa

Kerugian yang Bakal Diderita Mahasiswa kalau Program KKN Ditiadakan terminal mojok.co presma ketua BEM UGM organisasi mahasiswa

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliah kerja nyata atau KKN, adalah salah satu kegiatan yang wajib diikuti oleh mahasiswa jurusan pendidikan seperti saya. KKN sering dianggap sebagai awal kandasnya hubungan cinta, awal cinta lokasi, cerita angker, awal persahabatan, cerita hoax (KKN di Desa Penari, uhuuukkk) dan lain sebagainya.

KKN biasanya dilaksanakan di desa yang letaknya cukup jauh dari universitas tapi tergantung juga kebijakan universitas. Dulu waktu menjalani kegiatan ini, teman saya pernah bertugas di sebuah desa di Boyolali yang jaraknya hanya 15 kilometer dari universitas saya yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Dan untuk saya, awalnya saya ditugaskan di suatu desa di Nguter Sukoharjo lalu entah kenapa dipindah lagi oleh prodi ke sebuah desa di Wonogiri bagian Selatan, yaitu desa Gambirmanis, kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Jarak desa ini ke UMS kira-kira 80 kilometer, kalau ditempuh dengan kendaraan, dibutuhkan waktu sekitar dua jam 30 menit dan 15 menit untuk menuju ke kota kecamatan.

Ya, desa ini cukup jauh dari kampus, sangat ideal sekali untuk KKN. Tapi, desa ini hanya berjarak sekitar 30 menit naik motor dari rumah saya di Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, alias cuma beda kecamatan.

Pasti kalian berpikir “wah bejo men, enak banget deket rumah”. Percayalah, KKN dekat rumah itu lebih banyak tidak enaknya daripada enaknya. “Loh kenapa nggak enak? Padahal deket, bisa tidur di rumah”. Begini, saya ceritakan pengalaman saya.

Di hari pertama, semua barang bawaan kelompok saya dikumpulkan di rumah saya, dan dibawa ke desa dengan mobil. Oh ya, kebetulan rumah saya itu di pinggir jalan raya Wonogiri-Pracimantoro. Padahal kelompok lain semua barangnya dikumpulkan di kantor kecamatan dan dibawa dengan kendaraan mereka masing-masing.

Lalu banyak barang kebutuhan yang dipinjam dari rumah saya seperti bantal, jerry can untuk air, beberapa peralatan dapur, dan tikar. Padahal kami sudah buat pembagian tugas siapa saja yang bawa barang tersebut.

Sebenarnya pas KKN saya diperbolehkan pulang ke rumah di sore hari, dan paginya saya balik ke lokasi, tapi saya memilih tetap tidur di basecamp bareng teman-teman saya. Ya namanya budaya Jawa ewuh pekewuh masih kuat karena warga sudah menyiapkan rumah untuk basecamp. Kalau malam hari ada kegiatan seperti yasinan, saya memilih untuk tidur di basecamp KKN bersama teman-teman. Biar pun begitu, jujur saya pernah melakukannya beberapa kali pas sedang gabut.

Baca Juga:

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

Lalu ada teman saya ada yang sering beli barang lewat online shop, dan untuk alamat pengirimannya diarahkan ke rumah saya. Nah barang yang dipesan tersebut diambil oleh teman saya pas dia pulang ke rumah atau berangkat ke lokasi KKN. Entah kenapa tidak langsung dikirim ke alamat basecamp KKN atau ke rumah dia saja.

Pada saat hari-hari awal, saya dan teman-teman awalnya agak bandel, kami kadang-kadang tidak ikut sholat subuh berjamaah di masjid, pengampu saya di KKN pun laporan ke orang tua saya pas beliau kebetulan ada tugas ke Wonogiri. Akhirnya cuma saya yang kena semprot sama orang tua saya dan teman-teman saya hanya saya nasehatin saja.

Disaat waktu luang di malam hari saya sering video call dengan teman-teman saya yang KKN di daerah lain, saya sering diejek “wah enak kalo malem bisa tidur di rumah, la KKN cuma deket rumah” lalu saya jawab “nggak lah, mau pulang malu sama orang-orang.”

Seperti yang jelaskan di atas, selain banyak tidak enaknya, ada juga enaknya. Oleh karena jarak rumah saya dengan desa tempat KKN tidak jauh, karakteristik masyarakatnya juga tidak terlalu berbeda. Jadi bagi saya pribadi cukup mudah beradaptasi dengan karakter orang-orang di desa, ya maklum sama-sama dari desa.

Di desa Gambirmanis, air hanya dapat diperoleh dengan dua cara: beli satu tangki air bersih dan menadah air hujan. Oleh karena di dekat rumah saya saat musim kemarau sering susah air bersih, ya saya tidak kaget. Malah teman-teman saya bingung kok ada tempat menadah air hujan.

Jadi menurut saya lebih enak KKN di desa yang daerah yang lain daripada KKN di dekat rumah, sebab dipastikan mendapat pengalaman baru di daerah yang tidak familiar.

BACA JUGA Pelajaran Hidup di Kemacetan ala Driver Ojol dan tulisan Rakhmat Darmawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Desember 2020 oleh

Tags: KKNpracimantoroUMSWonogiri
Rakhmat Darmawan

Rakhmat Darmawan

Seorang automotive enthusiast dan kadang-kadang suka nonton anime.

ArtikelTerkait

UIN Solo, Kampus yang "Nasibnya" Mengenaskan, Nggak kayak UMS dan UNS

UIN Solo, Kampus yang “Nasibnya” Mengenaskan, Nggak kayak UMS dan UNS

25 September 2023
Pengalaman KKN Internasional di Thailand Selatan: Masyarakat Berbahasa Melayu, tapi Terasa Asing di Telinga

Pengalaman KKN Internasional di Thailand Selatan: Masyarakat Berbahasa Melayu, tapi Terasa Asing di Telinga

23 Januari 2024
mi ayam pak sabar mojok.co

Mi Ayam Pak Sabar dan Kesialan yang Menyenangkan

7 Februari 2021
Cerita KKN, Benar Nggak sih Mahasiswa Itu Agen Perubahan?

Cerita KKN, Benar Nggak sih Mahasiswa Itu Agen Perubahan?

16 Februari 2020
Proker KKN Bikin Jamu, Program Mahasiswa KKN Paling Nggak Berguna di Gunungkidul Mojok.co

Proker KKN Bikin Jamu, Program Mahasiswa KKN Paling Nggak Berguna di Gunungkidul

13 Januari 2024
Acara Trans7 yang Makin Mirip Budaya KKN (Unsplash)

Acara Trans7 Yang Makin Mirip Budaya KKN

14 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Keanehan Lokal Jogja yang Bikin Kaget Orang Semarang (Wikimedia Commons)

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

5 Mei 2026
Nasihat Penting untuk Gen Z yang Pengin Banget Jadi ASN

Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

5 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026
Warga Lokal Bersyukur Salatiga Nggak Punya Stasiun, Biarlah Kota Ini Dinikmati oleh Orang-orang yang Mau Effort Mojok.co

Warga Lokal Bersyukur Salatiga Nggak Punya Stasiun, Biarlah Kota Ini Dinikmati oleh Orang-orang yang Mau Effort

6 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.