Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Penampilan Serba Nanggung Khas Mahasiswa S-3 yang Saya Jumpai di Kampus

Andri Saleh oleh Andri Saleh
14 Oktober 2022
A A
Penampilan Serba Nanggung Khas Mahasiswa S-3 yang Saya Jumpai di Kampus Terminal Mojok

Penampilan Serba Nanggung Khas Mahasiswa S-3 yang Saya Jumpai di Kampus (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada banyak hal menarik yang saya temui ketika melanjutkan studi pascasarjana di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Bandung. Mulai dari sistem perkuliahan, cara dosen mengajar, sampai penampilan para mahasiswanya, ternyata sangat berbeda dengan program sarjana pada umumnya. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah penampilan para mahasiswa. Saya baru ngeh kalau penampilan mahasiswa program pascasarjana di jenjang S-2 itu berbeda dengan mahasiswa program sarjana. Apalagi kalau dibandingkan dengan penampilan mahasiswa S-3 alias program doktoral, beuh, beda jauh, deh.

Yang paling khas dan unik tentunya penampilan mahasiswa S-3. Maklum, usia mereka kan sudah bisa dibilang matang (baca: tua). Disebut mahasiswa, kok ya nggak seperti mahasiswa. Tapi disebut bukan mahasiswa, ya memang dia mahasiswa, kok. Jadinya ya segala sesuatunya serba nanggung. Dan nanggungnya ini ternyata berdampak juga ke penampilan mereka. Kalau kamu penasaran seperti apa penampilan khas dan unik dari mahasiswa S-3, nih saya kasih tahu.

#1 Gaya rambut

Sebetulnya nggak ada yang aneh sih dari gaya rambut para mahasiswa S-3 ini. Mereka nggak ada yang bergaya rambut mohawk macam anak punk apalagi yang dicat warna-warni macam camilan aromanis. Yang saya temui, beberapa mahasiswa S-3 justru punya gaya rambut yang klimis dan disisir rapi ke belakang. Itu buat mereka yang rambutnya masih tebal, ya. Kenyataannya, banyak juga yang rambutnya sudah menipis bahkan beruban.

#2 Gaya berpakaian

Nah, kalau yang ini sudah jadi ciri khas mahasiswa S-3. Sangat jarang—atau bahkan nggak ada— mahasiswa S-3 yang memakai kaos ketika sedang kuliah. Kebanyakan mereka memakai kemeja, biasanya kemeja motif kotak-kotak, dan dimasukkan rapi ke dalam celana.

Sementara jenis celana yang biasa mereka pakai, ada yang pakai celana katun tapi ada juga yang pakai celana jeans warna biru terang. Sepatunya gimana? Saya justru belum pernah menjumpai mahasiswa S-3 yang memakai sepatu pantofel macam orang kantoran, kebanyakan malah memakai sepatu kets atau sneakers.

#3 Gaya berbicara

Soal gaya berbicara mahasiswa S-3 ini juga agak berbeda, lho. Mungkin karena mereka sudah mature kali ya makanya gaya bicaranya lebih teratur, sistematis, dan seperlunya. Yah, nggak seperti anak-anak remaja zaman sekarang yang kalau bicara ceplas-ceplos seenaknya. Kalau dilihat dari topik pembicaraan para mahasiswa ini, biasanya nggak jauh-jauh dari masalah riset, riset, dan riset. Pokoke bicaranya ilmiah banget, deh.

#4 Aksesori

Kalau saya perhatikan, sebagian besar mahasiswa S-3 itu berkacamata. Saya nggak paham apakah itu kacamata betulan atau sekadar gaya. Untuk jam tangan, kebanyakan mereka memakai jam tangan analog, lengkap dengan tali jam dari besi atau kulit. Selain itu, ada satu aksesori wajib yang selalu dibawa oleh mahasiswa S-3 yakni tas ransel! Tas ransel ini isinya kalau nggak buku catatan kuliah atau buku pinjaman dari perpustakaan, ya laptop. Kalau lagi gabut, biasanya mahasiswa S-3 selalu mengeluarkan laptop dan sibuk mengetik. Entah untuk mengetik tugas kuliah, cari referensi riset, bikin artikel ilmiah, atau bikin artikel untuk dikirim ke Terminal Mojok.

Nah, itulah penampilan khas mahasiswa S-3 yang saya temui di kampus. Memang nggak mutlak seperti itu, sih. Ada juga kok beberapa yang masih muda, enerjik, dan terlihat stylish. Tapi, kalau suatu saat nanti kamu menjumpai sesosok manusia dengan penampilan rambut klimis, berkacamata, berkemeja kotak-kotak, memakai celana jeans biru terang, bersepatu kets, dan sedang duduk di pojokan sambil mengetik di depan laptop, kemungkinan besar diamahasiswa S-3. Kalau nggak percaya, coba deh tanya.

Baca Juga:

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Penulis: Andri Saleh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tips Jitu Menjadi Pendamping Hidup Seorang Mahasiswa S-3 yang Dapat Beasiswa ke Luar Negeri.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2022 oleh

Tags: KampusMahasiswamahasiswa S-3Penampilan
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

3 Hal Nggak Enaknya Tinggal di Kontrakan Bareng Temen terminal mojok.co

3 Hal Nggak Enaknya Tinggal di Kontrakan Bareng Temen

12 Desember 2021
3 Jenis Dosen Red Flag yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa kalau Mau Kuliah Lancar Mojok.co

3 Jenis Dosen Red Flag yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa kalau Mau Kuliah Lancar

10 Januari 2024
UIN SAIZU, Kampus Ngapak Terbaik di Purwokerto

UIN SAIZU, Kampus Ngapak Terbaik di Purwokerto

4 Oktober 2023
Culture Shock Orang Indonesia yang Kuliah di Thailand Mojok.co

Culture Shock Orang Indonesia yang Kuliah di Thailand

31 Desember 2024
kkn

KKN (Kuliah Kerja Nyumbang): Emang Masih Relevan?

10 Juni 2019
UNESA Terima Banyak Maba, Mahasiswa di Ketintang Makin Menderita

UNESA Terima Banyak Maba, Mahasiswa di Ketintang Makin Menderita

31 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

8 Januari 2026
Pasar Dupak Magersari, Wujud Perjuangan Orang Surabaya (Unsplash)

Pasar Dupak Magersari: Potret Nyata Saat Kota Surabaya Tidak Menyediakan Ruang, Warga Pinggiran Membuat Ruangnya Sendiri

6 Januari 2026
Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

7 Januari 2026
Dosen Numpang Nama di Jurnal, Vampir Akademik Pengisap Darah Mahasiswa yang Banting Badan demi Kelulusan

Dosen Indonesia Itu Bukan Peneliti, tapi Buruh Laporan yang Kebetulan Punya Jadwal Ngajar

6 Januari 2026
Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran Mojok.co

Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran

6 Januari 2026
10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa
  • Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.