Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Pelantikan Anggota DPRD Naik Angkot: Sekalian Saja Tiap Hari Naik Angkot!

Iqbal AR oleh Iqbal AR
27 Agustus 2019
A A
pelantikan

pelantikan

Share on FacebookShare on Twitter

Hari Senin, 26 Agustus 2019, DPRD DKI Jakarta menggelar acara pelantikan anggota DPRD baru periode 2019-2024. Ada satu hal menarik yang terjadi di acara tersebut. Selain hadirnya Pak Ahok dan Pak Djarot dalam acara pelantikan yang cukup menyita perhatian. Hal lain yang menarik adalah beberapa anggota DPRD terpilih dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang datang naik mobil angkutan umum, alias angkot, menuju lokasi acara pelantikan.

Seperti yang dilansir cnnindonesia.com, anggota DPRD terpilih dari PAN ini menggunakan angkot berwarna biru saat hadir di acara pelantikan di gedung DPRD DKI. Dengan berpakaian formal, para anggota DPRD terpilih ini turun dari angkot berwarna biru. Total ada sembilan orang yang akan dilantik menjadi anggota DRPD dari PAN.

Salah satu anggota DPRD terpilih dari PAN yaitu Zita Anjani—yang juga putri dari ketua MPR RI, Zulkifli Hasan—menerangkan bahwa alasan mereka memilih untuk naik angkutan umum adalah sebagai bentuk kampanye peduli lingkungan, terutama dalam rangka mengurangi polusi udara. Zita juga mengatakan bahwa dengan tidak memakai mobil pribadi, dirinya dan anggota DPRD dari PAN lainnya telah membantu mengurangi polusi udara di Jakarta.

Ini cukup menarik jika melihat apa yang dilakukan oleh anggota DPRD terpilih dari PAN ini. Mengingat Jakarta adalah salah satu kota dengan tingkat polusi udara tertinggi di dunia. Nah, dengan tidak menggunakan kendaraan pribadi, setidaknya mereka nggak menambah polusi udara di Jakarta. Bener, kan? Malah niat awalnya, anggota DPRD dari PAN ini malah pingin naik sepeda. Mereka nggak jadi naik sepeda karena ribet. Gimana nggak ribet, udah pakai baju rapi, pakai jas, pakai kebaya, malah ngontel. Sampai gedung ya gobyos, keringetan.

Nah, alangkah lebih baik kalau “naik angkot” ini nggak hanya dilakukan ketika momen penting saja, seperti acara pelantikan ini. Kalau memang niatnya ingin mengurangi polusi, ya nanti ketika sudah resmi kerja jadi anggota DPRD, kalau bisa ya tiap hari naik angkot, atau transportasi umum lainnya lah. Selain bisa mengurangi polusi udara di Jakarta, bisa juga buat membantu perekonomian supir-supir angkot, atau pekerja transportasi umum lainnya.

Kalau cuma naik angkot pas pelantikan saja, ya percuma, Bos. Nggak mengurangi polusi juga. Maksudnya, kalau memang niat membantu pemerintah DKI buat mengurangi polusi, ya harusnya tiap hari naik angkot, atau transportasi umum lainnya. Nggak usah, lah, pakai kendaraan pribadi. Kalau nggak, sekalian saja kendaraan pribadinya diganti sama sepeda gitu, biar total kalau memang niat mengurangi polusi. Mobil dinas jadi sepeda dinas. Bagus, kan?

Tapi ya tetap saja, yang namanya anggota dewan ya gelagatnya gitu-gitu aja. Menghadiri pelantikan naik angkot, biar dikira peduli sama lingkungan. Coba aja besok kalau sudah masuk kerja, paling ya naik mobil sendiri-sendiri. Berani taruhan saya, minggu depan mereka juga nggak pakai angkot lagi, udah pakai kendaraan sendiri-sendiri. Mereka paling juga sudah lupa apa itu “niat mengurangi polusi di Jakarta.” Mencla-mencle lah kadang-kadang~

Maksudnya gini, lho, kalau memang peduli dengan lingkungan, atau dengan isu-isu yang lain, mbok yang total. Jangan cuma buat pencitraan, atau untuk caper gitu aja. Lha wong urusan ngisi kursi wagub yang kosong mlompong berbulan-bulan saja masih nggak rampung, ini lagi sok ide naik angkot ke pelantikan. Pakai dalih mengurangi polusi pula. Belum lagi urusan pin emas yang anggarannya mahal banget itu. Nggak banyak yang protes tuh.

Baca Juga:

Pemerintah Tangerang Raya Sibuk Bangun Dinasti hingga Nggak Peduli Soal Sampah dan Polusi

3 Sikap Aneh Sopir Angkot yang Redflag Banget dan Bisa Bikin Angkot Mereka Tambah Sepi

Kalau memang benar wakil rakyat, representasi dari rakyat, ya mbok total sekalian. Kalau memang niatnya mau bantu Pemprov DKI buat mengurangi polusi, ya bisa dimulai dengan nggak pakai kendaraan pribadi ke kantor. Bisa juga sekalian bikin aturan kalau anggota DPRD harus pakai transportasi umum, kayak angkot gitu. Selain bisa mengurangi polusi di Jakarta, aturan ini juga bisa meminimalisir anggaran wakil rakyat yang kadang nggak masuk akal.

Keren juga membayangkan para wakil rakyat ini pagi-pagi naik angkot, panas-panasan, sempit, dan agak bau tentunya. Tapi, mau nggak ya, anggota-anggota DPRD ini naik angkot tiap hari? (*)

 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2022 oleh

Tags: naik angkotpelantikan dprd dkipolusi udararute angkottarif angkotwakil gubernur dki jakarta
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Pemerintah Tangerang Raya Sibuk Bangun Dinasti hingga Nggak Peduli Soal Sampah dan Polusi

Pemerintah Tangerang Raya Sibuk Bangun Dinasti hingga Nggak Peduli Soal Sampah dan Polusi

1 Juni 2024
Ilustrasi 3 Sikap Aneh Sopir Angkot yang Redflag Banget (Unsplash)

3 Sikap Aneh Sopir Angkot yang Redflag Banget dan Bisa Bikin Angkot Mereka Tambah Sepi

31 Januari 2024
Pengguna Angkot Bandung Perlu Lebih Proaktif, Jangan Acuh Tak Acuh, dong! terminal mojok.co

Pengguna Angkot Bandung Perlu Lebih Proaktif, Jangan Acuh Tak Acuh, dong!

9 Januari 2021
4 Kota dengan Kualitas Udara Terbaik dan Wisata Menarik untuk Mengungsi dari Polusi Udara Jakarta

4 Kota dengan Kualitas Udara Terbaik dan Wisata Menarik untuk Mengungsi dari Polusi Udara Jakarta

14 September 2023
Posisi Duduk di Angkot yang Paling Keren di Tingkat Kecamatan terminal mojok.co

Pengalaman 2 Kali Hampir Kecopetan di Angkot Bandung. Ngeri-ngeri Sedap

5 November 2020
Bojonggede, Tempat Terbaik untuk Mengungsi dari Polusi Udara Jakarta yang Semakin Parah

Bojonggede, Tempat Terbaik untuk Mengungsi dari Polusi Udara Jakarta yang Semakin Parah

14 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.