Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Kota dengan Kualitas Udara Terbaik dan Wisata Menarik untuk Mengungsi dari Polusi Udara Jakarta

Tiara Uci oleh Tiara Uci
14 September 2023
A A
4 Kota dengan Kualitas Udara Terbaik dan Wisata Menarik untuk Mengungsi dari Polusi Udara Jakarta

4 Kota dengan Kualitas Udara Terbaik dan Wisata Menarik untuk Mengungsi dari Polusi Udara Jakarta (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sampai tulisan ini saya buat, kualitas udara di Jakarta masih buruk. Dilihat dari IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta memiliki skor 153 (baca: tidak sehat) dengan konsentrasi polutan utama (PM 2.5) 12 kali dari nilai panduan kualitas udara tahunan WHO. Angka tersebut menempatkan Jakarta sebagai kota dengan polusi udara nomor empat terburuk di dunia. Kualitas udara yang buruk ini tentu saja dapat menganggu kesehatan dan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit.

Ada berbagai cara yang ditempuh pemerintah untuk mengurangi polusi udara Jakarta. Mulai dari memberlakukan WFH, melakukan uji emosi kendaraan, hingga menyiram jalanan dengan air. Bahkan, pawang hujan MotoGP Mandalika, Mbak Rara, sampai turun dengan melakukan ritual memanggil hujan. Sayangnya, semua usaha tersebut belum memperlihatkan hasil. Kualitas udara Jakarta tetap masih buruk dan memprihatinkan.

Sebagai warga negara yang baik tapi sering dikecewakan pemerintah, saran saya sih warga ibu kota sebaiknya jangan terlalu berharap pada pemerintah. Sebaiknya, kalian mulai memikirkan kesehatan diri sendiri dengan cara mengungsi sementara waktu ke kota-kota yang memiliki kualitas udara baik.

Ada beberapa kota di Indonesia yang indeks kualitas udaranya baik dilihat dari pantauan langsung IQAir dan KLHK versi pemerintah. Keempat kota berikut ini selain cocok untuk “mencuci” paru-paru warga Jakarta yang mulai kemasukan polutan, juga pas untuk WFH dan berwisata alam.

Weda di Maluku Utara memiliki kualitas udara dengan angka di bawah 20 US AQl

Kota pertama yang saya usulkan untuk dijadikan tempat mengungsi warga Jakarta adalah Weda. Ibu kota Kabupaten Halmahera Tengah ini memiliki kualitas udara yang sangat bagus. Berdasarkan pantauan IQAir angkanya 17 US AQI dengan status baik dan aman untuk kesehatan. Bahkan di seluruh Pulau Jawa, berdasarkan pantauan IQAir, nggak ada kota yang kualitas udaranya memiliki angka di bawah 20 US AQI, lho.

Selain udaranya bersih, Weda memiliki banyak sekali tempat wisata alam dengan kualitas wahid. Pantai dan air terjun di sini masih alami dan mempesona. Tempat wisata yang paling saya rekomendasikan adalah Goa Boki Maruru yang bisa kita nikmati dengan naik sampan di bawah rimbun pepohonan. Saya jamin, warga kota yang senengnya setengah mati melihat sawah di Jogja bakal langsung koprol saat datang ke Goa Boki Maruru ini saking bagusnya!

Nggak usah khawatir kalau datang ke Weda. Di sini selain kualitas udaranya yang memang bagus, sinyal internet dan jalan menuju ke sini nggak begitu sulit. Sudah ada bandara udara milik tambang yang tahun ini dibuka untuk umum, Rek. Sayangnya, di balik modernitas yang mulai masuk ke Weda, Sungai Sagea yang menjadi sumber air bersih untuk mencuci dan mandi warga mulai tercemar limbah tambang.

Kota Bengkulu di Pulau Sumatra bisa jadi pilihan tepat untuk mengungsi sejenak dari Jakarta

Berikutnya ada Kota Bengkulu, yang berada di Provinsi Bengkulu. Berdasarkan indeks kualitas udara terbaik versi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal September 2023, Bengkulu memiliki skor 8 (baca: baik). KLHK sendiri memiliki klasifikasi indeks udara bersih sebagai berikut:

Baca Juga:

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

  1. 0-50: baik
  2. 51-100: sedang
  3. 101-200: tidak sehat
  4. 201-300: sangat tidak sehat
  5. 300+: berbahaya

Selain memiliki udara bersih dan menyegarkan, Bengkulu juga terkenal dengan wisata pantainya, lho. Ada Pantai Panjang yang terkenal karena airnya jernih dan pasir halus sepanjang 7 kilometer. Di sekitar pantai banyak hotel dan resor yang cocok untuk WFH. Selain itu, Bengkulu juga terkenal dengan kopinya, terutama kopi robusta.

Mari kita singkirkan sejenak tren WFH dari Bali. Sudah saatnya kita mempopulerkan Bengkulu sebagai tujuan wisata, bekerja, dan mengungsi dari polusi udara Jakarta. Bengkulu jelas nggak kalah dengan Bali. Kalau Bali punya Tanah Lot, Bengkulu punya Pantai Manula dengan hamparan tebing memanjang yang masih alami.

Warga Jakarta yang sudah capek dengan polusi udara ibu kota bisa langsung terbang ke Ternate di Maluku Utara, kualitas udara di sini bersih sekali

Kota berikutnya yang memiliki indeks kualitas udara bagus versi KLHK adalah Ternate dengan skor 30. Dilihat dari IQAir, kualitas udara Ternate juga bersih, skornya 8 (baca: bersih sekali).

Warga ibu kota yang pengap dengan polusi udara Jakarta bisa langsung terbang ke Ternate untuk menghirup udara segar. Apalagi saat ini sudah ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Ternate setiap hari, pilihan maskapainya juga beragam.

Jika dua kota sebelumnya menawarkan wisata alam yang indah, Ternate adalah kota sejarah. Ada empat benteng peninggalan Belanda dan Portugis di sini, yaitu Benteng Kastela, Benteng Tolukko, Benteng Kalamata, dan Benteng Orange. Di Benteng Orange inilah sering diadakan festival budaya dan kesenian.

Kalau bosen melihat benteng, kita bisa juga datang ke pantai atau melihat kediaman Sultan Ternate yang sangat luas. Warga perkotaan perlu tahu kalau di Indonesia nggak hanya ada sultan Jogja, tapi juga sultan Ternate. Sama-sama sultan, lho. Bedanya hanya satu, sultan Ternate nggak menjadi gubernur seumur hidup.

Cari kota yang deket aja sama Jakarta alias masih di Pulau Jawa? Kalau begitu kalian bisa pergi ke Malang

Jika kita memantau IQAir, Malang adalah kota di Pulau Jawa yang memiliki kualitas udara bagus dan angkanya konsisten. Baik dari pantaun KLHK versi pemerintah maupun IQAir versi swasta, kualitas udara Malang, cenderung stabil dan baik.

Kalau ketiga kota sebelumnya lokasinya jauh dari ibu kota Jakarta, Malang ini lebih dekat, sehingga ongkosnya relatif lebih terjangkau, ya. Soal hiburan, nggak perlulah saya menjelaskan panjang lebar. Di sini ada pantai, resor, dan taman bermain yang bisa dijajal. Kota ini pas untuk berlibur bersama keluarga. Pesan saya cuma satu, kalau kalian memutuskan mengungsi ke sini, kudu banyak-banyak sabar sama macet.

Itulah empat rekomendasi kota dengan kualitas udara terbaik di Indonesia yang cocok untuk mengungsi dari polusi udara Jakarta. Selain bikin pernapasan kita sehat, kota-kota di atas juga bikin mata kita sehat dan pikiran refresh.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bojonggede, Tempat Terbaik untuk Mengungsi dari Polusi Udara Jakarta yang Semakin Parah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 September 2023 oleh

Tags: kotakualitas udarapolusi jakartapolusi udara
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Mempertanyakan Penghargaan yang Disabet Kota Depok, Kota Paling Absurd di Indonesia Mojok.co

Mempertanyakan Penghargaan yang Disabet Kota Depok, Kota Paling Absurd di Indonesia

4 Oktober 2024
Katanya Klaten Bersinar, kok Jalannya Gelap Gulita?

Katanya Klaten Bersinar, kok Jalannya Gelap Gulita?

13 Januari 2023
Relasi Orang Kota dan Desa yang Monoton dalam Film Horor Indonesia

Relasi Orang Kota dan Desa yang Monoton dalam Film Horor Indonesia

24 Mei 2022
Kenapa Salatiga Menjadi Kota Madya, tapi Kudus yang Lebih Mewah Justru "Cuma" Kabupaten?

Kenapa Salatiga Menjadi Kota Madya, tapi Kudus yang Lebih Mewah Justru “Cuma” Kabupaten?

14 Juli 2025
5 Kota yang Layak Kamu Impikan selain Cappadocia Terminal Mojok

5 Kota yang Layak Kamu Impikan selain Cappadocia

2 Januari 2022
Orang Kota Nggak Cocok Menghabiskan Masa Pensiun di Desa, Nggak Usah Sok-sokan Mojok.co

Orang Kota Nggak Cocok Menghabiskan Masa Pensiun di Desa, Nggak Usah Sok-sokan

6 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.