Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pelajaran dari Kasus Akun Twitter yang Suka Menjadikan Artis Meninggal sebagai Becandaan

Iqbal AR oleh Iqbal AR
6 Mei 2020
A A
dark jokes mencandai kematian orang akun twitter meninggal dunia didi kmepot ashraf sinclair mojok

dark jokes mencandai kematian orang akun twitter meninggal dunia didi kmepot ashraf sinclair mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Awan mendung pertanda duka masih mendominasi langit. Setelah kematian Ashraf Sinclair, Glenn Fredly, Andy Ayunir, dan Erwin Prasetya, Indonesia harus kehilangan lagi satu maestro musiknya. Ujung tombak skena campursari, Didi Kempot, meninggal dunia kemarin.

Kabar ini jelas mengejutkan semua orang, terlebih karena tidak ada kabar sakit apa-apa dan beliau beberapa waktu lalu sempat mengadakan konser amal untuk warga terdampak wabah yang berhasil mengumpulkan miliaran rupiah.

ADVERTISEMENT

Setelah kabar meninggalnya Didi Kempot ini menyebar, lini masa dan program berita dipenuhi dengan wajahnya. Rasa tidak percaya, kesedihan, apresiasi, hingga ucapan terima kasih terus mengalir dan membanjir. Bahkan, nama Didi Kempot dan segala julukannya sempat memenuhi empat trending topic Twitter.

Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak berduka atas kepergian Didi Kempot. Saya saja, meskipun tidak terlalu suka dengan sorotan yang berlebihan terhadap Didi Kempot dan kelakuan beberapa sobat ambyar saat itu, tetap merasa terkejut dan sedih ketika mendengar kabar meninggalnya Didi Kempot. Saya merasa kehilangan sosok yang lagu-lagunya menemani saya waktu kecil, meskipun saat itu saya belum mengerti benar maksud lagu-lagunya.

Namun, di tengah kedukaan dan rasa kehilangan yang mendalam, masih saja ada orang yang menjadikan kedukaan ini sebagai guyonan yang sudah pasti tidak lucu.

Sebuah akun Twitter bernama @ripcobainn_ (semoga akunnya segera hilang) mengunggah sebuah meme yang menunjukkan gambar Didi Kempot di atas panggung, dengan tulisan seperti ini, “Karena kepiawaiannya membuat lagu sedih, dia dijuluki sebagai Godfather of Broken Heart. Dan sekarang karena terlalu banyak sedih, ia kini mendapat julukan baru yaitu Almarhum.”

Cuitan ini (dan akun ini) langsung medapat hujatan keras dari warganet dan dianggap tidak punya empati.

Setelah ditelusuri, ternyata akun ini cukup sering membuat dan mengunggah meme seperti ini, yang menjadikan orang meninggal sebagai bahan becandaan. Almarhum Agung Hercules, Ashraf Sinclair, dan Julia Perez adalah salah tiga korban becandaan akun ini. Tidak hanya sering mengunggah meme seperti ini, akun ini juga sudah sering dilaporkan oleh warganet dan sudah berkali-kali akunnya hilag, ya karena becandaan seperti ini sudah kelewat batas.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Akun Affiliate yang Jualan Numpang Tragedi Itu Biadab, dan Semoga Nggak Laku!

Berbicara masalah kematian, atau orang mati yang dijadikan bahan becandaan, ini adalah sesuatu atau tema candaan yang masih agak tabu dan dianggap gelap di Indonesia. Bukan berarti bahwa candaan seperti ini harus atau akan menjadi lumrah, tetapi candaan seperti ini tidak bisa ujug-ujug dikeluarkan begitu saja.

Tidak semua orang bisa bercanda, atau mejadikan kematian sebagai bahan candaan. Perlu adanya pendalaman yang serius terlebih dahulu, terutama dari segi komedi. Saya tidak tahu teknik berkomedi yang baik itu bagaimana, tetapi saya tahu dalam komedi, ada namanya timing. Timing dalam komedi, mengacu pada ketepatan waktu untuk mengeluarkan jokes atau candaan. Mengacu pada jokes atau meme yang dikeluarkan oleh akun Twitter di atas, timing-nya jelas sangat tidak tepat, plus kalau itu sebuah candaan, itu adalah candaan yang sangat buruk.

Sebagai contoh, saya adalah orang yang sering menjadikan kematian sebagai bahan candaan. Lebih tepatnya adalah saya sering menjadikan ayah saya yang sudah meninggal sebagai candaan, dan lebih tepatnya lagi, saya menjadikan kondisi saya sebagai anak yatim (yang diakibatkan oleh meninggalnya ayah saya) sebagai bahan candaan. Saya cukup sering melontarkan candaan-candaan tentang kerinduan saya terhadap ayah saya, tetapi kalau saat ini beliau tiba-tiba ada di depan saya, pasti saya akan ketakutan.

Bagi orang lain, candaan seperti ini tentu dianggap agak ngawur. Lalu mengapa candaan ini tidak diprotes atau dihujat, ya karena saya memosisikan kondisi diri saya sebagai objek tertawaan, dan saya juga sudah berdamai dengan kondisi saya saat ini. Ditambah lagi, timing-nya juga sudah pas untuk saya bercanda soal kematian ayah saya dan kondisi saya pasca itu.

Maksudnya, saya bisa mengeluarkan candaan seperti itu karena saya sendiri yang mengalaminya, dan saya sudah berdamai dengan itu.

Intinya, candaan soal kematian itu tidak semudah candaan lainnya. Silakan bercanda soal kematian dan orang meninggal, kalau yang meninggal adalah orang terdekatmu dan kamu sudah berdamai dengan itu. Tetapi kalau candaan seperti yang dilakukan oleh akun Twitter @ripcobainn_, lebih baik menjauhlah dari candaan seperti itu. Jadi, jangan sembarangan bercanda soal kematian.

BACA JUGA Menebak Langkah Alicia Sierra setelah Todongan Pistolnya pada Profesor di Episode Terakhir Money Heist dan tulisan Iqbal AR lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Mei 2020 oleh

Tags: becandaandidi kempotkematianMemeTwitter
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Menebak Karakter Siskaeee dari Caranya Membalas Mention Followers

Menebak Karakter Siskaeee dari Caranya Membalas Mention Followers

3 April 2020
Panduan Cepat untuk Jadi Sosok yang Terkenal di Twitter terminal mojok.co

Panduan Cepat untuk Jadi Sosok yang Terkenal di Twitter

30 November 2020
Meme “Kerja, Kerja, Kerja, Tipes” Itu Sesat, Tidak Sepenuhnya Benar Mojok.co

Meme “Kerja, Kerja, Kerja, Tipes” Itu Sesat, Tidak Sepenuhnya Benar

26 Januari 2024
quarter life crisis

Quarter Life Crisis Ala Sobat Misqueen Twitter

25 September 2019
hari jumat

Fun Fact Hari Jumat: Apakah Nge-tweet #JumatBerkah Hidup Jadi Lebih Berkah?

25 Oktober 2019
Fitur Story Twitter Sebaiknya Nggak Usah Ada, Terkesan Ikut-ikutan Banget terminal mojok.co

Plis, kalau Jualan di Twitter Tolong Tahu Diri Dikit

1 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan Mojok.co

Pekerja dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan 

10 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia saja Mojok.co

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia aja, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri

10 Agustus 2026
Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang Mojok.co

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang

9 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.