Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Kerja Sama Antara Gojek dengan Rich Brian dan Reaksi Para Warga Twitter

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
12 Agustus 2019
A A
rich brian

rich brian

Share on FacebookShare on Twitter

Pada pertengahan Juli 2019 lalu, sempat ramai cerita antara Gojek dan Rich Brian. Dimulai dari Rich Brian—rapper muda asal Indonesia—yang diketahui tinggal di New York dan mengaku merindukan masakan Indonesia melalui twit di akun pribadinya. Kira-kira begini: “Just left for New York and already miss Indonesian Food”.

Tak lama, Gojek melalui akun twitternya merespon, “DM us your address and let us know what you miss eating”. Dari berbalas twit tersebut, Rich Brian diketahui sudah mengirim pesan via DM kepada Gojek. Selang dua hari setelah pengiriman DM tersebut, 88 Rising selaku label rekaman sekaligus tim manajemen dari Rich Brian memberi kofirmasi bahwa GoFood telah tiba dan diantarkan langsung oleh driver Gojek lengkap dengan helm dan jaket khasnya.

Konfirmasi tersebut diberikan melalui kolom reply di twit berbalas antara Rich Brian dan Gojek lengkap dengan foto sebagai bukti—sebagaimana kita semua tahu, no pic hoax, gan. hehe

Bukan warga Twitter dong namanya kalau tidak berkomentar sesuka hati, dari mulai menyindir sampai dengan yang (berusaha) melucu. Ada pula yang iri karena tidak mendapat perlakuan yang sama seperti Rich Brian, padahal menurut penuturannya sama-sama merantau di Amerika. Tidak sedikit pula yang menyadari bahwa hal tersebut bagian dari kerja sama antara Rich Brian dan Gojek—termasuk saya.

Lagipula, mereka yang terkesan misuh pada kolom reply itu kenapa sih, di antara yang menyadari hal itu bagian dari iklan atau promosi, kok bisa-bisanya berkomentar, “nganter ke New York aja bisa, ke yang masih satu wilayah di Indonesia masih aja dicancel”.

Begini Mz atau Mb, kalau orderanmu dicancel, itu kan terkait drivernya, yang memang biasanya disampaikan ke pihak Gojek, kemudian akan difollow up untuk diketahui bersama apa masalahnya. Tapi ya kalau mau ikut berkeluh kesah nggak apa-apa juga, sih. Barangkali bisa langsung ditanggapi keluhannya. hehe

Dalam kolom reply (antara Rich Brian dan Gojek), banyak juga akun dari brand atau produk ternama yang ikut berkomentar. Beberapa diantaranya ada Pegi Pegi, Book My Show ID, juga Gramedia Digital. Ada yang mengira sebagai panjat sosial, tapi masih yang lebih banyak hal itu sebagai bentuk usaha dalam promosi. Apalagi mereka menawarkan diskon dari masing-masing produknya.

Lain halnya dengan GNFI (Good News From Indonesia) yang memberi informasi tambahan bahwa, antara Gojek dan Maskapai Garuda Indonesia sedang melakukan kolaborasi yang diberi nama Go Express. Ya, semacam GoFood dan GoSend namun lintas negara dan dijembatani oleh Garuda. Begitu kira-kira maksud yang saya tangkap. Tentu informasi baik yang diberikan oleh GNFI pun tak lepas dari komentar “panjat sosial” dari sedikit warga Twitter. Ya bukan warga +62 dong kalau nggak julid di mana pun dan kapan pun.

Baca Juga:

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Bagi saya sih, kerja sama dan saling promosi antara Rich Brian dan Gojek ini menarik. Semacam iklan yang dikemas dengan cara berbeda, tidak membosankan. Medianya pun kekinian, dengan cara berbalas reply di Twitter sehingga respon orang pun beragam dan tidak kaku. Meski jiwa-jiwa sensi dan julid tetap ada dalam menanggapi berbalas kerja sama tersebut.

Jadi, buat apa kesal kalau memang sudah jelas dan nyata ada kerja sama diantara keduanya. Toh, itu kan simbiosis mutualisme namanya—saling menguntungkan. Bagi saya sih, lebih baik dibanding menggunakan cara yang begitu-begitu saja. Salah satunya, menyelipkan iklan di sinetron yang ditayangkan. Rasanya, terkadang memaksa walau dalam situasi yang pas.

Seperti misalnya salah satu yang saya ingat, ketika ada adegan sedang berkumpul bersama, para pemeran di sinetron tersebut menawarkan salah satu merk kacang atom ternama ke temannya yang lain. Atau menyeduh minuman rasa cokelat sambil menyebutkan taglinenya.

Yang terbaru dari Rich Brian dan Gojek adalah saat ada salah seorang driver dengan jaket hijau khas Gojek muncul di video klip Rich Brian yang berjudul “100 degrees”. Terus, kalian masih saja nyinyir sambil mempertanyakan soal kenapa pesanan kalian sering dicancel gitu? Padahal, mereka sedang mempromosikan karya dan inovasi satu sama lain di kancah internasional dan membawa nama baik Indonesia, loh. Dibanding dirimu yang hobinya sambat di media sosial demi popularitas. Eh

Sekali lagi—saran saya—coba hubungi Contact Center Gojek via telepon atau mention ke akun media sosial, ceritakan kendalanya ke Customer Service. Bukan malah misuh di dalam hati, “ah, ini Gojek sama Rich Brian pasti kerja sama buat saling promosiin”—ya emang! (*)

 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2022 oleh

Tags: dicancel drivergojekMedia Sosialrich brianTwitter
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Dari Kasus Dhea Regista Terbukti bahwa Doxing Hanyalah Onani Moral

24 Agustus 2021
cewek/cowok idaman

Yang Posting “Cewek/Cowok Idaman Itu yang….” Maunya Apa Sih?

10 September 2019
Cowok Fobia Transgender yang Bikin Face App, Standar Ganda Nggak, sih? terminal mojok.co

Cowok Fobia Transgender yang Bikin Face App, Standar Ganda Nggak, sih?

28 Januari 2021
film the hater netflix resensi sinopsis review cara kerja buzzer mojok.co

Melihat Cara Buzzer Polandia Bekerja

27 Agustus 2020
maia estianty twit viral kritik pemerintah donasi kitabisa apd rumah sakit tes untuk masyarakat sosialita arisan tempey twitter mojok.co

Bunda Maia Estianty Jangan Ikut Memperkeruh Suasana ya, ya?

11 April 2020
Bagaikan Template, Berikut Tipe Postingan New Mom di Media Sosial yang Sering Kita Temui terminal mojok

Bagaikan Template, Berikut Tipe Postingan New Mom di Media Sosial yang Sering Kita Temui

2 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Pensiun di Madiun, Kota yang Nggak Banyak Drama dan Cocok untuk Hari Tua Mojok.co

Membayangkan Pensiun di Madiun, Kota yang Nggak Banyak Drama dan Cocok untuk Hari Tua

12 Februari 2026
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

15 Februari 2026
Nihilnya Posisi Ideal Mesin Tap JakLingko Justru Melestarikan Budaya Tolong Menolong Warga Jakarta

3 Tipe Penumpang Menyebalkan Jaklingko yang Harusnya Lebih Peka dan Introspeksi Diri

11 Februari 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Lumpia Semarang Cerita Cinta yang Dibungkus Kulit Tipis (Wikimedia Commons)

Lumpia Semarang: Cerita Cinta Lelaki Tionghoa dan Perempuan Jawa yang Dibungkus Kulit Tipis

14 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tren “Ngopag” ala Lansia: Menikmati Jamu Parem Kendil yang Sudah Berdiri Sejak Tiga Generasi di Pasar Jangkang Yogyakarta
  • Pengalaman Buruk Naik Rosalia Indah Tua Rombakan: Empat Kali Mogok, Menghadirkan Kekecewaan di Akhir Perjalanan
  • Memilih Ngekos Setelah Menikah daripada Tinggal Bareng Ortu-Mertua, Finansial Memang Empot-empotan tapi Kesehatan Mental Aman
  • Jangan Buka Puasa di Blok M kalau Tidak Mau Lanjut Puasa tanpa Sempat Makan
  • Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir
  • Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.