Panduan Memilih Minyak Wangi untuk Kalian yang Mau Kencan – Terminal Mojok

Panduan Memilih Minyak Wangi untuk Kalian yang Mau Kencan

Artikel

Sebagian dari kita pasti sering bertanya-tanya, kok bisa sih aroma minyak wangi itu enak banget? Kok yang itu wanginya awet lama banget? Kok yang ini kena angin dikit ilang ya baunya? Kok dia jalan sama yang lainnya ya?

Mungkin terbersit di benak kita, minyak wangi yang harum dan awet itu pasti mahal. Tapi ternyata bukan itu jawabannya. Beberapa minyak wangi yang nggak mahal pun punya karakter bau yang harum dan awet. Bukan harga dan merek yang harus kita perhatikan, tapi jenisnya.

Pernah mengamati tulisan yang ada di botol minyak wangi? Kalau belum ayo mulai sekarang perhatikan baik-baik. Kita sering menemukan tulisan di botol seperti parfume, eau de parfume, eau de toilette, dan eau de cologne.

Itu adalah tulisan dari bahasa Prancis ldan bukan hanya sekedar pajangan doang agar minyak wangi terlihat impor. Bukan pula menjadi patokan untuk harga minyak wanginya. Tapi ini adalah keterangan dari jenis minyak wangi itu sendiri.

Keterangan di botol akan mempermudah kita untuk memilih jenis minyak wangi seperti apa yang mau kita beli. Ini adalah langkah termudah untuk memahami sih minyak wangi. Nggak perlu pakai kode-kodean segala agar peka memahami sih minyak wangi ini.

Yang menjadi perbedaan utamanya yaitu terletak pada kadar essential oil yang terkandung. Essential oil ini dapat mempengaruhi aroma dan seberapa lama kah wanginya mampu bertahan. Tentunya pemilihan kategori ini sesuai dengan selera sang pemakai juga. Agar lebih tau yuk kita bahas lebih lanjut di bawah ini.

Baca Juga:  Teror Miss K yang Selalu Menghampiri Lewat Tengah Malam

Parfume

Parfume memiliki konsentrat tinggi dan halus di antara golongan wewangian yang lainnya. Kandungan essential oil-nya juga yang paling kuat karena mengandung 20 hingga 40 persen essential oil atau konsentrat bahan wewangian.

Oleh sebab itu, parfum biasanya lebih tahan lama, bertahan sekitar 6 sampai 7 jam. Aroma wanginya juga tidak cepat menguap dan yang pasti harganya lebih mahal dibandingkan dengan eau de parfume, eau de toilette maupun eau de cologne.

Eau de parfume

Eau de parfum memiliki lebih sedikit essential oil daripada parfume, yaitu hanya 10 persen hingga 15 persen saja. Untuk wanginya bisa bertahan dari 4 hingga 6 jam. Wanginya masih seenak parfume, tapi nggak semahal harga parfume.

Minyak wangi dengan kategori ini bisa dibilang recommended dengan harga yang sangat terjangkau bila dibandingkan dengan parfume. Selain itu, eau de parfume juga memiliki tingkat keawetan wangi yang masih oke.

Eau de toilette

Eau de toilette memiliki wangi yang ringan bila dibandingkan dengan parfume dan eau de parfume. Kadar alkoholnya ringan dan konsentrat wanginya 4 persen hingga 10 persen saja. Untuk harganya jauh lebih terjangkau dan biasanya hadir dalam bentuk spray sehingga bisa lebih mudah untuk dibawa kemana-mana. Ketahanan wangi yang dihasilkan dari eau de toilette terhitung sebentar bila dibandingkan dengan parfume dan eau de parfume. Wangi yang dihasilkan dari eau de toilette, hanya berkisar dari 3 sampai 4 jam saja.

Baca Juga:  Demam Emas Bisa Jadi Ancaman Pemulihan Ekonomi

Eau de cologne

Eau de cologne adalah kasta terendah minyak wangi. Kandungan alkoholnya tinggi, bisa mencapai 5 persen. Kandungan konsentratnya lebih rendah bila dibandingkan dengan perfume, eau de parfume maupun eau de toilette.

Untuk aroma wanginya juga lebih cepat menguap dan hanya mampu bertahan kisaran 2 sampai 3 jam saja. Eau de cologne dipasaran lebih dikenal istilah body mist, body spray, or body splash.

Panduan ini bisa kalian pahami agar kalian nggak nyalahin pabrikan atau kondisi dompet kalian. Hanya karena wanginya nggak semerbak dan nggak tahan lama, bukan berarti minyak wangi tersebut jelek. Mungkin saja kita yang salah pilih jenisnya.

BACA JUGA Cerita Happy Ending dan Sad Ending Orang-orang yang Menggunakan Aplikasi Tantan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.




Komentar

Comments are closed.