Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Surat Edaran tentang Penggunaan Sarung di Kampus Madura Adalah Langkah yang Tepat

Zubairi oleh Zubairi
26 November 2022
A A
5 Rekomendasi Merek Sarung buat Kamu yang Hipster Abiezzz madura

No sarung murah club (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu kampus berwawasan pesantren berbasis NU di Sumenep, Madura, Jawa Timur mengeluarkan Surat Edaran tentang ketentuan penggunaan pakaian mahasiswanya ketika mau masuk kampus. Ketentuan itu berlaku per 16 November 2022, di mana sejak tanggal ditetapkan, setiap Rabu, mahasiswanya wajib pakai sarung, kopiah nasional dan sandal slop (khusus putra). Untuk putri, menggunakan pakaian muslimah.  Namun, yang paling mencolok tentu saja adalah sarung.

Mungkin, terdengar agak aneh bila pihak kampus mengeluarkan kebijakan tentang mahasiswanya kudu pakai sarung, bukan lagi pakai celana panjang saat mau masuk kampus. Namun, saya sebagai mahasiswa yang berkiprah dan menimba ilmu di kampus yang berwawasan pesantren, saya lebih sepakat kalau pihak kampus memang sudah seharusnya mengeluarkan aturan ini.

ADVERTISEMENT

Begini. Madura dan sarung itu satu kesatuan. Orang Madura ya sarungan, baiknya seperti itu. Ini bukan lagi masalah outfit, tapi perkara kultur, dan jelas nggak sepele. Jadi surat edaran tentang penggunaan sarung untuk kuliah, memang sudah waktunya ada.

***

Pakai sarung saat kuliah itu enak. Selain nggak ribet, tentu saja demi menjaga tradisi kaum sarungan di Pulau Garam ini tetap lestari. Kampus pesantren memang seharusnya menjadi pilar agar tradisi sarungan itu tidak punah. Terlebih di Madura, yang memang sangat kuat NU-nya.

Bicara NU dan sarung, saya jadi ingat sama Gus Yahya Cholil Staquf. Tatkala Gus Yahya berkunjung ke Vatikan, beliau mengenakan sarung. Kenapa beliau pake sarung? Ya, demi mempertahankan ciri khas orang NU Indonesia dalam berpakaian. Orang Timur Tengah kalau ada agenda atau rapat, lazim pakai jubah, mengenakan pakaian khas mereka. Orang Indonesia, apalagi orang NU, barangkali bagi beliau, ya harus begitu juga. Tampil beda, punya ciri khas tersendiri, tapi tetap elegan di mata dunia.

Sama, kampus berwawasan pesantren–khususnya di Madura macam kampus saya, agar identitas, ciri khas dan corak keislamannya supaya lebih ideal, menyuruh mahasiswanya memakai sarung saat ngampus adalah kebijakan yang amat tepat dan patut diacungi empat jempol. Artinya, Selaku kampus pesantren, memang sangat pas kalau mahasiswanya memakai sarung agar corak keislamannya kian memancar. Bahkan, bisa jadi tradisi anyar yang menggelegar.

***

Baca Juga:

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

4 Alasan Rumah di Madura Kebanyakan Punya Teras Depan yang Luas

Bagi saya, surat edaran ini menunjukkan bahwa kampus memang harus mulai peka dengan tradisi dan budaya. Dan tentu saja, bisa ditiru kampus lain. Dimulai dari pakaian, mungkin nanti berlanjut ke pengajaran ke mahasiswanya.

Terobosan ini perlu diapresiasi secara serius. Kampus, yang makin ke sini makin terlihat seperti catwalk berjalan, tak memberi ruang mahasiswa yang tak mengekor kepada OOTD terbaru. Sarung, mendobrak semua, berdiri tegak menantang pendiktean outfit mahasiswa.

Penulis: Zubairi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Madura dan Pernak-perniknya yang Orang Sering Salah Sangka

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 November 2022 oleh

Tags: Kampuskampus-mjkmaduraSarung
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

Senjakala Kapal Penyeberangan Surabaya-Madura: Ditinggalkan para Penumpang Sejak Ada Jembatan Suramadu

Senjakala Kapal Penyeberangan Surabaya-Madura: Ditinggalkan para Penumpang Sejak Ada Jembatan Suramadu

1 Maret 2024
Pamekasan Madura Katanya Kabupaten Layak Anak, tapi Taman Bermainnya Nggak Ramah Anak karena Diisi Muda-mudi Mesum

Pamekasan Madura Katanya Kabupaten Layak Anak, tapi Taman Bermainnya Nggak Ramah Anak karena Diisi Muda-mudi Mesum

7 Februari 2024
BEM Itu Problematik dan Saya Menyesal Telah Bergabung

BEM di Indonesia Itu Problematik, Nggak Pantas Dikasih Gaji kayak di Inggris

27 Juli 2023
Bukan Lagi Salah Urus, Bangkalan Madura Memang Kabupaten yang Tidak Diurus surabaya

Jika Sidoarjo Saudara Kembar Surabaya, Bangkalan Madura Adalah Saudara Tirinya, yang Disepelekan dan Diperlakukan Amat Berbeda

15 Juli 2024
Sarjana Jadi Tukang Sate Ayam Tetap Bangga Meski Diremehkan (Unsplash)

Di Balik Gerobak Pedagang Sate Ayam Madura Berdiri Seorang Sarjana yang Bangga dengan Jalan Hidupnya

16 September 2025
5 Hal yang Bikin Saya Menyesal Kuliah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

5 Hal yang Bikin Saya Menyesal Kuliah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

21 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

27 Juni 2026
4 Alasan yang Membuat Stasiun Purwosari Lebih Unggul daripada Stasiun Solo Balapan di Mata Saya Mojok.co

4 Alasan yang Membuat Stasiun Purwosari Lebih Unggul Dibanding Stasiun Solo Balapan di Mata Saya

22 Juni 2026
Ikut Organisasi Mahasiswa Itu Sah-sah Saja, asal Siap Keluar Duit Lumayan organisasi kampus

Rapat Organisasi Kampus: Belajar Berorganisasi atau Cuma Belajar Boros?

23 Juni 2026
UIN SAIZU, Kampus Ngapak Terbaik di Purwokerto PAI UIN Saizu

Hal-hal yang Membuat Saya Sedikit Menyesal Masuk Prodi PAI UIN Saizu, meski Tidak Sampai Ingin Pindah Kampus

23 Juni 2026
4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu! Mojok.co

4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu!

24 Juni 2026
Hidup di Desa Nggak Seindah Bayangan, Banyak Iuran yang Harus Dibayarkan kalau Nggak Mau Jadi Bahan Omongan

Hidup di Desa Itu Murah, yang Mahal Adalah Ongkos Sosialnya, dan Ini Rinciannya

21 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.