Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Orang Jepara Malas Liburan di Daerah Sendiri dan Memilih Plesir ke Kudus

Muhammad Syadullah Fauzi oleh Muhammad Syadullah Fauzi
10 Desember 2025
A A
Alasan Orang Jepara Malas Liburan di Daerah Sendiri dan Memilih Plesir ke Kudus Mojok.co

Alasan Orang Jepara Malas Liburan di Daerah Sendiri dan Memilih Plesir ke Kudus (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jepara punya berbagai pilihan wisata, mulai dari pantai, bukit, hingga kuliner. Namun, warganya lebih memilih plesir ke Kudus. daripada daerahnya sendiri. Ketika akhir pekan tiba, sebagian besar warga memilih menghabiskan waktu libur yang singkat itu ke Kota Kretek. 

Bagi orang Jepara seperti saya, Kudus itu bukan sekadar kota tetangga. Kudus itu tempat pelarian singkat. Jarak Jepara dan Kudus tidak begitu jauh, tapi dua daerah ini begitu berbeda. Itu mengapa, ketika warga Jepara ingin jeda dan mencari suasana baru, Kudus adalah pilihan yang tepat. 

Lalu, apa saja sih alasan yang membuat orang Jepara begitu nyaman liburan ke Kudus daripada di daerahnya sendiri? 

#1 Pusat perbelanjaan yang lebih lengkap di Kudus daripada Jepara

Jepara memang punya beragam destinasi wisata menarik, tapi soal pusat perbelanjaan, Kudus memang lebih unggul. Itu mengapa, warga Jepara yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan belanja berbagai keperluan, mereka pasti akan ke sana.

Jepara memang punya tempat belanja, tapi tempat belanja di Kudus lengkap. Di sana ada mal modern, pusat elektronik, toko buku hingga butik-butik. Bahkan, di sana ada pasar tradisional yang sudah melegenda seperti Pasar Kliwon yang menjadi salah satu pusat grosiran terbesar di karesidenan Pati.

Bagi orang Jepara, Kudus menjadi semacam pusat perbelanjaan, dan menjadi tempat di mana kebutuhan yang muncul mendadak bisa terpenuhi tanpa harus jauh-jauh ke Semarang.

#2 Kudus adalah kota kecil yang terasa modern

Kudus itu kota kecil, tapi punya atmosfer modern, terutama kalau masuk waktu malam. Lampu-lampu toko, jalan yang relatif rapi, dan banyaknya tempat makan membuat vibe-nya terasa seperti kota yang bergerak. Tidak terlalu ramai, tapi juga tidak terlalu sepi. Pas di tengah-tengah.

Bagi orang Jepara, suasana malam Kudus itu memberi rasa segar. Jalan-jalan yang terang, deretan cafe kecil, dan pusat kuliner yang tidak sulit dicari membuat kota ini enak buat didatangi ketika butuh suasana berbeda. Kudus seperti menawarkan versi sederhana dari “night out” tanpa harus melewati gerbang tol.

Baca Juga:

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Betapa Beruntungnya Punya Rumah Dekat Jalan Lingkar Utara Kudus, Selalu Ada Hiburan Balap Liar Datang Tanpa Undangan

Meskipun tergolong kota kecil, Kudus punya ritme kota yang stabil. Tidak tergesa-gesa, tapi juga tidak santai berlebihan. Cocok untuk orang Jepara yang ingin menikmati atmosfer kota tanpa menghadapi kemacetan kota besar.

#3 Wisata religi yang selalu jadi magnet

Kudus punya tempat healing spiritual favorit bagi orang Jepara, yaitu wisata religi. Makam Sunan Kudus dan Sunan Muria adalah destinasi yang sejak dulu menjadi alasan banyak orang berkunjung. Bukan hanya untuk berziarah, tetapi juga untuk menikmati suasana sekitar yang selalu hidup.

Bagi orang Jepara, wisata religi ke sana seperti paket kombo. Ziarahnya dapat, jalan-jalannya dapat, kulinernya dapat. Setelah ziarah, biasanya lanjut wisata kuliner, lalu menghabiskan waktu dan uang untuk beli oleh-oleh. Rasanya seperti tradisi kecil yang sudah berlangsung lama dan diwariskan secara tidak resmi dari generasi ke generasi.

#4 Terasa ke luar kota tanpa harus ribet 

Bagi saya, dan mungkin banyak orang lain, menghabiskan liburan itu harus benar-benar terasa suasana barunya. Itu mengapa, liburan di daerah sendiri tidak akan memberikan sensasi itu. Mau ke pantai? Sudah sering. Mau ke alun-alun? Kemarin baru lewat. Mau ke tempat makan? Ya itu-itu saja.

Itu mengapa, Kudus menjadi jawaban paling masuk akal. Dekat, murah, tapi tetap memberi perasaan “keluar kota”. Tidak perlu menyiapkan banyak hal, cukup naik motor atau mobil, dan dalam waktu yang relatif singkat langsung sampai. Sensasi itu yang sering dicari, bukan perjalanan jauh, tapi perubahan suasana.

Pada akhirnya, bukan berarti Jepara kurang menyenangkan. Hanya saja, Kudus menawarkan varian hiburan dan atmosfer yang memberi jeda dari keseharian. Itu sebabnya, bagi banyak orang Jepara, kalau harus liburan dekat tapi tetap terasa keluar kota ya ke Kudus tujuannya. Kota Kretek ini bak tetangga dekat yang selalu punya alasan untuk dikunjungi lagi dan lagi. 

Penulis: Muhammad Sya’dullah Fauzi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kalau Mau Menua dengan Tenang, Jangan Nekat ke Jakarta, Menetaplah di Kudus!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Desember 2025 oleh

Tags: jeparakota kretekkuduswisata religi kudus
Muhammad Syadullah Fauzi

Muhammad Syadullah Fauzi

Kuliah di Pendidikan Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga. Sosok yang menjalani peran ganda dalam kesehariannya. Bisa tampil rapi saat menjadi Guru di depan kelas, namun tak gengsi berubah menjadi Kuli (pekerja kasar) di lain waktu.

ArtikelTerkait

Nelangsa Warga Perbatasan: Dianggap Demak, Nyatanya Lebih Akrab dengan Jepara

Nelangsa Jadi Warga Perbatasan: Dianggap Demak, Nyatanya Lebih Akrab dengan Jepara

5 Mei 2025
3 Hal yang Lumrah di Kudus, tapi Nggak Biasa bagi Orang Jogja

3 Hal yang Lumrah di Kudus, tapi Nggak Biasa bagi Orang Jogja. Salah Satunya Pakai Sarung ke Mall

18 September 2024
Olahan Daging Kerbau Kudus Ternyata Enak dan Cocok di Lidah Jogja Saya Mojok.co

Kuliner Daging Kerbau Kudus Ternyata Enak dan Cocok di Lidah Jogja Saya

1 Maret 2025
Bus Jepara-Semarang: Dulu Jumawa, Sekarang Berduka (Pixabay.com)

Bus Jepara-Semarang: Dulu Jumawa, Sekarang Berduka

2 September 2023
Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

9 Februari 2026
Di Universitas Muria Kudus, meski Skripsimu Kelar, Nggak Berarti Kamu Bisa Lulus!

Di Universitas Muria Kudus, meski Skripsimu Kelar, Nggak Berarti Kamu Bisa Lulus!

12 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Temanggung yang Terkenal Nyaman Malah Bikin Orang Jombang Nggak Betah Mojok.co

Temanggung yang Terkenal Nyaman Bisa Bikin Orang Jombang Nggak Betah

30 April 2026
Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.