Nostalgia Film Aamir Khan Terbaik Sepanjang 2000-an – Terminal Mojok

Nostalgia Film Aamir Khan Terbaik Sepanjang 2000-an

Artikel

Elif Hudayana

Film Bollywood kebanyakan identik dengan musik dan tariannya. Yang terbayang di kepalamu pasti adegan sepasang kekasih sedang lari-lari mengitari pohon, bukan? Tapi tidak semuanya begitu lho, salah satunya film yang dibintangi Aamir Khan.

Saya bukan tipe orang yang mudah menghafal nama, terlebih jika nama itu berbau-bau bahasa asing yang sulit dilafalkan. Akan tetapi, beda ceritanya jika saya suka dengan orang tersebut. Katakanlah nge-fans, gitu ya. Biar pun namanya susah diingat, apalagi dilafalkan, saya bakal ulik sampai dapat. Salah satunya Aamir Khan ini.

Aktor Bollywood yang cukup tampan dengan kemampuan acting luar biasa ini sudah membintangi puluhan judul film. Coba searching google aja kalau nggak percaya. Akan tetapi, menurut saya tidak semua filmnya sekeren actingnya. Kalau kamu bingung harus menonton film yang mana dulu, berikut rekomendasi film terbaik Aamir Khan sepanjang 2000-an versi saya. Sekalian nostalgia.

#1 3 Idiots (2009)

Sesuai dengan judulnya, film ini menceritakan 3 tokoh utama yg dijuluki idiot sebab tingkah anehnya. Selama hampir tiga jam, kita akan dibuat tertawa terpingkal-pingkal, takjub, hingga menitikkan air mata.

Di film ini, Aamir Khan yang berperan sebagai Ranchodas digambarkan sebagai mahasiswa pandai yang lantang bersuara mengkritisi kebijakan dan sistem kampus. Kritik tersebut ia bungkus dalam berbagai cara. Selain pejabat kampus, Rancho juga tak sungkan menegur kawan satu angkatan yang dinilai keliru dalam belajar. Kamu juga bisa tahu metode belajar yang baik dari film ini lho.

Selain mengangkat tema pendidikan, film yang disutradarai oleh Rajkumar Hirani ini juga menyoroti pola parenting keluarga. Jadi siap-siap dengan semua kejutan di film ini ya!

#2 Peekay (2014)

Kalau ditanya film mana yang menurutmu luar biasa, saya pasti menjawab Peekay (PK) salah satunya. Dengan mengkritisi praktik keagamaan di India, film ini berhasil menuai banyak komentar baik positif maupun negatif. Bahkan sempat menuai kecaman dari beberapa pihak.

Menceritakan perjalanan alien di bumi, PK (nama Aamir Khan di film) berusaha mencari batunya yang hilang, batu yang menjadi satu-satunya “kunci” untuk kembali ke dunianya. Dalam pencariannya, PK justru kebingungan memercayai Tuhan yang bisa menolongnya. Semua ritual keagamaan ia jalani hingga pada akhirnya ia menemukan sebuah kejanggalan.

Bagaimana akhirnya PK bisa kembali ke alamnya dan kejanggalan itu mampu terpecahkan, saya merasa ini adalah skenario yang mencengangkan. Nggak perlu saya ceritain, tonton sendiri saja ya biar kamu juga ikut terpukau. By the way, film ini juga cukup relate dengan isu keagamaan yang masih hangat di negara kita. Heuheu.

#3 Dangal (2016)

Jika dalam dua film tadi Aamir Khan menjadi pemuda (dan alien) yang menarik, pada film Dangal ia berperan menjadi Mahavir, mantan pegulat profesional yang digambarkan telah berkeluarga. Di film ini, Aamir Khan melakoni peran ayah secara totalitas. Tidak hanya actingnya yang patut diacungi jempol, ia juga bertransformasi secara fisik. Badan besar, perut buncit, dan rambut serta brewok beruban. Perawakan bapak-bapak inilah yang semakin membuat film ini layak mendapat applause.

Kisahnya bermula dari Mahavir yang menginginkan anak laki-laki dan menjadi pegulat kelas dunia. Namun, sayang, istrinya melahirkan dua anak perempuan. Mahavir pun mulai mengubur mimpinya. Tak disangka, suatu hari dua anak perempuannya (Geeta dan Babita) terlibat perkelahian hingga membuat temannya yang seorang lelaki babak belur. Melihat kejadian tersebut, Mahavir yakin darah gulatnya turun kepada kedua anak perempuannya.

Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, Mahavir menggembleng Geeta dan Babita menjadi pegulat sekalipun hal itu melanggar batas kenormalan masyarakat. Film biografi-aksi dari kisah nyata Mahavir Singh Phogat ini berhasil menyabet penghargaan film terbaik dalam Filmfare Award 2017.

#4 Taare Zameen Par (2007)

Berfokus pada pendidikan anak, TZP menceritakan Ishaan (diperankan oleh Darsheel Safary) anak kelas 3 sekolah dasar yang memiliki gangguan disleksia. Dengan dunia yang belum sepenuhnya ia mengerti, Ishan justru dicap sebagai anak bodoh dan nakal oleh lingkungannya. Tidak terima dengan kenakalan anaknya, ayah Ishaan memaksanya masuk sekolah asrama. Loh di mana Aamir Khan? Eits sabar dulu, Bos!

Di sekolah barunya tersebut, Ishaan merasa semakin terpuruk dan kehilangan dunianya. Jauh dari keluarga, teman-teman yang mengejek dan guru yang selalu memarahinya. Di sini ia bertemu Ram, guru seni yang diperankan oleh Aamir Khan. Ram sebelumnya menjadi guru di sekolah anak berkebutuhan khusus. Melihat Ishaan yang kehilangan minat terhadap apa pun, Ram mulai mendekati Ishaan dan mencari akar masalahnya.

Singkat cerita, Ram adalah orang pertama yang mengetahui bahwa Ishaan mengalami disleksia. Ram pun mulai meluangkan waktu memberikan jam tambahan khusus untuk Ishaan belajar menulis dan membaca.

Film ini cukup menguras emosi. Tiap adegannya seperti diperhitungkan dengan matang, terlebih pada penggambaran penderitaan Ishaan. Sedia banyak tisu aja ya sebelum nonton.

Itu dia rekomendasi film terbaik Aamir Khan versi saya. Tidak hanya dari actingnya, film-film itu juga patut diacungi jempol karena skenario dan dialog antartokohnya.

BACA JUGA Menikmati Kegiatan Mencabut Uban Sebagai Usaha Sederhana Menyenangkan Hati Orang Lain atau tulisan Elif Hudayana lainnya.

Baca Juga:  Daripada Bikin Cuitan Palsu demi Konten, Mending Bikin Novel Sekalian
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
5


Komentar

Comments are closed.