Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

3 Alasan Kartun Ninja Hattori Lebih Mendidik ketimbang Doraemon

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
21 November 2023
A A
3 Alasan Kartun Ninja Hattori Lebih Mendidik ketimbang Doraemon

3 Alasan Kartun Ninja Hattori Lebih Mendidik ketimbang Doraemon (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Daripada nonton Doraemon, saya sekarang lebih memilih nonton Ninja Hattori. Pesan moralnya lebih banyak dan lebih dapet!

Saat weekend, paling enak rebahan sambil nonton acara TV yang ringan, kartun misalnya. Banyak stasiun TV yang menayangkan kartun tiap Sabtu Minggu. Meski begitu, opsi kartun yang paling populer untuk ditonton umumnya adalah Doraemon.

Doraemon memang sudah melegenda. Saat anak-anak Generasi 90-an masih kecil, robot kucing berwarna biru ini sudah menjadi tontonan wajib tiap libur sekolah. Popularitasnya sebagai kartun terbaik masih stabil hingga kini. Hal ini terbukti dari dirilisnya dua seri film Stand By Me pada tahun 2014 dan 2020 kemarin. Film yang menceritakan tentang masa depan Nobita itu disambut antusias oleh berbagai kalangan.

Sederhananya, Doraemon menceritakan kisah robot kucing berwarna Doraemon yang dikirim Sewashi ke abad 20 untuk membantu Nobita, kakek buyutnya. Kehadiran Doraemon sangat menguntungkan karena Nobita diceritakan sebagai seorang anak pemalas, bodoh, dan selalu dibully oleh teman-temannya.

Meski kartun Doraemon sangat terkenal, bagi saya kartun ini masih kalah dengan Ninja Hattori kalau soal pesan moral. Sebenarnya Ninja Hattori mirip dengan Doraemon, baik dari segi tokoh maupun cerita. Bedanya, sosok yang membantu tokoh pemalas dalam Ninja Hattori, Kenichi, bukanlah sebuah robot, melainkan seorang ninja bernama Hattori. Setidaknya ada tiga alasan kenapa kartun Ninja Hattori ini jauh lebih mendidik daripada Doraemon.

#1 Hattori selalu membimbing, bukan langsung memberi

Dalam serial Doraemon, Nobita yang nggak pernah beruntung itu suka sekali minta-minta kepada Doraemon. Sialnya, robot kucing berwarna biru yang sangat suka dorayaki itu nggak tegaan melihat wajah melas dan nasib malang Nobita. Maka nggak usah heran kalau ia cepat mengabulkan permintaan Nobita dengan bantuan alat dari kantong ajaibnya.

Nah, menurut saya, sifat buruk Doraemon yang suka memanjakan Nobita inilah yang nggak mendidik. Nobita jadi suka hal yang instan serta nggak mau berproses barang sedikit pun. Berbeda dengan Hattori, meski dia memiliki jurus-jurus yang bisa membuat Kenichi memperoleh apa yang dia mau, Hattori malah nggak menggunakannya.

Dalam serial Ninja Hattori, ninja yang juga memakai pakaian biru ini selalu membimbing Kenichi sedikit demi sedikit sambil sesekali memakai jurus sederhana untuk membantu proses belajarnya. Ketika tiba waktunya melawan Kimimaki, Hattori turut mengawasi dan baru membantu Kenichi bila gagalnya sudah kebangetan. Salut deh buat Hattori!

Baca Juga:

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

Menguak Misteri Kenapa Dekisugi Jarang Muncul di Serial Doraemon

#2 Sifat Kenichi dalam Ninja Hattori nggak seburuk Nobita

Dibanding Nobita, tentu saja saya lebih memilih Kenichi. Selain secara visual dia lebih oke, sifat Kenichi dalam Ninja Hattori boleh dibilang lebih baik daripada Nobita. Kenichi jarang mengeluh dan nggak manja.

Salah satu contohnya, Kenichi pernah latihan jogging biar bisa jogging tiap minggu bareng Yumeko. Meski aslinya enggan latihan, Kenichi nggak pernah secara blak-blakan menolak ajakan Hattori. Dia malah rutin latihan dan jarang mengeluh walaupun selalu gagal.

Hal lain yang bikin saya salut sama Kenichi dalam Ninja Hattori adalah sifatnya yang jujur dan percaya diri. Ketika ngobrol dengan Yumeko, dia bisa tetap santai dan nggak terbata-bata meski ada Kimimaki yang selalu mengolok-olok dirinya. Bahkan, di salah satu episode dia pernah jujur ke Yumeko kalau saat pertandingan tenis melawan Kimimaki dia bisa menang berkat bantuan Hattori. Makanya Kenichi ingin mengulang permainan walaupun berakhir keok dihajar Kimimaki yang jago tenis.

#3 Bullying nggak secara fisik dan verbal, tapi adu skill

Hal lain yang bikin saya nggak nyaman saat menonton serial Doraemon adalah perundungan yang dilakukan Giant dan Suneo terhadap Nobita. Bullying yang dilakukan sudah ke ranah fisik dan verbal, lho. Di kartun memang terlihat biasa aja, tapi saya yang bersimpati kepada Nobita merasa perundungan yang dilakukan Giant dan Suneo udah keterlaluan.

Akan tetapi hal ini nggak saya jumpai dalam Ninja Hattori. Berdasarkan pengalaman saya nonton kartun karya Fujiko A. Fujio ini, konflik yang ditunjukkan berupa adu skill, bukan adu fisik. Tujuannya ya biar mengambil hati Yumeko. Ada beberapa episode yang menunjukkan adu skill ini, misalnya adu skill menggambar Yumeko, adu skill menghafal nama-nama flora, hingga adu tenis ini.

Sekarang sudah jelas kan kenapa saya bilang Ninja Hattori sebenarnya memiliki pesan moral lebih banyak dan lebih mendidik daripada Doraemon? Saya sangat merekomendasikan tontonan ini bagi siapa pun yang sudah bosen dengan Doraemon tapi tetap ingin nonton kartun serupa. Lumayan kan biar tontonan jadi bervariasi.

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Dekisugi, Mr. Nice Guy dalam Doraemon yang Pernah Bikin Saya Sebel.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 November 2023 oleh

Tags: doraemonkartunkartun jepangNInja Hattori
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Kalau Pengin Lebih Laris, Nussa-Rara Harus Belajar dari Animasi Omar dan Hana Pengalaman Saya Menonton Sinetron Azab di Indosiar

Kalau Pengin Lebih Laris, Nussa-Rara Harus Belajar dari Animasi Omar dan Hana

4 Juni 2020
Paradoks Waktu di Serial 'Doraemon' dan Logika yang Bertabrakan terminal mojok.co

Doraemon Itu Nggak Lucu Blas. Seram Begitu kok Banyak Fans

18 September 2020
12 Tokoh di Upin & Ipin yang Selalu Dikenang oleh Penontonnya terminal mojok.co

12 Tokoh di Upin & Ipin yang Selalu Dikenang oleh Penontonnya

23 Desember 2021
4 Episode Paling Sedih dalam Serial Kartun Upin dan Ipin

4 Episode Paling Sedih dalam Serial Kartun Upin dan Ipin

14 Mei 2023
Hello Jadoo_ Kartun Seru, tapi Jangan Sampai KPI Tahu terminal mojok

Hello Jadoo: Kartun Seru, tapi Jangan Sampai KPI Tahu

30 Oktober 2021
Mei Mei Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

Mei Mei “Upin Ipin” dan Sifatnya yang Saya Benci

2 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

12 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.