Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
28 Februari 2026
A A
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Magelang, daerah di Jawa Tengah yang kaya akan kuliner lokal. Bertetangga dengan Yogyakarta, banyak orang salah mengira Magelang cuma punya makanan dengan cita rasa manis. Padahal, kuliner Magelang lebih kaya dari itu. Di sana ada kuliner dengan cita rasa gurih, asing, pedas, manis hingga yang nggak jelas rasa dan teksturnya seperti nasi godog Magelang. 

Kebanyakan dari pembaca, terutama yang tinggal di luar Jawa Tengah dan Yogyakarta, mungkin tidak asing dengan makanan satu ini. Tapi, di Magelang, nasi godog adalah kuliner yang populer. Biasanya, makanan ini dijajakan oleh penjual nasi goreng yang ada di pinggir-pinggir jalan. 

Walau banyak dijual di Magelang, saya sarankan wisatawan atau pendatang untuk berpikir ulang dua kali sebelum mencicipinya. Sebab, rasa dan tekstur makanan satu ini benar-benar absurd. Bisa jadi kalian nggak doyan, wong orang asli sini saja banyak yang menghindar. 

Tampilannya berantakan, tidak mengundang selera

Pendatang dan wisatawan boleh dengan percaya diri dan mantap ingin mencicipi nasi godog Magelang. Tapi, tunggu saja sampai kalian melihat bentuk makanan ini. Saya yakin keinginan itu sedikit luntur. 

Nasi godog makanan itu terlihat berantakan. Perpaduan tekstur, bentuk, dan warnanya nggak menarik. Nasi yang pada umumnya berwarna putih bisa jadi kecoklatan dan nyemek. Bentuknya lebih mirip, maaf, muntahan daripada makanan. Sekali lagi maaf. 

Cara mengolah nasi godog memang dengan mencampur semua bahan menjadi satu. Termasuk kaldu yang sudah diracik sedemikian rupa oleh penjual. Wajar kalau campuran itu terlihat berantakan di mata pembeli. 

Tekstur dan rasa nasi godog Magelang itu aneh

Kalau pendatang dan wisatawan baik-baik saja dengan tampilannya, tunggu sampai kalian mencicipi makanan ini. Ketika masuk ke dalam mulut, tekstur nasi godog benar-benar aneh.  

Kalian bayangkan saja, tekstur nasi yang lembut itu harus bercampur dengan kaldu. Butiran nasi jadi lembek, tapi tidak cukup lembek untuk disebut bubur. Jadinya tanggung. Dan, semua yang serba tanggung gitu bukankah menciptakan perasaan yang asing di mulut. 

Baca Juga:

Mengapa Nasi Berkat Tahlilan Terasa Nikmat padahal Lauknya Sederhana?

Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

Tidak hanya tekstur yang terasa asing, rasa nasi godog pun aneh. Melihat tampilannya, orang mungkin mengira nasi godog itu kaya rasa. Bayangkan saja, nasi dicampur dengan kaldu ditambah berbagai kondimen seperti sayur, daging ayam, telur. Betapa “ramai” tampilannya.

Akan tetapi, semua itu ternyata tidak mewakili rasa nasi godog. Nyatanya, pas masuk ke mulut, makanan ini cenderung manis gurih. Di Jawa Tengah, kalau pengin makanan dibuat pedas, kalian mesti bilang ke penjual. 

Bagaimana, kalian tetap pengin mencicipi makanan Magelang satu ini? Kalau kalian memang penasaran dan ingin menambah pengalaman kuliner, saya sarankan untuk menyantapnya selagi hangat. Kalau dimakan ketika dingin, nasi yang lembek bakal mengembang. Sementara suwiran ayam dan orak-arik telurnya kadang bisa berbau amis kalau sudah dingin. Sayur-sayurannya pun bakal nggak enak. 

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Februari 2026 oleh

Tags: Kuliner Magelangmagelangmakanan magelangNasinasi godognasi godog magelang
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

3 Hal yang Tak Bisa Dilakukan di Magelang Terminal Mojok

3 Hal yang Tak Bisa Dilakukan di Magelang

29 Mei 2022
Bunga Tabebuya Magelang: Indah, tapi Merepotkan Penyapu Jalan Mojok.co

Bunga Tabebuya di Magelang Memang Indah, tapi Merepotkan Penyapu Jalan

30 Oktober 2023
3 Rekomendasi Supermarket di Kota Magelang, Cocok buat Belanja Anak Kos

3 Rekomendasi Supermarket di Kota Magelang, Cocok buat Belanja Anak Kos

26 September 2023
Duka Pengidap Fobia Nasi yang Hidup di Indonesia

Duka Pengidap Fobia Nasi yang Hidup di Indonesia

17 April 2022
Lampu Merah Canguk Magelang Kini Tak Lagi Jadi Neraka, Underpass dan Flyover Bikin Hidup Warga Magelang Jadi Lebih Mudah

Lampu Merah Canguk Magelang Kini Tak Lagi Jadi Neraka, Underpass dan Flyover Bikin Hidup Warga Magelang Jadi Lebih Mudah

17 Juni 2025
Magelang, Kota Sejuta Bunga yang Bikin Saya Bahagia dan Susah Move On

Magelang, Kota Sejuta Bunga yang Bikin Saya Bahagia dan Susah Move On

4 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Malang Kota Wisata Parkir, Tiap Sudut Kota Kini Dikuasai Tukang Parkir Semakin Nggak Nyaman

Bayar Parkir Liar di Malang: Nggak Dijagain, tapi Sungkan kalau Nggak Dibayar

28 Februari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

28 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.