Nangis di Pernikahan Mantan Itu Sudah Usang

Seharusnya momen pernikahan mantan bisa kita manfaatkan untuk hal yang lebih berguna untuk kita. Setidaknya kita nggak keliatan cemen aja di hadapan mantan.

Artikel

Chelsea Venda

Perkara cinta memang perkara yang rumit. Dua manusia bisa saling mencintai tapi belum tentu akan hidup di satu rumah yang sama. Menikah dan cinta adalah dua hal yang beda.

Kemarin, ada mimpi buruk yang terjadi di Facebook. Media sosial yang mungkin sudah lama kita tinggalkan itu menjadi saksi perihnya cinta.

 

Di dalam video itu terlihat, ada seorang laki-laki yang menangis dan seorang perempuan yang mengenakan baju pengantin. Laki-laki yang menangis ini, menurut Yuni adalah mantan kekasih dari perempuan yang akan menikah. Mereka sudah berpacaran selama 6 tahun, meski akhirnya si perempuan menikah dengan laki-laki lain.

Si perempuan memilih menikah dengan laki-laki pilihan orang tuanya. Mantan kekasihnya kemudian nekat masuk ke kamar pengantin dan meluapkan semua perasaannya lewat tangisan.

Sepertinya datang ke pernikahan mantan lalu menangis menjadi hal yang kerap terjadi di masyarakat kita. Setahun yang lalu, Mojok pernah memuat “Balo Lipa” dan Tragedi Mantan yang Datang ke Pernikahan. Video pengantin yang memeluk mantan kekasihnya ketika menyanyi Balo Lipa menjadi viral karena menyanyi sambil menangis di pernikahan mantan.

Padahal menangis di pernikahan mantan itu nggak keren sama sekali, tapi kok masih banyak yang melakukannya? Selain nggak keren, kita jadi terlihat seperti orang yang nggak bisa move on dari masa lalu. Seharusnya momen pernikahan mantan bisa kita manfaatkan untuk hal yang lebih berguna untuk kita. Ya, setidaknya kita nggak keliatan cemen aja di hadapan mantan.

Berikut ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan ketika datang ke nikahan mantan.

Datang Pakai Baju Pengantin

Ketika kamu memakai baju pengantin di nikahan mantan, kamu akan menyampaikan patah hatimu secara lebih elegan. Hal ini sangat berbeda kalau kamu nangis di nikahan mantan, itu hanya akan terlihat cemen dan nggak bisa move on. Baju pengantin akan menjadi tanda kalau seharusnya yang ada di sana adalah kamu, bukan dia.

Baca Juga:  Ditinggal Mantan Menikah Duluan, Ini Tipsnya

Kamu nggak perlu repot-repot ngomong soal patah hatimu lagi, apalagi menangis. Bajumu sudah menyampaikan isi hatimu.

Kasih Kado Barang Kenangan Kalian

Saat masih berstatus menjadi pacar, kita pasti punya barang-barang yang spesial. Baju, gelang, cincin atau apapun deh. Intinya adalah barang-barang yang ketika kamu lihat, kamu akan mengingat kisahmu dengan dia.

Pilih salah satu yang menurutmu paling berkesan. Lalu bungkuslah menjadi kado seperti biasanya. Nanti, ketika ia membuka kado darimu, dia akan langsung ingat dengan hubungan kalian. Pesannya sederhana, meski hubungan telah berakhir, tetapi kenangan bersamamu akan menjadi pelajaran yang akan terus diingat.

Meski belum tentu dia masih ingat denganmu juga sih.

Nyanyi di Nikahan Mantan

Acara pernikahan biasanya menjadi ajang pamer, akan sangat biasa kalau kamu cuma memamerkan pasangan baru. Buatlah mantan kagum dengan diri kamu yang sekarang, kalau perlu buatlah seisi gedung terpesona dengan cara menyanyi di nikahan mantan.

Tapi nggak usah nyanyi sambil nangis, cemen. Daripada patah hati, mending dijogeti. Menyanyikan lagu Bojo Anyar milik Didi Kempot menjadi pilihan yang menarik.

Dudu klambi anyar

Sing neng njero lemariku

Nanging bojo anyar

Sing mbok pamerke neng aku

Selain menyindir mantanmu, kamu pun berpotensi untuk memecah fokus tamu undangan. Apakah memilih berfoto bersama pengantin atau joget bareng kamu

Bikin Vlog

Daripada patah hati melihat mantan menikah dengan orang lain. Mending buat pernikahan mantan menjadi AdSense aja. Kamu bisa buat vlog di nikahan mantan.

Salah satu vlog yang cukup mudah adalah review makanan. Kamu cukup makan lalu berkomentar tentang makanannya. Tapi biar yang nonton nanti ramai, kamu perlu nambahin bumbu kontroversi. Kamu bisa meniru gaya Arya Wiguna waktu teriak Eyang Subur sambil menggebrak meja.

Baca Juga:  Melihat Kegigihan Para Pejuang Giveaway 17 Agustus, Gigihnya Sampai Titik Kuota Penghabisan

“Demi Tuhan! Begini saja rasa mie ayamnya!” sambil tangan mengepal lalu menggebrak meja makan. Mungkin orang di sekitarmu akan menengokmu dengan curiga, tapi nggak usah di pedulikan.

“Bukankah dulu mie ayam langganan kita lebih enak!”

“Sayang sekali rasanya kurang enak, nih. Tapi jangan lupa like, comment, subscribe, karena subscribe itu gratis.” (*)

BACA JUGA Hewan-hewan Ini Lebih Bucin dari Fiersa Besari atau tulisan Chelsea Venda lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

---
552 kali dilihat

7

Komentar

Comments are closed.