Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Musim Hujan, Musim Pengendara Goblok Tampil dan Bikin Orang Murka

Muhammad Mundir Hisyam oleh Muhammad Mundir Hisyam
10 November 2023
A A
Musim Hujan, Musim Pengendara Goblok Tampil dan Bikin Orang Murka

Musim Hujan, Musim Pengendara Goblok Tampil dan Bikin Orang Murka (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hujan bikin orang goblok yang selama ini tersembunyi jadi terlihat terang benderang

Ada yang pernah bilang seperti ini: media sosial nggak bikin orang goblok. Tapi, mengekspos orang-orang goblok yang selama ini tersembunyi.

Saya cukup setuju pada hal itu, karena, kadang, beberapa hal akan terlihat kulit aslinya jika kondisinya tepat. seperti musim hujan yang akan datang sebentar lagi, semoga.

Setelah kemarau cukup panjang, akhirnya hujan mulai tiba di berbagai daerah. Sekarang, setiap sore di daerah saya saja hampir pasti hujan. Dan saya rasa musim hujan seperti kali ini menjadi kabar baik bagi banyak orang terutama petani yang tanamannya sangat membutuhkan air.

Namun, kabar baik bagi satu orang, terkadang jadi kabar buruk untuk orang lain. Bagi pengguna jalan, musim hujan justru jadi momok. Beberapa masalah yang akan saya sebutkan di bawah, jadi makin terlihat saat musim hujan datang. Apa saja?

Jalanan berlubang

Di musim kemarau, kita mungkin nggak begitu bermasalah dengan jalan berlubang. Tetap bermasalah sih, wong jalan rusak. Cuman, kadar kejengkelan kita nggak setinggi saat musim hujan.

Begini. Jalan berlubang yang biasa dengan mudah kita hindari ini jadi susah dilihat saat tergenang air hujan. Bagi yang berkendara saat hujan, mereka nggak sempet melihat lubang. Wong ketutup air, plus fokus mereka terganggu saat hujan.

Saya pun sudah pernah mengalaminya. Jatuh, sih, enggak. Tapi, dua kali menerjang lubang karena tergenang, dua kali juga motor saya harus masuk bengkel dan menguras tabungan hampir 2 juta-an. Bukan main kalau udah kena masalah ini, ancamannya kalau nggak nyawa ya tabungan. Sama-sama serem!

Baca Juga:

10 Kebiasaan Buruk yang Harus Ditinggalkan agar Motor Nggak Gampang Mogok Saat Musim Hujan

Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan

Pengendara lain yang ngebut nggak ngotak pas hujan

Apa yang lebih goblok dan menyebalkan ketimbang pengendara ngebut? Betul, pengendara ngebut saat hujan.

Entah kenapa, saya rasa, sebagian pengendara secara tiba-tiba kehilangan otaknya ketika hujan. Lah wong sudah hujan bukannya berhenti untuk berteduh atau memakai jas hujan, mereka malah seperti dicambuk Tuhan untuk gas pol dan semakin dekat dengan sakaratul maut.

Bukan hanya berbahaya bagi mereka, tapi juga bagi kami pengendara lain. Jalanan sudah licin, harus fokus biar nggak kena jalan yang berlubang, ditambah harus ketar-ketir menghadapi pengendara yang kebut-kebutan saat hujan.

Goblok!

Spakbor motor yang pendek saat hujan jadi donatur dosa paling banyak untuk pemiliknya

Saya termasuk orang yang jarang sekali mengumpat. Namun, kalau sudah musim hujan dan sedang berkendara dengan motor di jalan raya, mungkin umpatan saya bisa langsung berlipat-lipat lebih banyak. Bukan tanpa alasan, sekarang banyak pengendara yang motornya dimodifikasi nggak jelas. Bukannya jadi bagus, malah mengurangi fungsi yang seharusnya.

Misalnya saja yang akan saya bahas kali ini adalah spakbor belakang motor. Saya nggak tahu, apakah di daerah kalian juga sama. Tapi, banyak sekali anak muda di sini terutama yang motornya keren seperti motor trail atau motor-motor matic yang lagi tren di anak muda, nggak jarang mereka sengaja mencopot spakbor belakang.

Mungkin biar terlihat lebih keren atau apa, tapi yang jelas itu benar-benar memungkinkan mereka menerima doa buruk dari kami pengendara motor yang berotak.

Kalau musim hujan, motor-motor goblok itu membuat air bahkan lumpur di jalanan akan mengenai pengendara lain yang berada di belakangnya. Ke muka saya juga pernah! Nggak cuma itu, pengendara goblok lain juga sepertinya nggak memikirkan, kalau mereka berjalan dengan kecepatan tinggi di tengah genangan air, cipratan air itu akan mengenai pengendara lain di sekitarnya.

Etikanya itu lho, nol!

Jujur saja, ketika ada genangan saat saya berkendara dan samping kanan-kiri ada pengendara motor lain, yang saya lakukan adalah sedikit memperlambat atau setidaknya membuat mereka nggak terkena cipratan air di jalan yang kotor karena saya. Etikanya seperi itu. Bukan malah tancap gas, yang samping kena, yang belakang apalagi.

Begitulah musim hujan dari sudut pandang pengguna jalan. Sekali lagi, ini bukan karena musim hujannya, tapi lebih ke masalah lain yang nggak cocok untuk tetap ada di saat hujan. Misalnya tadi jalan yang berlubang, saya kira ada “cara” lah, ya, agar nggak berbahaya buat pengguna jalan, serta untuk pengendara sekaligus pemilik motor-motor goblok yang saya rasa harus meletakkan kembali otaknya di tempat yang seharusnya.

Dan hujan, sebagaimana media sosial, mengekspos orang-orang goblok yang selama ini tersembunyi.

Penulis: Muhammad Mundir Hisyam
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sejarah Ringroad Jogja yang Kini Sudah Berubah Nama

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 November 2023 oleh

Tags: musim hujanpengendara goblok
Muhammad Mundir Hisyam

Muhammad Mundir Hisyam

Perenung andal.

ArtikelTerkait

Memangnya Salah kalau Warga Kabupaten Tuban Kaya Mendadak dan Beli Mobil? terminal mojok.co

Sing Nduwe Mobil i Ngopo Toh Seneng Men Ngebut Nek Udan, Padahal Lak Yo Ra Keudanan?

3 Januari 2020
Musim Hujan dan Banjir Tiba, Berhenti Menyalahkan Sampah!

Musim Hujan dan Banjir Tiba, Berhenti Menyalahkan Sampah!

8 Desember 2019
3 Ide Usaha Kecil-kecilan yang Cocok Dijalankan di Musim Hujan, Tetap Bisa Cuan!

3 Ide Usaha Kecil-kecilan yang Cocok Dijalankan di Musim Hujan, Tetap Cuan meski Basah-basahan!

3 November 2024
7 Benda Kecil yang Diperlukan para Pekerja di Musim Hujan Terminal Mojok

7 Benda Kecil yang Diperlukan para Pekerja di Musim Hujan

11 Oktober 2022
Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan Mojok.co

Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan

4 November 2025
Derita Menggunakan Jas Hujan Indomaret Murahan Saat Naik Motor Mojok.co

Derita Menggunakan Jas Hujan Indomaret Murahan Saat Naik Motor

21 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.