Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Georgius Cokky Galang Sarendra oleh Georgius Cokky Galang Sarendra
9 Mei 2026
A A
Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Share on FacebookShare on Twitter

Bukan UNY namanya jika tidak pernah membuat huru-hara. Setelah viral beberapa waktu yang lalu terkait polemik ijazah yang tak kunjung keluar, sekarang masalah baru muncul. Kampus saya tercinta ini kini sedang marak menjadi target lokasi pencurian.

Saya mendapat informasi kemalingan dari beberapa akun Instagram yang membahas seputar UNY. Tampaknya memang UNY saat ini sedang darurat maling. Saya pun setuju dengan hal tersebut. Sebagai mahasiswa UNY, saya selalu was-was setiap membawa barang-barang berharga ke area kampus.

ADVERTISEMENT

Kasus kemalingan di UNY yang bikin prihatin

Dalam kurun waktu 2026 ini saja, saya sudah mendengar banyak berita kemalingan yang dialami mahasiswa UNY sendiri. Salah satu kasus yang paling banyak terjadi ialah pencurian helm.

Kasus ini sebenarnya sudah bertahun-tahun terjadi di lingkup kampus. Tapi, banyak mahasiswa memilih mengikhlaskan ketimbang menuntut, apalagi ketika sudah tahu nantinya hanya diberi harapan palsu lewat rekaman CCTV yang cuma sekadar formalitas itu.

Ini baru helm, kalian bakal lebih kaget jika mengetahui di UNY juga ada kasus kehilangan motor. Kalian tidak salah baca, bahkan kasusnya pun masih anget beberapa bulan lalu di beberapa fakultas UNY.

Saya tidak heran dengan hal ini, mengingat maling sepertinya sudah seperti mahasiswa di sini, bebas berkeliaran di area kampus. Bahkan, mungkin ada yang berpura-pura masuk ke gedung perkuliahan untuk mencari rampasan baru. Amit-amit.

Kinerja satpam yang jarang terlihat

Dari maraknya kasus kemalingan ini, semuanya berakar dari kurangnya pengawasan dan keamanan. Harus diakui sistem keamanan di UNY ini sangatlah kurang, terutama di titik-titik rawan seperti area parkir.

Lebih apesnya bagi mahasiswa, fungsi satpam sebagai kontrol keamanan jarang dijumpai. Pengalaman saya keluyuran ke fakultas lain pun merasakan hal serupa. Semua orang tampak bebas keluar-masuk area parkir tanpa adanya satpam yang mengawasi. Bahkan satpam yang berada di gerbang utama kampus UNY pun tampak sama saja.

Baca Juga:

Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

Hal ini sebenarnya sangat mengkhawatirkan. Terlebih UNY sendiri memiliki mahasiswa dan dosen yang jumlahnya besar, sehingga bisa dibayangkan berapa ribu kendaraan terparkir dalam satu hari. Dengan hilangnya peran satpam, sama saja mempersilahkan orang asing seperti maling untuk bebas berkeliaran mencari mangsa.

Hilangnya fungsi satpam sebenarnya bukan hanya dalam hal pengawasan saja, namun dalam hal asistensi lalu lintas keluar-masuk kampus pun sangat kurang. Saya hampir jarang mendapati adanya satpam yang membantu saya menyeberang jalan untuk masuk ke kampus. Satu-satunya momen saya melihat satpam aktif membantu mahasiswa menyebrang hanya ketika pagi hari.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Kinerja satpam UNY bisa dibilang kalah jauh jika dibandingkan dengan satpam tetangganya, UGM. Apalagi jika dibandingkan dengan satpam UIN  yang hampir seharian stand by membantu mahasiswa atau staff yang hendak keluar dan masuk kampus. Menurut saya, UNY sebaiknya “naturalisasi” saja satpam-satpam dari UIN supaya keamanannya membaik.

BACA JUGA: Mahasiswa UNY Sulit Menjelaskan ke Tetangga soal Kampusnya karena Kurang Populer, Mengaku Kuliah di UGM Biar Mudah Dipahami

Solusi jalan satu arah yang malah menyusahkan dosen dan mahasiswanya sendiri

Dari pihak petinggi kampus sebenarnya sudah bereaksi atas kasus kemalingan ini dengan menerapkan sistem jalan satu arah. Tapi lagi-lagi, solusinya tidak efektif.

Kebijakan sistem satu arah di seluruh jalanan kampus malah menyusahkan banyak pihak. Belum lagi beberapa gerbang kampus juga ditutup, sehingga banyak mahasiswa dan dosen harus memutar jauh. Kalau begini yang repot bukan hanya maling, tapi mahasiswanya sendiri ikutan repot.

Ketimbang membuat sistem jalan satu arah, justru yang harus dibenahi adalah sistem pengawasan dan kontrol keamanan yang ketat di area kampus. Apalagi dengan bertambahnya jumlah mahasiswa UNY setiap tahun, tentu satpamnya perlu diperbanyak, bukan malah dikurangi seperti yang terjadi saat ini

Ya begitulah UNY. Hanya bisa berharap ke depannya makin berbenah. Apalagi dengan nama besarnya, sangat memalukan jika marwah kampus ini tercoret karena banyak maling berkeliaran. Tapi, semoga saja tidak.

Penulis: Georgius Cokky Galang Sarendra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA UNY, Kampus Pendidikan yang (Tidak Selalu) Mendidik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2026 oleh

Tags: helm hilangkemalinganmotor hilangsatpamUNY
Georgius Cokky Galang Sarendra

Georgius Cokky Galang Sarendra

Penulis dengan perspektif khas Mas-mas Jawa. Tumbuh besar dengan lagu-lagu Oasis dan drama Manchester United, kini sedang meniti jalan panjang (dan pasti) menuju kesuksesan

ArtikelTerkait

Kenangan Naik Kereta Api Logawa Waktu Kecil: Jajan Pecel di Atas Kereta hingga Kemalingan Barang Bawaan

Kenangan Naik Kereta Api Logawa Waktu Kecil: Jajan Pecel di Atas Kereta hingga Kemalingan Barang Bawaan

18 Maret 2024
Jalan Colombo Jogja Adalah Neraka, dan Makin Membara Saat Masa Wisuda  

Jalan Colombo Jogja Adalah Neraka, dan Makin Membara Saat Masa Wisuda  

22 Januari 2026
4 Jalan Berbahaya di Bantul yang Nggak Disadari Banyak Pengendara

Stop Mencibir Mahasiswa Asal Bantul yang Ngekos di Sleman, Kami Ngekos karena Kami Masih Sayang Punggung!

3 Juli 2024
Catatan Pemakluman Masalah di Jogja oleh Sultan Jogja selama 11 Tahun Terakhir: 11 Masalah yang Tak Kunjung Selesai dan Mungkin Tak Akan Pernah Selesai kos di jogja

Panduan Mencari Kos di Jogja untuk Mahasiswa UGM dan UNY: Daerah yang Harus Dituju, Budget, serta “Identitas” yang Harus Diperhatikan

14 Juli 2024
Kenapa Harus Satpam BCA Satpam Instansi Pemerintah Nggak Kalah Oke, kok! terminal mojok

Kenapa Harus Satpam BCA? Satpam Instansi Pemerintah Nggak Kalah Oke, kok!

18 Oktober 2021
Di Sleman, Mahasiswa Bisa Hidup dengan Uang 30 Ribu (Unsplash)

Cara Mahasiswa Bertahan Hidup di Sleman dengan Uang 30 Ribu

23 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

10 Juli 2026
Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak Terminal

Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak

6 Juli 2026
7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu Terminal

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

7 Juli 2026
Orang Madura syok saat mengetahui rupa dan rasa gado-gado dari daerah lain Mojok.co

Orang Madura syok saat mengetahui rupa dan rasa gado-gado dari daerah lain

9 Juli 2026
Ini Dia Alasan Orang Jakarta Timur Malas Diajak Main ke Jakarta Selatan

Jakarta Timur Layak Dimekarkan jadi Jaktim Utara dan Jaktim Selatan, Terlalu Banyak Perbedaan!

8 Juli 2026
Kalian boleh kesal sama emak-emak, tapi oknum bapak-bapak merokok saat berkendara jauh lebih meresahkan

Kalian boleh kesal sama emak-emak, tapi oknum bapak-bapak merokok saat berkendara jauh lebih meresahkan

11 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.