Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kenangan Naik Kereta Api Logawa Waktu Kecil: Jajan Pecel di Atas Kereta hingga Kemalingan Barang Bawaan

Indraswari Pikatan oleh Indraswari Pikatan
18 Maret 2024
A A
Kenangan Naik Kereta Api Logawa Waktu Kecil: Jajan Pecel di Atas Kereta hingga Kemalingan Barang Bawaan

Kenangan Naik Kereta Api Logawa Waktu Kecil: Jajan Pecel di Atas Kereta hingga Kemalingan Barang Bawaan (Rizal Febri Ardiansyah via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Tiap kali naik kereta api Logawa, saya teringat kenangan masa kecil saat naik kereta ini bersama orang tua.

Sebagai seorang perantau yang kerap berpindah dari satu daerah ke daerah lain, saya jadi mengenal kereta api dengan baik. Kereta api menjadi transportasi utama yang kerap saya tumpangi saat mudik ke kampung halaman atau sekadar liburan.

ADVERTISEMENT

Salah satu kereta api yang cukup berkesan di hati saya adalah KA Logawa. Alasannya karena kereta ini lebih sering saya naiki dibanding kereta lainnya. Pertama kali saya naik kereta ini waktu masih kecil bersama dengan orang tua dan kedua saudara saya. Tak heran kalau kereta api Logawa bak mesin waktu yang membawa saya pada ingatan masa kecil.

Pedagang makanan di dalam KA Logawa

Berbeda dengan aturan di masa sekarang yang melarang pedagang dari luar berjualan di dalam kereta, waktu saya kecil dulu, pedagang asongan bebas keluar masuk kereta, tak terkecuali ke dalam kereta api Logawa. Pedagang yang cukup membekas dalam ingatan saya adalah pedagang pecel.

Pedagang pecel yang saya jumpai di dalam KA Logawa memiliki suara khas yang menarik rasa penasaran penumpang. Biasanya mereka berjualan membawa bakul besar berisi sayur-sayuran dan bunga kecombrang berwarna pink. Selain pedagang pecel, saya juga teringat pedagang tahu Sumedang dan pedagang es yang warna esnya cukup menggoda.

Jajanan-jajanan tersebut biasanya jadi pilihan para penumpang yang hendak mengganjal perut dan menghilangkan dahaga di tengah udara panas dalam kereta. Maklum, kereta zaman dulu belum dilengkapi AC seperti sekarang. Tak jarang, saya yang saat itu masih kecil minta jajan dan membuat orang tua saya geleng-geleng kepala karena kelakuan anaknya.

Bertemu penumpang gelap yang nggak memiliki tiket

Selain masih banyak pedagang asongan yang bebas naik turun kereta, dulu saya juga kerap bertemu penumpang gelap yang nggak memiliki tiket di atas kereta api Logawa. Kalau sekarang sih kondektur akan berkeliling dengan alat modern untuk mengecek kursi penumpang satu per satu tanpa perlu melihat tiket penumpang. Sementara dulu, kondektur berkeliling sambil memberi lubang kecil pada tiket penumpang yang sudah diperiksa.

Saya juga ingat kalau dulu kondektur aktif bertanya tujuan akhir para penumpang yang dijumpai dari satu gerbong ke gerbong lain. Kalau ada yang ketahuan nggak sesuai dengan tiketnya, biasanya penumpang akan diturunkan di stasiun terdekat atau harus membayar tiket dengan harga dua kali lipat.

Baca Juga:

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

4 taktik menaklukan Stasiun Manggarai saat jam padat, tempat paling kacau se-Jakarta

Momen pemeriksaan tiket oleh kondektur di atas kereta membuat saya yang waktu itu masih kecil cukup deg-degan. Kini saat sudah dewasa dan bisa naik kereta sendiri, ada kalanya saya merindukan suara “cklik” dari tiket yang dilubangi oleh kondektur.

Ada maling di kereta api Logawa

Saya pernah punya pengalaman buruk soal kemalingan di dalam kereta. Jadi waktu itu saya dan keluarga naik kereta api Logawa dari kampung halaman menuju kota perantauan. Saking capeknya, kami ketiduran di kereta. Saat bangun, barang bawaan kami raib dibawa maling. Kejadian tersebut nggak hanya menimpa keluarga saya, ada juga beberapa penumpang di gerbong sama yang kemalingan.

Lemahnya sistem keamanan di dalam kereta zaman dulu memang sangat ironis. Namun seiring perkembangan zaman, kini manajemen kereta api sudah tertata jadi lebih baik. Ada aturan dan sanksi yang diberlakukan sehingga penumpang bisa menikmati perjalanan dengan lebih nyaman.

Meski kini layanan kereta api sudah jadi lebih baik, terkadang saya merindukan masa lalu. Saat saya masih bisa jajan pecel murah di atas kereta api Logawa dan bertemu penumpang dengan berbagai latar belakang.

Penulis: Indraswari Pikatan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kereta Api Sri Tanjung, Transportasi Terbaik dari Jogja ke Banyuwangi. Jangan Naik Bus!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2024 oleh

Tags: KA Logawakemalingankereta apikereta api Logawapedagangstasiunstasiun kereta
Indraswari Pikatan

Indraswari Pikatan

IRT yang suka iseng nulis.

ArtikelTerkait

Sudah Saatnya Jalur Kereta Api Purwokerto-Wonosobo Diaktifkan Kembali

Sudah Saatnya Jalur Kereta Api Purwokerto-Wonosobo Diaktifkan Kembali

8 November 2023
Kereta Api Logawa Kelas Bisnis: Nyamannya Mirip Eksekutif, Harganya Lebih Terjangkau Mojok.co tiket tarsus, go show

Tiket Tarsus, Tiket Kereta Api dengan Harga Super Duper Murah

11 Januari 2025
Kereta Api Serayu: Kereta yang Bikin Penumpang Berangkat Segar, Pulang Layu

Kereta Api Serayu: Kereta yang Bikin Penumpang Berangkat Segar, Pulang Layu

7 Juli 2024
Stasiun Lempuyangan Lebih Pantas Dikenal karena 3 Hal Ini, Bukan karena Meme Roti'O

Stasiun Lempuyangan Lebih Pantas Dikenal karena 3 Hal Ini, Bukan karena Meme Roti’O

23 September 2024
Penjaga Palang Kereta Lahir karena Kebodohan Pengendara (Unsplash)

Penjaga Liar Palang Kereta yang Tidak Punya Gaji dan Kerjanya Ikhlas Lahir karena Kebodohan Pengendara

15 November 2023
maling

Romansa Maling Tak Tertangkap

26 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang Mojok.co

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang

23 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.