Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Palang Pintu Kereta Api Banyumas: Tempat Rekreasi (Tidak) Ramah Anak yang Murah Meriah

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
17 November 2023
A A
Palang Pintu Kereta Api Banyumas: Tempat Rekreasi (Tidak) Ramah Anak yang Murah Meriah Mojok.co

Palang Pintu Kereta Api Banyumas: Tempat Rekreasi (Tidak) Ramah Anak yang Murah Meriah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Palang pintu kereta api bisa menjadi tujuan kalau referensi tempat healing kalian mulai menipis di Banyumas. Saat pertama kali ke sana, saya terkejut. Bisa-bisanya pinggiran palang pintu kereta api yang tidak terlalu luas itu menjadi semacam tempat rekreasi. Namun, lama kelamaan saya menikmatinya juga. Bahkan, hingga saat ini saya sudah beberapa kali ke sana. 

Awalnya saya tidak memahami asyiknya nongkrong di pinggir palang pintu kereta api. Setelah saya mencoba menghabiskan waktu di sana, ternyata seru juga melihat kereta melintas dengan latar belakang senja. Apalagi sambil ngobrol dengan kawan-kawan, kegiatan menghabiskan sore jadi tambah menyenangkan.

Jadi tempat rekreasi anak

Tempat rekreasi murah meriah itu sebenarnya lebih banyak dikunjungi orang tua dan anak-anak yang masih balita. Aktivitas mereka sederhana saja, cukup melambaikan tangan ke kereta yang melintas. Sesekali orang tua mengajarkan huruf dan angka yang tertulis di kereta atau sekitar palang pintu. Beberapa orang tua mengajak bermain sambil menyuapi anaknya. 

Saking banyaknya anak-anakdi sana. Beberapa dari mereka saling berkenalan dan bermain bersama. Saya pikir bagus juga anak-anak memiliki tempat terbuka untuk menghabiskan waktu bersama dan berinteraksi seperti ini. Setidaknya mata mereka berjarak dari gadget selama beberapa saat. 

Palang pintu kereta api sebenarnya bukan tempat yang ramah anak. Cenderung berbahaya malah. Hal ini juga ditegaskan dalam PP No. 72 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api. 

Akan tetapi mau bagaimana lagi. Nyatanya orang tua dan anak-anak membutuhkan tempat semacam ini. Fenomena palang pintu kereta bisa menjadi kritik bagi pemerintah daerah untuk membangun fasilitas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Coba saja tersedia fasilitas itu, orang tua pasti akan memilih tempat yang lebih aman dan nyaman untuk anaknya. 

Ekonomi masyarakat sekitar palang pintu kereta api terbantu

Saat saya pertama berkunjung, hanya ada beberapa penjaja makan dan minuman. Semakin lama, semakin banyak penjual jajanan yang bermunculan. Palang pintu kereta api yang makin ramai pengunjung jadi peluang bagi warga sekitar yang kebanyakan belum memiliki pekerjaan tetap untuk berjualan. 

Setelah saya renungkan lagi, tempat seperti ini nyatanya membawa banyak manfaat. Tidak hanya jadi ruang bagi anak-anak dan orang tua, kawasan ini juga membantu perekonomian warga. Banyak di antara mereka yang mengaku senang bisa berjualan di sana. Hanya memang,  faktor keamanannya perlu dipikirkan lebih jauh. 

Baca Juga:

Kecamatan Purwokerto Lebih Populer daripada Kabupatennya, Banyumas, Bikin Banyak Orang Salah Paham

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

Kalau kalian penasaran, bisa langsung kunjungi palang pintu kereta api di Banyumas. Kalian hanya perlu menyiapkan uang secukupnya untuk jajan. Pastikan kalian datang di sore hari ya, rasakan sensasi menikmati senja sambil melihat kereta melintas. 

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Penjaga Liar Palang Kereta yang Tidak Punya Gaji dan Kerjanya Ikhlas Lahir karena Kebodohan Pengendara

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 November 2023 oleh

Tags: banyumaskereta apipalang pintu kereta apitempat rekreasi
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Ajibarang Banyumas: Kecamatan yang Kerap Dianaktirikan, tapi Malah Jadi Daerah yang Mandiri Mojok.co

Ajibarang Banyumas: Kecamatan yang Dianaktirikan, tapi Malah Jadi Daerah yang Mandiri

24 Mei 2024
Jalur Hutan Jati Balapulang, Jalur Penghubung Banyumas dan Tegal yang Mencekam

Jalur Hutan Jati Balapulang, Jalur Penghubung Banyumas dan Tegal yang Mencekam

7 Oktober 2023
Pengalaman Saya Ikut War Tiket Kereta Api 3 Hari Berturut-turut: Lebih Susah daripada Menang Giveaway

Pengalaman Saya Ikut War Tiket Kereta Api 3 Hari Berturut-turut: Lebih Susah daripada Menang Giveaway

30 Agustus 2023
Pilih Kursi Sesama Perempuan di KAI Access: Fitur Baru yang Wajib Dirayakan

Pilih Kursi Sesama Perempuan di KAI Access: Fitur Baru yang Wajib Dirayakan

2 April 2025
Masalah Purwokerto Terminal Bulupitu Menyusahkan Warga (Unsplash)

Masalah Purwokerto: Terminal Bulupitu yang Berpotensi Menyusahkan Mahasiswa dan Warga

8 Juli 2023
Sisi Gelap Purwokerto yang Membunuh Wisatanya Sendiri (Unsplash)

Purwokerto Murah? Murah untuk Siapa? Kenapa Warga Asli Tidak Merasakannya?

27 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok Mojok.co

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

17 Juni 2026
Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun Mojok.co sumatera selatan

Kalau Orang Sumatera Selatan Terus-terusan Ngaku dari Kota Palembang, Daerah Lain Kapan Dikenalnya?

21 Juni 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

Anggaran Perpustakaan Itu Mahal, tapi Kita Tak Pernah Peduli karena Maunya Terima Jadi

22 Juni 2026
S2 UGM Diperebutkan Lulusan S1 dari Kampus Mana Aja kecuali dari Kampus Sendiri Mojok

Boikot UGM Itu Hak Semua Orang, tapi Jangan Lupa Kalau Keterima UGM itu Nggak (Pernah) Gampang  

19 Juni 2026
Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya Mojok.co

Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya

22 Juni 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co sumatera

Sebagai Anak Madura, Saya Cemburu dengan Anak Sumatera yang Tak Perlu Susah Payah Menyembunyikan Identitas

20 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.