Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Mohon kepada Ukyo Kodachi, Tamatkan Saja Boruto!

Muhammad Dzal Anshar oleh Muhammad Dzal Anshar
29 April 2020
A A
5 Profesi buat Uzumaki Naruto kalau Pensiun Dini Jadi Hokage terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Alasan paling utama kenapa Naruto nggak asik lagi adalah karena dia akhirnya menikah. Sama halnya jika kalian punya sahabat tongkrongan yang selalu ada saat ngumpul, kemudian si sontoloyo ini memilih menikah di usia muda. Entah itu dijodohkan atau karena pacarnya yang kebelet dinikahi. Seketika setelah itu kehidupannya berubah. Sejak saat itu dia bukan lagi milik kita. Dia disegel oleh istrinya dan kehidupannya menjadi eksklusif. Dia menjadi dewasa dan kehilangan masa mudanya. Nggak asyik, kan?

Awalnya, kemunculan Naruto sebagai ninja payah yang bermimpi menjadi Hokage langsung merebut hati para pencinta anime di seluruh dunia. Wataknya yang sembrono, suka berteriak, makan mie ramen dengan lahap, payah dalam mengeluarkan jurus ninja, didiskreditkan oleh banyak orang. Namun, di sisi lain menyimpan kekuatan luar biasa dalam tubuhnya. Fix, ia menjadi sosok sempurna yang layak difavoritkan oleh para wibu.

Namun, tak ada yang menyangka romansa cinta Hinata pada Naruto ternyata pada akhirnya yang akan menjadi penutup cerita si jinchuriki dari Kurama ini. Tepat pada episode ke 500, ditampilkan kesibukan para shinobi mempersiapkan kado dan pesta pernikahan bagi Naruto-Hinata. Diselingi scene nembak-nembak di antara para shinobi. Hinata tampak menjadi sosok paling bahagia. Bagaimana tidak? Pria payah yang dia idamkan sejak kecil akhirnya menikahinya dengan status sebagai pahlawan Desa Konoha. Perempuan dan cintanya memang selalu menjadi skenario klasik yang efektif untuk mengakhiri sebuah kisah. Nggak asyik, deh!

Faktor inilah yang membuat Luffy jauh lebih asik dari Naruto. Berbeda dengan Naruto yang akhirnya takluk oleh Hinata, si topi jerami sampai saat ini masih jungkir balik mencari sesuatu yang dicari. Bukan berarti tak ada wanita yang tergila-gila padanya. Sebut saja Margareth yang menyelamatkan Luffy saat keracunan jamur dan Hancock si wanita tercantik di dunia ditambah dengan statusnya sebagai satu-satunya sichibukai perempuan. Tapi, tak ada satu pun yang berhasil merebut hati Luffy. Intinya no time for love!

Entah apa yang merasuki Masashi Kishimoto yang membuatnya menyusun skenario pernikahan setelah perang dunia ninja berkepanjangan. Saya curiga sebenarnya dia bosan menyusun cerita sehingga timbulah ide untuk menikahkan Hinata dan Naruto. Terbukti, sekalipun ada kelanjutannya yaitu Boruto, ceritanya tidak lagi disusun oleh Masashi, melainkan inisiatif dari asistennya Mikio Ikemoto (gambar) dan Ukyo Kodachi (cerita). Akhirnya, banyak fans yang kecewa dan menganggap Boruto sebagai sampah! Baik pada gambar maupun ceritanya. Memang pada dasarnya sesuatu yang tumbuh kembali, rasanya tak lagi sama.

Boruto Bikin Ilfeel

Episode pertama Boruto menampilkan modernitas Desa Konoha dan dunia shinobi. Pada scene pembuka kita menyaksikan pertarungan antara Boruto yang sudah besar vs Kawaki dengan ninjutsu yang berbeda dengan yang selama ini kita lihat. Lalu kembali pada cerita Boruto kecil sebelum masuk akademi. Konflik yang muncul di episode ini terkesan terlalu insecure, berupa permasalahan anak milenial kelas atas tentang orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai pejabat dan orang tua pemilik perusahaan kereta api yang terlalu memaksakan kehendak pada anaknya. Dalam hal ini Boruto dan Denki sebagai sosok sentral.

Hal ini tentu saja sangat kontras dengan kisah ninja pejuang yang boro-boro sibuk ngambek sama orang tua, dan bikin masalah sana-sini. Ya, balik lagi, emang dasarnya Masashi sudah tidak menginginkan Boruto. Jatuhnya Boruto malah kayak cerita FTV tentang anak manja yang egois, dengan segala keistimewaan yang dia dapat sebagai anak Hokage.

Hal yang paling membuat ilfieel adalah kemunculan pertama kali Boruto pada sekuel film Boruto: Naruto the Movie. Karakter Boruto saat itu muncul sebagai ninja yang menghalalkan segala cara untuk membuat ayahnya terkesan dalam ujian Chunnin. Alih-alih latihan keras dan menciptakan jurus baru, si anak manja justru menggunakan alat ninja yang mampu mengeluarkan berbagai jutsu dengan berbagai elemen hanya dengan gulungan kecil yang dimasukkan ke sapu tangan ajaib tanpa menggunakan cakra, yang jelas-jelas dilarang dalam ujian. Hadeeeh, bukannya berjuang dan menggunakan strategi untuk mengalahkan lawan, Boruto justru menjadi endorse alat ninja yang dapat diperjual belikan. Wajar aja sih, soalnya saat itu sudah ada TV dan internet. Beda jauh sama zamannya Naruto dan Lee, yang kalau latihan goras-gores sana-sini sampai bajunya robek. Kalau sekarang mah, tanpa latihan pun semua bisa jadi ninja.

Baca Juga:

Pengalaman Belajar Ilmu Tenaga Dalam di Pesantren Berharap Bisa Rasengan Kayak Naruto

Perbandingan Jumlah Guru dan Murid yang Ideal serta Keberadaan Support System Adalah Rahasia Kecerdasan Upin Ipin dan Naruto

Musuhnya Absurd

Dalam serial Boruto,musuh terbesarnya adalah klan Otsutsuki. Klan dari buyutnya Naruto sendiri yaitu Kaguya yang dikalahkan Naruto dengan susah payah setelah mengumpulkan cakra 9 biju dan dibantu Sasuke. Di Boruto, muncul Otsutsuki lain yakni Momoshiki, Kinshiki, dan Urashiki sebagai musuh terbesar. Itu pun mereka hanya perwakilan dari Otsutsuki lain yang ternyata merupakan alien dari planet lain. Jadi intinya musuh si Boruto itu adalah alien. Waduh bahaya nih, alien nggak usah ikut campur urusan bumi, deh.

Belum lagi Boruto pakai acara time travel ke masa Naruto masih bocil. Intinya sebelum cerita Boruto ini makin tambah absurd, mohon dengan sangat kepada Ukyo sensei segeralah tamatkan Boruto. Ceritanya bikin aja Boruto nikah sama Sarada. Kalau jadi FTV judulnya: Istriku Anak Guruku, Anak Sahabat Ayahku, dan Anak Mantan Ayahku. No debat!

Sumber gambar: Viz.com

BACA JUGA Naruto Lebih Lama Disiarkan di TV daripada One Piece Bukan karena Ceritanya Lebih Bagus atau tulisan Muhammad Dzal Anshar lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2022 oleh

Tags: Borutonaruto
Muhammad Dzal Anshar

Muhammad Dzal Anshar

Orang lapar, disayang Tuhan.

ArtikelTerkait

Saat Hokage ke-7 Hadiri Konferensi Perubahan Iklim terminal mojok.co

Saat Hokage ke-7 Hadiri Konferensi Perubahan Iklim

21 November 2021
Tobirama Senju mojok 5 Sosok Pemimpin yang Sesuai dengan Kriteria Jokowi: Rambut Putih dan Kerut di Wajah

Tobirama Senju, Bapak Pendidikan Konoha yang Mengubah Dunia Ninja

26 November 2020
film pengkhianatan uchiha akatsuki naruto mojok.co contoh parodi

Film ‘Pengkhianatan Uchiha’ dan Bahaya Kebangkitan Akatsuki

8 Oktober 2020
hokage konoha kapasitas chakra naruto baryon mode hokage naruto boruto mojok

Kurama dan Susahnya Membunuh Tokoh Anime

12 Oktober 2021
Menelaah Praktik Nepotisme dalam Terpilihnya Naruto sebagai Hokage Konoha terminal mojok.co

Menelaah Praktik Nepotisme dalam Terpilihnya Naruto sebagai Hokage Konoha

30 Juni 2021
hokage konoha kapasitas chakra naruto baryon mode hokage naruto boruto mojok

Panduan Memahami Bagaimana Hokage Dipilih

25 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.