Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Mobil Colt Mini Jurusan Bogor Sukabumi, Raja Jalanan yang Bikin Penumpang Waswas

Erfransdo oleh Erfransdo
5 Juni 2024
A A
Mobil Colt Mini Jurusan Bogor Sukabumi, Raja Jalanan yang Bikin Penumpang Waswas

Mobil Colt Mini Jurusan Bogor Sukabumi, Raja Jalanan yang Bikin Penumpang Waswas (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Warga Sukabumi dan Bogor sepertinya sudah tak asing lagi dengan mobil colt mini atau sudah biasa disebut dengan mobil kol mini. Kol mini merupakan jenis moda transportasi umum berjenis Mitsubishi Elf L300. Tampilannya seperti angkot, namun badannya lebih lebar dan tanpa pintu terbuka.

Kol mini jurusan Bogor Sukabumi terkenal dengan kecepatannya yang super sehingga membuat penumpang yang belum terbiasa deg-degan. Pasalnya, sopir kol mini memacu mobilnya dengan cepat, berbeda dengan moda transportasi umum yang lain. Bahkan saat macet pun mobil ini sering membuka jalur sendiri layaknya sepeda motor yang sat-set.

Terkena tilang oleh polisi sudah bukan hal yang aneh lagi bagi para sopir kol mini karena gaya ugal-ugalan mereka berkendara. Tak heran jika banyak kasus kecelakaan yang disebabkan oleh oknum sopir yang ugal-ugalan di jalanan.

Pengalaman naik colt mini Bogor Sukabumi

Ketika saya hendak pergi ke Terminal Sukabumi dari rumah, biasanya saya akan menumpang mobil kol mini. Alasannya karena lebih praktis nggak perlu naik angkot lagi. Selain itu, bepergian dengan kol mini jadi lebih cepat meski saya merasa kurang nyaman sepanjang perjalanan jika sopir ugal-ugalan.

Jika saya menggunakan angkot tentu akan lebih ribet karena saya harus berganti angkot sebanyak dua kali sebelum sampai di Terminal Sukabumi. Makanya mobil kol mini ini menjadi transportasi andalan bagi sebagian warga Sukabumi yang hendak bepergian ke terminal kota.

Terakhir kali saya menggunakan jasa kol mini Bogor Sukabumi ketika hendak jalan-jalan ke Banten. Untuk sampai di Banten, saya harus naik colt mini Sukabumi Bogor. Tarifnya murah, cuma Rp25 ribu. Saya nggak masalah naik kendaraan ini asal sopirnya hati-hati. Beda cerita kalau sopirnya ngebut dan ugal-ugalan, ditambah mata sopir yang merah seperti habis minum-minum.

Selama memakai jasa angkutan satu ini, biasanya saya cuma bisa berdoa sepanjang jalan agar nggak terjadi apa-apa. Bukannya apa-apa, saya agak trauma pakai mobil kol mini. Apalagi banyak kasus kecelakaan meskipun sekarang sudah ada penertiban dari pihak kepolisian.

Ongkosnya yang murah dan perjalanan yang cepat menjadi daya tarik sampai sekarang

Kebanyakan warga menggunakan transportasi ini karena ongkosnya yang murah. Di hari biasa, ongkos dari Bogor ke Sukabumi dan sebaliknya dipatok Rp40 ribu per penumpang. Biasanya ongkos akan naik menjelang Lebaran, tapi itu adalah hal yang lumrah.

Baca Juga:

Sejak 2020 Hingga Kini, Honda Beat Deluxe Merah-Hitam Jadi Saksi Kejayaan Warga Pamekasan dalam Membangun Bisnis Warung Madura

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

Meski begitu, masih ada saja oknum sopir atau kondektur yang tak jujur alias menaikkan tarif seenaknya. Nggak usah heran kalau ada penumpang yang protes dan bahkan sampai adu mulut.

Selain ongkosnya yang murah meriah, durasi perjalanan yang cepat juga rupanya menjadi alasan warga masih setia naik colt mini trayek Bogor Sukabumi ini. Beberapa penumpang sudah terbiasa dengan laju mobil yang cepat bahkan saat macet sekalipun. Biasanya mereka ini memang jadi penumpang setia moda transportasi satu ini.

Sebenarnya nggak semua sopir ugal-ugalan dan nggak taat peraturan lalu lintas

Selama saya memakai jasa colt mini jurusan Bogor Sukabumi, saya nggak pernah mengalami kejadian apes. Paling sekadar mogok karena masalah mesin. Selebihnya perjalanan saya ya biasa saja.

Sebenarnya walaupun ngebut, sopir yang taat peraturan lalu lintas masih bisa memberikan rasa nyaman bagi penumpangnya. Bahkan saya pernah ketemu sopir yang memacu kendaraannya dengan santai, beda dari kebanyakan sopir lainnya. Malahan saya merasa aneh ketika naik kol mini, tapi si sopir nggak ngebut. Kayak ada yang kurang gitu.

Sopir yang ugal-ugalan di jalanan hingga membahayakan penumpang sebenarnya hanyalah oknum. Mereka biasanya nggak punya SIM dan kebanyakan sopir tembak yang masih di bawah umur. Beberapa di antara mereka bahkan minum-minum terlebih dahulu sebelum mengemudi. Hal tersebut terlihat dari mata mereka yang merah dan bau alkohol tercium dari mulut.

Begitulah pengalaman saya saat naik raja jalanan Bogor Sukabumi. Sampai sekarang, colt mini jurusan Bogor Sukabumi dan sebaliknya masih jadi andalan warga karena mempersingkat waktu tempuh. Kasus kecelakaan karena kendaraan ini pun mulai berkurang seiring dengan kesadaran sopir dan adanya penertiban dari pihak kepolisian. Semoga saja transportasi ini tak akan hilang dan bahkan kalau bisa semakin baik lagi pelayanannya.

Penulis: Erfransdo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bogor Tanpa Angkot bagai Sejoli yang Dipaksa Berpisah. Tapi, Tak Selamanya Perpisahan Itu Buruk, Bukan?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2024 oleh

Tags: bogorColt L300Mitsubishi Colt L300mobil coltsopirsukabumi
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Pasar Ciputat, Pasar Paling Ruwet se-Tangerang Selatan (Unsplash)

Pasar Ciputat, Pasar Paling Ruwet se-Tangerang Selatan

8 September 2024
IPB Saya “Buang” demi Unsoed yang Katanya Nggak Terkenal (IG Unsoeda) fakultas teknik unsoed

IPB Adalah Kampus Impian Saya, tapi Saya Lebih Memilih Kuliah di Unsoed yang Katanya Nggak Terkenal Itu

13 September 2025
Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

27 Juni 2024
Pantai Pelabuhan Ratu Sukabumi Potensial, tapi Malah Kumuh dan Nggak Terawat

Pantai Pelabuhan Ratu Sukabumi Potensial, tapi Malah Kumuh dan Nggak Terawat

18 Maret 2025
bandros sarapan ala sunda mojok

Bandros, Surabi, dan Ulen: Mana yang Paling Lezat buat Sarapan?

15 Desember 2020
Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

Bogor Kaya Sejarah, tapi Miskin Perhatian: Potensi Besar Perlu Keseriusan dalam Pengelolaannya

15 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya Mojok.co

6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya

20 Januari 2026
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali
  • Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat
  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.