Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Meskipun Sering Konyol, SpongeBob Pasti Ogah Disuruh Ikutan Until Tomorrow Challenge

Muhammad Arsyad oleh Muhammad Arsyad
30 Maret 2020
A A
Meskipun Sering Konyol, Spongebob Pasti Ogah Disuruh Ikutan Until Tomorrow Challenge
Share on FacebookShare on Twitter

Patrick si bintang menemukan satu lagi hal konyol yang menurutnya wajar. Dan membagikannya pada SpongeBob yang tengah memasak Krabby Patty di Krusty Krab. Patrick pun datang ke restoran cepat saji termasyhur se-Bikini Bottom itu. Patrick menyuruh SpongeBob untuk mengikutinya membuat wajah lucu.

SpongeBob yang selalu nurut itu, ngikut saja. Dia dan Patrick mengubah wajahnya 180 derajat jadi sejelek-jeleknya. Squidward yang berdiri di depan kasir pun lama-kelamaan geram melihat tingkah dua makhluk itu. Dia menyuruh mereka menghentikan tingkah mengubah wajah lucu. Namun, yang terjadi setelahnya Squidward malah ikutan memasang wajah konyol.

Akhirnya wajah ketiganya menjadi permanen, nggak bisa kembali seperti sediakala. Mungkin kamu berpikir kejadian semacam nggak bakalan terjadi. Akan tetapi kalau SpongeBob itu hadir di tengah-tengah kita, saya yakin ia akan bertingkah konyol semacam itu. Apalagi ke sininya sama Patrick.

SpongeBob Squarepants memang sering bertingkah konyol. Jadi kalau ada warga +62 yang hobi melakukan perbuatan konyol, berarti dialah SpongeBob di dunia nyata. Tetapi, sekonyol apa pun kelakuan SpongeBob, saya kok nggak yakin kalau dia ini mau ikutan Until Tomorrow Challenge yang lagi tren itu.

Spons bercelana kotak itu selalu bertingkah selayaknya orang yang tidak waras. Wajah dan tubuhnya pun sering kali compang-camping, kotor, kucel, dan penuh noda, sehingga tak jarang baunya mirip ikan kerapu yang disimpan ratusan hari di dalam kapal tanpa es batu. Setidaknya itu menurut Tuan Krab, bos SpongeBob yang saban hari bertemu dengannya dalam kondisi dan situasi apa pun.

Jika Until Tomorrow Challenge ini sampai ke Bikini Bottom, saya yakin sekali hanya SpongeBob yang nggak melakukannya. Meskipun kerabatnya, Shandy Cheeks yang pakaiannya selalu kena sensor KPI itu bakal memposting foto konyolnya di Instagram. Dan dia akan menantang seluruh penduduk Bikini Bottom. Nyonya Puffs, sebagai ibu-ibu nyentrik pasti ikutan, Larry The Lobster yang selalu cari pengakuan itu juga tak ketinggalan. Squidward? Jangan tanyakan.

Pria berhidung besar yang tak pernah pakai celana itu terkenal sebagai tetangga SpongeBob yang paling angkuh. Lantaran ia sering bersikap dingin, mustahil mau ngikutin tren nggak menguntungkan macam itu. Orang diajak berburu ubur-ubur saja ogah, mending main klarinet supaya bisa terkenal menyaingi Squiliem Franchison.

SpongeBob dan Patrick malah pergi ke taman bermain penjerat. Masuk ke pengalengan nggak apa-apa deh, daripada malu foto konyolnya tersebar. Lagipula, SpongeBob walau begitu-itu keadaan dan kebodohannya, untuk soal berfoto, ia harus rapi. Penampilan selalu menjadi perhatian khusus bagi SpongeBob. Kalau lomba good looking, SpongeBob ini bisa menang.

Baca Juga:

Patrick Star dalam SpongeBob SquarePants Sebenarnya Orang Kaya yang Pura-pura Bodoh demi Bisa Bahagia

SpongeBob SquarePants Adalah Buruh Idaman Pengusaha Culas

Gimana tidak? Setiap berangkat ke Krusty Krab saja selalu merapikan bulu mata dan bajunya. Apalagi mau foto. Pernah sekali waktu, SpongeBob hendak mengikuti sesi foto buat kenang-kenangan selama menjadi murid sekolah mengemudi Nyonya Puff. Dia mempersiapkan segalanya, termasuk pakaian kotak yang sudah dicuci rapi, dan mandi sebersih mungkin.

Setelah selesai, sudah rapi betul, penampilannya nyentrik dan klimis abis, SpongeBob pergi ke sekolah mengemudi. Di tengah jalan sebuah truk air dan prangko terguling di persimpangan Bikini Bottom, entah si sopir mengantuk atau terlalu kebanyakan menggunakan insang, sampai mengemudinya jadi ugal-ugalan—mirip sopir truk Pantura gitu. SpongeBob terguyur air lebih dulu, kemudian prangko yang keluar dari tangki truk menimpa tubuh basahnya. Prangko-prangko pun menempel di tubuh SpongeBob—padahal dia basah terus.

Ternyata kecelakaan dua truk tadi menimbulkan kecelakaan lain. Satu truk bermuatan lumpur pun terguling, lumpurnya muncrat ke mana-mana termasuk ke SpongeBob. Truk satunya lagi ikut terguling, bulu-bulu burung di dalamnya bertaburan, SpongeBob kena imbasnya. Badannya kotor lagi, dan dia harus pulang untuk mandi kembali, karena nggak mau fotonya jelek.

Kalau SpongeBob ikut-ikutan Until Tomorrow Challenge pasti ribet banget. Tiba-tiba nggak sadar terlalu lama bersih-bersih, belum sempat posting di akun Instagramnya, sudah tomorrow saja. Gagal deh ikutan Until Tomorrow Challenge. Dan SpongeBob tertawa keras, seolah nggak terjadi apa-apa.

SpongeBob mah nggak ada waktu cuma buat foto kayak gitu. Tiap hari waktunya dihabiskan buat kerja di Krusty Krab, menangkap ubur-ubur, bercanda sama Patrick, bermain tic tac toe, bermain permainan puzzle, dan tentunya minum cokelat panas. SpongeBob pasti akan berpikir tren Until Tomorrow Challenge nggak mungkin masuk dan cocok buat warga Bikini Bottom.

SpongeBob juga sangat tidak suka kalau foto konyolnya tersebar. Ia menjaga rapat-rapat supaya foto jeleknya nggak kesebar. Hanya Patrick, sahabatnya yang punya foto jelek SpongeBob di Hari Natal.

Lagian bagi rakyat Bikini Bottom, bersantai di Pantai Lagoona Gon jauh lebih menyenangkan ketimbang challenge itu. Oh iya, jangan lupa SpongeBob pernah merobek celananya di tengah-tengah warga yang bersantai di Pantai loh. Katanya, “Lebih baik malu celananya robek, daripada malu seumur hidup karena foto konyolnya tersebar di mana-mana.”

BACA JUGA Kartun SpongeBob SquarePants di Mata Anak Kecil atau tulisan Muhammad Arsyad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Maret 2020 oleh

Tags: SpongeBobUntil Tomorrow Challenge
Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad

Warga pesisir Kota Pekalongan, penggemar Manchester United meski jarang menonton pertandingan. Gemar membaca buku, dan bisa disapa di Instagram @moeharsyadd.

ArtikelTerkait

Pembangunan Jalan Raya Super Selly di Kartun SpongeBob Adalah Gambaran Buruk Investasi terminal mojok.co

Pembangunan Jalan Raya Super Selly di Kartun SpongeBob Adalah Gambaran Buruk Investasi

25 Oktober 2020
ikigai adalah konsep kedamaian jepang mojok

Ikigai, Konsep Kebahagiaan yang Dicapai Sempurna oleh Squidward

11 Januari 2021
Squidward Adalah Kita, Kaum Pekerja yang Lelah Menghadapi Hidup

Squidward Adalah Kita, Kaum Pekerja yang Lelah Menghadapi Hidup

21 Januari 2022
Patrick Star dalam SpongeBob SquarePants Sebenarnya Orang Kaya yang Pura-pura Bodoh demi Bisa Bahagia

Patrick Star dalam SpongeBob SquarePants Sebenarnya Orang Kaya yang Pura-pura Bodoh demi Bisa Bahagia

1 Februari 2024
Andai SpongeBob Jadi Seorang HRD yang Menolak 'Orang Dalam' di Suatu Perusahaan terminal mojok.co

Kartun SpongeBob SquarePants di Mata Anak Kecil

17 September 2019
benang merah

Memahami Benang Merah Toleransi Dari SpongeBob SquarePants dan Patrick Star

17 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

13 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026
Aku Cinta Kartasura, Kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

Aku Cinta Kartasura, kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

12 Januari 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.