Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Menyebut Shinichi Kudo Jelek Itu Adalah Kejahatan Paling Hakiki

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
2 Maret 2020
A A
Menyebut Shinichi Kudo Jelek Itu Adalah Kejahatan Paling Hakiki
Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin semesta Twitter kembali digemparkan oleh sebuah postingan yang cukup membuat geram para fans Detective Conan. Pasalnya akun tersebut membuat sebuah pernyataan sederhana tapi tak masuk akal, “Mangas with ‘ugly’ male leads but that still seccessfull”. Dan hal yang dimaksud di sini termasuk Nobita serta Conan Edogawa dan Shinichi Kudou. Ini namanya ngajak ribut kan, ya? Gimana ceritanya Shinichi juga masuk menjadi kandidat tokoh lelaki berwajah jelek coba?

Bagi saya sendiri yang merupakan penonton setia Doraemon merasa tak setuju jika Nobita itu juga dibilang jelek. Okey, saya akui Nobita memang tidak terlalu tampan. Saya juga setuju bila ada yang bilang bahwa Hidetoshi Dekisugi lebih menawan ketimbang Nobita. Memang sih, manga atau anime dengan tokoh smart itu jauh lebih gimana gitu. Meski begitu, menurut saya Nobita itu memiliki wajah yang lucu kok. Lucu di sini bukan berarti dia jelek. Dia memiliki wajah yang imut-imut dan wajahnya sejauh ini baik-baik saja.

Sebenarnya untuk beberapa manga atau anime, tokoh lelaki memang diciptakan tidak terlalu tampan. Misalnya, Naruto Uzumaki, Monkey D. Luffi, Goku, Edward Elric, dan yang paling parah itu Shinchan. Meski begitu populer dan menarik tapi kita tak bisa munafik bahwa Naruto itu kalah tampan dari Sasuke Uchiha. Shinchan apalagi, jan itu anak.

Meski begitu tetap saja itu anak lucunya minta ampun dan dia memiliki keunikan tersendiri. Meski nggak tampan kan nggak perlu juga ngatain jelek toh yo. Ingat setiap manga itu memiliki fans masing-masing yang tentu nggak rela jika idolanya dikatakan jelek. Apalagi Shinichi yang fansnya buanyak banget.

Shinichi Kudo merupakan seorang pelajar di Teitan Senior High School. Dia berusia 16-17 tahun. Memiliki tinggi 174 cm. Lahir pada 4 Mei. Ayahnya bernama Yusaku Kudo merupakan seorang novelis ternama dan ibunya bernama Yukiko Kudo yang merupakan seorang aktris Hollywood. Warna kesukaannya merah dan dia paling benci kismis.

Shinichi merupakan seorang detektif Siswa SMA Teitan. Dia sangat suka membaca novel Sherlock Holmes. Dia juga berpacaran dengan teman masa kecilnya, Ran Mouri. Hingga akhirnya dia diracun oleh sebuah organisasi jubah hitam dengan racun APTX 4869. Tubuhnya menyusut dan dia kembali menjadi anak kecil. Sejak saat itu, Shinichi menggunakan nama Conan Edogawa (terisnpirasi dari Conan Dolyle dan Edogawa Ranpo).

Shinichi itu gambaran sempurna baik di dalam manga ataupun anime. Dia memiliki paras yang tampan dan menawan. Dengan jas sekolahnya, gayanya yang cool, serta kecerdasannya dalam menelaah masalah, membuat ketampanannya semakin bersinar. Terlepas dari ketampanan fisiknya, dia merupakan tokoh dengan karakter yang cerdas, baik, setia kawan, suka menolong, dan yang sudah pasti dia bukan fakboi yang suka pada semua wanita yang dia dekati. Lantas, Shinichi ini masuk kategori ‘ugly’ level yang mana sih?

Saya tak mengerti kenapa seorang Shinichi bisa dimasukan dalam kategori tokoh lelaki berwajah jelek. Sejauh ini, saya belum menemukan orang yang tak setuju jika saya mengatakan Shinici itu tampannya absurd pada orang-orang yang pernah menonton Detective Conan di TV atau yang melihat gambarnya di komik. Mungkin ada yang salah dalam selera orang yang membuat peryataan tersebut. Nyatanya hampir 10 ribuan warga Twitter menolak pernyataan tersebut da membela ketampanan Shinichi.

Baca Juga:

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

Perbandingan Jumlah Guru dan Murid yang Ideal serta Keberadaan Support System Adalah Rahasia Kecerdasan Upin Ipin dan Naruto

Bisa dibilang Shinichi Kudo adalah cinta kedua bagi saya. Setelah yang pertama saya jatuh hati pada Mamoru alias Tuxedo bertopeng di cerita Sailormoon. Tampilan keduanya hampir serupa. Tampan, elegan, dan sungguh memesona. Dalam imajinasi kecil saya, sosok Shinichi itu sudah menarik perhatian saya untuk mengidolakan ketampanannya.

Conan Edogawa sendiri merupakan Shinichi versi kecil. Meski tak setampan Shinichi, tapi menurut saya dalam diri Conan masih cukup meninggalkan sisa-sisa ketampanan milik Shinichi. Dia anak yang imut dan menggemaskan sih. Nggak bisa dibilang jelek juga kalau menurut saya.

Saya yakin si akun ini nggak pernah yang namanya merasakan perasaan berdebar-debar serta kegirangan saat tokoh Shinichi ini keluar. Hmm… ini adalah saat-saat yang begitu dinanti, saat Conan berubah wujud menjadi dewasa.

Tolong dong, pahami bahwa Shinichi ini idola yang paling populer bagi pencinta manga dari kalangan perempuan. Mungkin sebagian lelaki juga banyak yang mengidolakannya. Kalau kata salah satu netizen di Twitter, “Ngatain Shinichi Kudo jelek tanda manusia jauh dari agama”. Wkwkwk.

BACA JUGA Detektif Conan dan Cita-Cita Anak 90-an Pengin Jadi Detektif atau tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2020 oleh

Tags: ConanNobitaShinichi Kudo
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

4 Alat Doraemon yang Justru Berbahaya jika Diciptakan di Dunia Nyata

4 Alat Doraemon yang Justru Berbahaya jika Diciptakan di Dunia Nyata

19 Agustus 2023
Panduan Melawan Rasa Penasaran yang Menyiksa Saat Serial Manga Favorit Anda Ditunda Tayang

Panduan Melawan Rasa Penasaran yang Menyiksa Saat Serial Manga Favorit Anda Ditunda Tayang

3 Maret 2020
Film 'Stand By Me Doraemon 2' Menunjukkan Semua Orang Pasti akan Berubah terminal mojok.co

Film ‘Stand By Me Doraemon 2’ Menunjukkan Semua Orang Pasti akan Berubah

29 Januari 2021
Begini Rasanya Jadi Murid yang Selalu Gagal kayak Nobita terminal mojok.co

Begini Rasanya Jadi Murid yang Selalu Gagal kayak Nobita

2 Agustus 2021
Menerka Hal yang Akan Terjadi jika Doraemon Beneran Ada di Dunia Nyata

Menerka Hal yang Akan Terjadi jika Doraemon Beneran Ada di Dunia Nyata

10 Maret 2023
Nobita Adalah Sosok Impian Terpendam Orang Jepang Terminal Mojok.co

Nobita Adalah Sosok Impian Terpendam Orang Jepang

10 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

6 Mei 2026
Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dapur Bersama Memang Membantu Anak Kos, Tapi Sering Menimbulkan Konflik kalau Ada Penghuni Jorok dan Suka Nyolong
  • Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri
  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.