Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Menulis Nama Pacar di Lembar Persembahan Skripsi Adalah Blunder Abadi dan (Pasti) Jadi Bencana di Masa Depan

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
23 Mei 2026
A A
4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot Mojok.co

4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa akhir perlu paham ini: skripsi itu abadi, sedangkan hubungan cinta masa kuliah kebanyakan berakhir selepas tali toga dipindahkan dari kiri ke kanan.

Di antara sekian banyak keputusan impulsif yang diambil mahasiswa semester tua seperti nekat maju sidang dengan revisi seadanya atau mengira kopi hitam bisa menggantikan tidur tiga hari, mencantumkan nama pacar di lembar persembahan skripsi adalah kasta tertinggi dari sebuah blunder akademik.

Tenang, ini bukan cerita tentang saya. Insting bertahan hidup saya masih berfungsi dengan baik waktu kuliah dulu. Ini adalah kisah dari lembar-lembar sejarah kawan-kawan seperjuangan saya.

Mereka yang dulunya maju sidang dengan dada membusung penuh cinta, namun sekarang kalau mendengar lembar persembahan skripsi mendadak hilang ingatan.

Ketika lembar persembahan berubah menjadi prasasti patah hati

Ayo kita kilas balik ke masa-masa kuliah. Saya punya teman, sebut saja namanya Rozi. Waktu menyusun bab akhir, dunia Rozi hanya berputar di sekitar skripsi dan pacarnya saat itu, sebut saja Anggrek.

Dengan penuh keyakinan, Rozi menulis di halaman persembahan,”Untuk Anggrek, terima kasih atas waktu dan semangatnya, semoga skripsi ini berakhir dengan nama kita tercantum di akta nikah.” Saya yang membacanya sungguh geli-geli merinding, apalagi bapak ibu dosen.

Masalahnya, survei membuktikan bahwa mayoritas hubungan percintaan di bangku kuliah kandas tidak lama setelah mereka memindahkan kuncir toga. Benar saja, tiga bulan setelah wisuda, mereka putus.

Sekarang, Mawar sudah bahagia menikah dengan pria lain. Sementara skripsi Rozi masih tersimpan rapi di perpustakaan kampus dan diunggah ke internet secara permanen. Kini, lembar persembahan itu resmi berubah fungsi menjadi prasasti patah hati; siapa saja, kapan saja, bahkan anak cucu Rozi kelak bisa mengaksesnya.

Baca Juga:

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

BACA JUGA: Alasan Saya Memilih Tugas Akhir Skripsi meski Pilihan Lain Terlihat Lebih “Waras”

Ujian hati menjelaskan masa lalu kepada pasangan baru

Dampak buruk dari kekonyolan ini baru terasa ketika kawan-kawan saya ini mulai membuka lembaran baru dengan orang lain. Bayangkan situasinya, sudah move on, sudah punya calon istri atau suami yang baru, dan hubungan sedang hangat-hangatnya.

Suatu hari, entah karena iseng atau ingin pamer pencapaian masa lalu, sang calon pasangan membuka file digital skripsi pasangannya.

“Loh, Mas, ini Anggrek tersayang siapa, ya? Kok puitis banget sampai dibilang belahan jiwa?”

Seketika, hawa ruangan berubah sedingin kutub utara. Menjelaskan siapa sosok di lembar persembahan itu kepada pasangan baru adalah ujian yang jauh lebih horor daripada tanya jawab saat sidang skripsi di hadapan dosen penguji paling killer sekalipun. Salah menjawab sedikit, taruhannya adalah kedamaian rumah tangga di masa depan.

Salah kaprah melihat prioritas pengorbanan dalam skripsi

Kalau dipikir-pikir pakai logika sehat pasca kuliah, menyandingkan nama pacar yang baru menjalin hubungan beberapa bulan dengan orang tua adalah bentuk salah kaprah yang hakiki. Saya sering menggelengkan kepala melihat teman yang porsi ucapan terima kasih untuk pacarnya sampai satu paragraf penuh, sementara untuk orang tuanya cuma satu baris datar.

Padahal, yang membayar UKT tiap semester adalah orang tua. Yang menemani begadang, membelikan mie instan, atau meminjamkan tethering internet sering kali adalah teman kosan.

Kontribusi pacar paling paling hanya ngasih semangat di WhatsApp. Sungguh tidak adil rasanya mengabadikan nama seseorang yang belum tentu menemani masa depan di sebuah dokumen resmi yang menjadi bukti perjuangan darah dan air mata kuliah.

Jadi, untuk adik-adik mahasiswa, percayalah pada testimoni teman-teman saya. Simpan romantisasi itu di media sosial saja, jangan di lembar persembahan skripsi, kalau nggak mau malu seumur hidup.

Penulis: Dodik Suprayogi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Hal-hal yang Perlu Kalian Lakukan agar Skripsi Kalian Lancar dan Tak Jadi Donatur Abadi Kampus

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2026 oleh

Tags: lembar persembahan skripsiSkripsiUKT
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

Derita Mahasiswa Jogja Kelas Menengah: UKT Mahal, Sulit Minta Keringanan, Hak-Hak Terabaikan Mojok.co

Mahasiswa Kelas Menengah: Tidak Miskin Menurut Data, Tetap Sengsara Menurut Realitas

15 September 2025
skripsi itu baik

Skripsi Itu Baik, Kalau Ada yang Jahat, Mungkin Dia Skripsi yang Tersakiti

12 Desember 2019
Nasi Box untuk Dosen Penguji, Sebuah Gratifikasi atau Penghormatan?

Nasi Box untuk Dosen Penguji, Sebuah Gratifikasi atau Penghormatan?

7 Februari 2020
skripsi ratusan halaman data skripsi kutipan dalam karya tulis skripsi dibuang mojok

Skripsi Selesai dalam Satu Bulan Itu Mungkin, Saya Kasih Tahu Caranya

23 Juli 2020
Derita Mahasiswa Rela Nyambi Ojol demi Bayar UKT Mahal (Unsplash)

Nyambi Jadi Ojol Adalah Realita Kerasnya Hidup Mahasiswa yang Tertekan oleh Mahalnya UKT

7 November 2025
Dosen: Saya Sopan, tapi Anda Read doang!

Dosen: Saya Sopan, tapi Anda Read doang!

27 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Perasaan Bahagia Saat Sahabat Menikah Berubah Sedih dan Kesepian karena Sadar Kehilangan Teman Main dan Cerita Mojok.co

Perasaan Bahagia Saat Sahabat Menikah Berubah Sedih dan Kesepian karena Sadar Kehilangan Teman Main dan Cerita

23 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

19 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.