Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

Ajie Prasetya oleh Ajie Prasetya
12 Juli 2026
A A
Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kita sering lupa bahwa Jogja itu luas dan punya banyak sudut potensial yang selama ini masuk kategori underrated untuk wisata. Kalau menurut saya, salah satu tempat terbaik untuk keluar dari kejenuhan wisata arus utama itu adalah Sewon. 

Secara administratif, kecamatan ini masuk wilayah Kabupaten Bantul. Namun, secara geografis, Sewon ini sebenarnya beririsan langsung dengan Kota Jogja. Kamu cuma butuh melompati garis batas kota di perempatan Dongkelan atau Plengkung Gading.

ADVERTISEMENT

Kalau ingin menikmati hari Minggu di Jogja dengan suasana yang lebih santai, jujur, dan ramah UMR, Sewon adalah rute pelarian yang paling rasional.

#1 Ngaso pagi di Jagongan Coffee Sewon

Memulai hari Minggu di Sewon paling pas dengan mencari ketenangan. Di kecamatan ini, ada satu hidden gem tempat ngopi bernama Jagongan Coffee. 

Posisinya agak masuk ke dalam permukiman. Ia adalah tempat pelarian yang sempurna dari bisingnya knalpot jalan raya.

Daya tarik utama Jagongan Coffee adalah perpaduan antara bangunan kayu bergaya tradisional dengan nuansa pedesaan yang masih asri. Menyesap varian kopi spesial mereka di bawah keteduhan pohon sambil memandangi arsitektur kayunya bakal memberikan sensasi liburan yang beneran menenangkan pikiran.

#2 Kulineran di Mangut Lele Mbok Marto Ijoyo

Setelah puas ngopi dan perut mulai memberikan sinyal lapar menjelang siang, saatnya bergeser ke salah satu episentrum kuliner paling legendaris di Sewon. Mangut Lele Dapur Asli Mbok Marto Ijoyo.

Di sini, kamu bisa langsung masuk ke area dapur tradisional mereka yang masih menggunakan kayu bakar. Menu andalannya, mangut lele asap dengan kuah santan merah yang super pedas dan gurih. 

Baca Juga:

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

Warung ini buka dari pukul 10 pagi sampai 8 malam. Mengajak teman-teman atau keluarga besar untuk makan siang di sini adalah keputusan terbaik untuk merasakan kuliner lokal Jogja yang jujur tanpa drama “pajak turis”.

#3 Berburu jajanan di sepanjang Jalan Pesantren Krapyak, Jogja

Bergerak ke sisi utara Sewon yang berbatasan langsung dengan wilayah Kota Jogja, kamu bisa menemukan kawasan Pondok Pesantren Krapyak. Jalur ini adalah surga dunia bagi para pencinta jajanan kaki lima. 

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Konsumen utamanya adalah para santri dan warga lokal. Harga makanan di sini murahnya kadang bikin kita terharu.

Sore hari adalah waktu terbaik untuk melipir ke sini. Kamu bisa berburu aneka camilan mulai dari cireng bumbu rujak, bakso bakar, batagor renyah, hingga salah satu menu favorit warga sekitar: Es Doger Cak Imam. 

Menikmati segelas es doger yang manis segar di pinggir jalan Krapyak adalah cara paling murah meriah untuk merayakan hari Minggu sore di Jogja.

#4 Belajar sejarah di History of Java Museum, Sewon

Sewon juga punya ikon modern wisata sejarah dan budaya, yaitu History of Java Museum. Museum ini hadir dengan desain gedung yang sangat unik yakni seperti gunungan wayang dan penuh dengan nilai filosofis Tanah Jawa.

Di dalam museum ini, kamu tidak akan bosan. Narasi peradaban Tanah Jawa diceritakan menggunakan teknologi pendukung yang canggih dan interaktif. 

Ini adalah opsi wisata edukasi yang sangat cocok dikunjungi bareng keluarga agar liburan di Jogja, khususnya Sewon, tidak melulu soal belanja baju atau nongkrong di kafe.

#5 Menikmati karya di Pendhapa Art Space

Sebagai wilayah yang dihuni oleh banyak seniman, Sewon jelas punya banyak kantong seni independen. Salah satu yang paling menonjol adalah Pendhapa Art Space (PAS). Tempat ini adalah surganya para pecinta seni rupa.

Kamu bisa mengagumi berbagai lukisan memikat dan patung-patung indah karya seniman. Kerennya lagi, akses masuk ke pameran di Pendhapa Art Space ini biasanya gratis. 

PAS juga sering menjadi titik kumpul dan ruang diskusi para seniman lokal. Ini menjadikannya ruang publik yang sangat hidup dan inklusif bagi siapa saja yang ingin mengapresiasi seni rupa tanpa sekat formalitas.

Menghabiskan hari Minggu di Sewon membuktikan satu hal. Jogja yang tenang, murah, dan warga lokal ramah itu belum hilang. Kombinasi kedai kopi yang syahdu, kuliner legendaris, serta ruang seni yang hidup, Sewon adalah alternatif liburan yang sangat komplet.

Jadi, buat kamu yang sudah mulai lelah dengan kepungan macet dan keramaian di pusat kota Jogja, cobalah melipir ke selatan. Siapkan kendaraanmu, jelajahi gang-gang di Sewon, dan selamat menikmati Jogja dengan ritme yang lebih lambat dan damai.

Penulis: Ajie Prasetya

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Sisi Baik Sewon Bantul, Tempat Tinggal Paling Menyenangkan yang Tidak Banyak Orang Tahu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2026 oleh

Tags: BantulJogjaKota Jogjasewonwisata jogja
Ajie Prasetya

Ajie Prasetya

Buruh agensi dari Bantul yang menaruh perhatian atas isu-isu sosial, industri kreatif, dan lika-liku percintaan. Bukan perokok, tapi pecandu Americano.

ArtikelTerkait

Rumble Strips Jalan Letjen Suprapto Jogja, Solusi yang Malah Berubah Jadi Masalah

Rumble Strips Jalan Letjen Suprapto Jogja, Solusi yang Malah Berubah Jadi Masalah

28 September 2024
Jogja Istimewa: Realitas atau Ilusi? kill the DJ

Jogja Istimewa: Realitas atau Ilusi?

10 Mei 2022
Pantai Parangtritis, Primadona Wisata Jogja yang Mengancam Nyawa Mojok.co

Ancaman di Balik Keindahan Pantai Parangtritis Jogja yang Nggak Disadari Banyak Pelancong, Waspadalah!

29 Mei 2024
Culture Shock Orang Jogja Saat Mendengar Bahasa Jawa Orang Gresik

Culture Shock Orang Jogja Saat Mendengar Bahasa Jawa Orang Gresik

3 Maret 2024
Lampu Merah Simpang 5 UNY Samirono Jogja Nggak Guna, Lalu Lintasnya Masih Ruwet Mojok.co

Lampu Merah Simpang 5 UNY Samirono Jogja Nggak Guna, Lalu Lintasnya Masih Ruwet

9 Juli 2025
10 Kuliner Khas Solo yang Bikin Kaget Warga Jogja (Unsplash)

10 Kuliner Khas Solo yang Paling Bisa Bikin Kaget Warga Jogja

20 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 kuliner Jogja enak dan murah, bukti kota ini nggak mahal Brigitta Adelia/Mojok.co)

5 rekomendasi kuliner Jogja enak dan murah bukti kalau kota ini nggak mahal kalau soal makan

8 Juli 2026
Pengalaman Menjadi Penulis Novel Online Lebih dari 3 Tahun: Kalah sama Cerita Panas, Karier Jalan di Tempat

Pengalaman Menjadi Penulis Novel Online Lebih dari 3 Tahun: Kalah sama Cerita Panas, Karier Jalan di Tempat

9 Juli 2026
Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali Mojok.co

Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali

7 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

10 Juli 2026
Ini Dia Alasan Orang Jakarta Timur Malas Diajak Main ke Jakarta Selatan

Jakarta Timur Layak Dimekarkan jadi Jaktim Utara dan Jaktim Selatan, Terlalu Banyak Perbedaan!

8 Juli 2026
7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu Terminal

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

7 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.